Inception, Alangkah Lucunya (Negeri Ini) dan Sang Pencerah memimpin daftar perolehan nominasi Indonesian Movie Bloggers Choice Awards 2011. Untuk di kategori film berbahasa asing, Inception berhasil meraih sebanyak 14 nominasi dari 18 kategori yang tersedia. Jumlah tersebut unggul satu kategori dari film karya David Fincher, The Social Network, yang membuntuti dengan perolehan sebanyak 13 nominasi. Inception dan The Social Network sendiri akan berhadapan di banyak kategori termasuk di kategori Film Jawara, Sutradara Jawara serta Naskah Jawara. Kedua film tersebut akan bersaing dengan The Ghost Writer, Toy Story 3 dan Uncle Boonme who can Recall His Past Lives untuk memperebutkan gelar sebagai Film Jawara.
Posts Tagged ‘Let Me In’
Indonesian Movie Bloggers Choice Awards 2011 Nominations List
Posted: January 14, 2011 in Awards, Indonesian Movie Bloggers Choice Awards, Movies, NewsTags: 18+, 3 Hati Dua Dunia Satu Cinta, Acha Septriasa, Aku atau Dia?, Alangkah Lucunya (Negeri Ini), An Education, Ananda Omesh, Andreano Phillip, Andrew Garfield, Andy Soraya, Angga Dwimas Sasongko, Anna Kendrick, Apichatpong Weerasethakul, Arifin Putra, Arisan Berondong, Asrul Dahlan, Awards, Ayu Diah Pasha, Babies, Bebek Belur, Benni Setiawan, Bidadari Jakarta, Black Swan, Brooklyn's Finest, Bulan Ayu, Buried, Carey Mulligan, Catherine Keener, Cheverly Amalia, Chloë Grace Moretz, Christopher Nolan, Cin... Tetangga Gue Kuntilanak!, Crazy Heart, Cynthiara Alona, David Fincher, Dawai 2 Asmara, Deddy Mizwar, Demi Dewi, Dendam Pocong Mupeng, Despicable Me, Dimaz Andrean, Diperkosa Setan, Eko Nuh, Ella Hamid, Ewan McGregor, Exit Through The Gift Shop, Fanny Fabriana, Fantastic Mr. Fox, Ferry Ipey Assad, Findo Purnomo HW, George Clooney, Giring Ganesha, Griffit Patricia, Hanung Bramantyo, Hardy Hartono, Hari Untuk Amanda, Helena Bonham Carter, Henidar Amroe, How to Train Your Dragon, I Know What You Did On Facebook, Ihsan Tarore, Imelda Therinne, Inception, Indonesian Movie Bloggers Choice Awards, Jason Reitman, Jesse Eisenberg, Joseph Gordon-Levitt, Justin Timberlake, Kick-Ass, Kimi Jayanti, Leonardo DiCaprio, Let Me In, Lihat Boleh Pegang Jangan, Lola Amaria, London Virginia, Lukman Sardi, Madame X, Marion Cotillard, Menebus Impian, Merah Putih II: Darah Garuda, Minggu Pagi di Victoria Park, Movies, Nayato Fio Nuola, Nine, Noomi Rapace, Obama Anak Menteng, Oceans, Oka Antara, Olivia Williams, Pengakuan Seorang Pelacur, Pengantin Topeng, Pepeng 'Naif', Petruska Karangan, Pinkan Mambo, Please Give, Poetry, Rangga Adhitya, Rapunzel, Rasyid Karim, Rayuan Arwah Penasaran, Red, Reza Rahadian, Rima Melati, Roman Polanski, Rumah Dara, Ryan Reynolds, Sakurta Ginting, Sandra Bullock, Sang Pencerah, Satu Jam Saja, Scott Pilgrim vs. the World, Selimut Berdarah, Shareefa Daanish, Shutter Island, Slamet Rahardjo, Stanley Tucci, Tanah Air Beta, Tangled, Teguh Julianto, The Blind Side, The Chronicles of Narnia: The Voyage of the Dawn Treader, The Expendables, The Ghost Writer, The Girl with the Dragon Tattoo, The Lovely Bones, The Social Network, The Tree of Life, Tio Pakusadewo, Titi Sjuman, Tom Hardy, Toy Story 3, Tron: Legacy, Ully Artha, Uncle Boonmee who Can Recall His Past Lives, Up in the Air, Waiting For "Superman", When You’re Strange, Widyawati, Yahuda Rumbindi, Yoon Jeong Hee
A Year in Review: 20 Best Movies of 2010
Posted: January 4, 2011 in Movies, Review, Top 10Tags: A Prophet, Black Swan, Buried, Greenberg, I Am Love, Inception, Io Sono L'Amore, Let Me In, Minggu Pagi di Victoria Park, Movies, Please Give, Rabbit Hole, Review, Shutter Island, Somewhere, The Ghost Writer, The Girl with the Dragon Tattoo, The Kids Are All Right, The Social Network, Top 10, Toy Story 3, Uncle Boonmee who Can Recall His Past Lives, Up in the Air, Winter's Bone
Tidak seperti tahun 2009 yang sepertinya didominasi film-film bergenre science fiction dan animasi, hampir tidak ada satu genre pun di sepanjang tahun lalu yang dapat secara penuh menguasai pasar perfilman. Film-film animasi memang masih mampu memenuhi harapan para penggemarnya dengan semakin banyaknya studio yang ikut bertarung dan merilis karya animasi mereka, namun tetap saja, film-film terbaik dari genre tersebut dihasilkan dari studio-studio lama yang memang telah memfokuskan diri mereka terhadap menghasilkan karya-karya animasi yang berkualitas.
Review: Let Me In (2010)
Posted: December 19, 2010 in Movies, ReviewTags: Cara Buono, Chloë Grace Moretz, Dylan Minnette, Elias Koteas, Kodi Smit-McPhee, Let Me In, Matt Reeves, Movies, Review, Richard Jenkins, Sasha Barrese
Bisakah kita membicarakan Let Me In tanpa harus menyinggung maupun membandingkannya dengan Let the Right One In (2008)? Memang, film Swedia tersebut telah terlebih dahulu menerjemahkan novel karya John Ajvide Lindqvist yang berjudul sama ke layar lebar dengan sutradara Tomas Alfredson berhasil menjadikan Let the Right One In sebagai sebuah pencapaian film horor yang sangat mengagumkan. Namun apa yang dihasilkan sutradara Matt Reeves (Cloverfield, 2008) lewat Let Me In juga bukanlah sesuatu yang dapat dianggap remeh. Bahkan, dalam beberapa aspek, Reeves berhasil menjadikan Let Me In sebagai sebuah film yang lebih superior dari film pendahulunya.














