Posts Tagged ‘Lost in Papua’

Apa yang membuat sebuah film patut digelari sebagai sebuah film berkualitas buruk? Well… jelas ada banyak barometer yang dapat digunakan. Namun sepertinya banyak orang akan setuju bahwa film-film berkualitas buruk adalah film-film yang diproduksi dengan tata produksi yang menyedihkan yang membuat setiap penontonnya merasa bahwa mereka telah dicurangi setelah menyaksikan film tersebut, dan mungkin, bersumpah untuk tidak lagi menyaksikan film-film tersebut di masa yang akan datang. Dan 2011 menyimpan cukup banyak film-film berkualitas yang sangat jauh dari kata menyenangkan tersebut.

(more…)

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis sutradara Lost in Papua, Irham Acho Bachtiar, tertulis bahwa tujuan sederhana dari pembuatan Lost in Papua adalah “untuk menunjukkan keunikan dan kekayaan wisata budaya di Papua Selatan serta segala misterinya yang belum pernah Anda lihat.” Sebuah tujuan yang sangat mulia, tentu saja, mengeksplorasi keindahan alam luas Papua yang selama ini jarang disentuh oleh banyak pembuat film Indonesia. Tujuan yang mulia tersebut dilakukan Irham lewat film cerita, dan bukan dokumenter, dengan “kemasan yang dibuat lebih ringan dan bersifat hiburan dengan genre komersil, sehingga budaya yang disampaikan akan masuk ke anak anak muda yang sebelumnya tidak tertarik melihat budaya Indonesia.” Ringan? Hiburan? Komersil? Dengan apa yang dipaparkan Irham lewat film ini — yang berjalan dengan kisah yang semakin absurd ke penghujung filmnya, Lost in Papua lebih tepat digambarkan sebagai sebuah bencana berbentuk film yang diselimuti dengan keindahan alam Papua.

(more…)