Disutradarai oleh Conor Allyn (Merah Putih III: Hati Merdeka, 2011), yang juga menulis naskah cerita serta menjadi produser film ini bersama ayahnya, Rob Allyn, Java Heat dibuka dengan berjalannya proses interogasi yang berjalan antara seorang petugas kepolisian Republik Indonesia, Letnan Hashim (Ario Bayu), dengan seorang pria misterius asal Amerika Serikat, Jake Travers (Kellan Lutz), yang dijadikan sebagai saksi dalam peristiwa pemboman bunuh diri yang telah menewaskan seorang puteri Kerajaan Jawa, Sultana (Atiqah Hasiholan). Walaupun Jake mengungkapkan bahwa dirinya hanyalah seorang turis yang datang ke Indonesia sebagai bagian pembelajaran sejarah seni negara-negara Asia Tenggara yang sedang ia dalami, namun Hashim menaruh curiga bahwa Jake memiliki keterkaitan dalam peristiwa pemboman tersebut.
Posts Tagged ‘Kellan Lutz’
Review: Java Heat (2013)
Posted: April 26, 2013 in Movies, ReviewTags: Agung Udijana, Ario Bayu, Astri Nurdin, Atiqah Hasiholan, Brent Duke, Conor Allyn, Frans Tumbuan, Java Heat, Kellan Lutz, Mickey Rourke, Mike Duncan, Mike Lucock, Movies, Nick McKinless, Rahayu Saraswati, Review, Rio Dewanto, Rudy Wowor, Teuku Rifnu Wikana, Tio Pakusodewo, Uli Auliani, Verdi Solaiman
Review: The Twilight Saga: Breaking Dawn – Part 1 (2011)
Posted: November 22, 2011 in Movies, ReviewTags: Alex Meraz, Anna Kendrick, Ashley Greene, Billy Burke, Booboo Stewart, Casey LaBow, Chaske Spencer, Christian Camargo, Christopher Heyerdahl, Jackson Rathbone, Jamie Campbell Bower, Julia Jones, Kellan Lutz, Kristen Stewart, Maggie Grace, Mia Maestro, Michael Sheen, Michael Welch, Movies, MyAnna Buring, Nikki Reed, Peter Facinelli, Review, Robert Pattinson, Sarah Clarke, Taylor Lautner, The Twilight Saga: Breaking Dawn - Part 1, Ty Olsson
Jika terdapat satu kesamaan yang pasti antara Harry Potter and the Deathly Hallows – Part 1 dengan The Twilight Saga: Breaking Dawn – Part 1, selain dari jalan cerita kedua film tersebut yang menawarkan sebuah alur kisah fantasi, maka hal tersebut dapat ditemukan dari kerakusan para produsernya untuk meraup keuntungan komersial sebanyak mungkin dari para penggemar berat franchise tersebut. Jujur saja, seri terakhir dari novel Harry Potter dan The Twilight Saga dapat saja ditampilkan dalam sebuah film cerita secara penuh – walau harus menghabiskan durasi waktu yang melebihi durasi penayangan standar film-film lainnya. Namun dengan alasan untuk ‘menampilkan seluruh esensi cerita yang terdapat dalam bagian terakhir dari seri novel tersebut,’ para produser film akhirnya membuatkan dua bagian film dari satu novel tersebut. Please!
Review: Love, Wedding, Marriage (2011)
Posted: August 22, 2011 in Movies, ReviewTags: Andrew Keegan, Dermot Mulroney, Gabrielle Shuff, James Brolin, Jane Seymour, Jessica Szohr, Julia Roberts, Kellan Lutz, Love Wedding Marriage, Mandy Moore, Marta Żmuda Trzebiatowska, Michael Weston, Movies, Review, Richard Reid
Belajar dari pengalamannya dalam membintangi film-film drama komedi romantis seperti My Best Friend’s Wedding (1997), The Wedding Date, The Family Stone dan Must Love Dogs (yang ketiganya dirilis pada tahun 2005), aktor Dermot Mulroney melakukan debut penyutradaraannya lewat film Love, Wedding, Marriage. Mulroney, sayangnya, bukanlah seorang aktor yang memiliki kualitas yang dibutuhkan untuk menjadi seorang sutradara yang inovatif. Dalam film perdananya, Mulroney terkesan hanya ‘bermain aman’ dengan mengikuti berbagai formula drama komedi romantis yang telah ada dan menolak untuk berusaha menampilkan sebuah sudut pandang baru dalam jalan cerita filmnya. Hasilnya, selain terasa begitu repetitif, Love, Wedding, Marriage jelas terlihat sebagai sebuah usaha penyutradaraan yang sama sekali gagal untuk dapat ditampilkan bagi banyak orang.
Review: The Twilight Saga: Eclipse (2010)
Posted: July 1, 2010 in Movies, ReviewTags: Anna Kendrick, Ashley Greene, Billy Burke, Bryce Dallas Howard, Catalina Sandino Moreno, Dakota Fanning, David Slade, Elizabeth Reaser, Jack Huston, Jackson Rathbone, Jodelle Ferland, Julia Jones, Kellan Lutz, Kristen Stewart, Michael Welch, Movies, Nikki Reed, Peter Facinelli, Review, Robert Pattinson, Taylor Lautner, The Twilight Saga: Eclipse, Xavier Samuel
Well… Anda harus mengakui bahwa di tangan seorang David Slade (Hard Candy, 30 Days of Night) rilisan ketiga dari seri The Twilight Saga ini memang berhasil melampaui kualitas dua seri pendahulunya. The Twilight Saga: Eclipse memang masih saja berputar di sekitar kisah cinta segitiga antara Bella Swan, Edward Cullen dan Jacob Black. Namun dengan sentuhan Slade, seri ini mampu terasa lebih hidup dengan menambahkan beberapa adegan keras, bertema seksual serta kisah yang berasal dari sudut pandang beberapa karakter lain.
Review: A Nightmare on Elm Street (2010)
Posted: May 21, 2010 in Movies, ReviewTags: A Nightmare on Elm Street, Jackie Earle Haley, Katie Cassidy, Kellan Lutz, Kyle Gallner, Movies, Review, Rooney Mara, Samuel Bayer, Thomas Dekker
Freddy Krueger is back! Setelah terakhir kali difilmkan oleh sutradara Ronny Yu lewat Freddy vs. Jason pada tahun 2003, kini Michael Bay dengan perusahaan produksinya, Platinum Dunes, kembali memfilmkan salah seorang karakter horror paling populer di Hollywood ini dengan maksud melakukan reboot terhadap franchise A Nightmare on Elm Street yang pertama kali dirilis pada tahun 1984 dengan Wes Craven sebvagai sutradaranya.

















