Mengikuti prestasi seri-seri sebelumnya, seri terakhir The Twilight Saga, The Twilight Saga: Breaking Dawn – Part 2, berhasil mendapatkan nominasi terbanyak di ajang The 33rd Annual Golden Raspberry Awards – atau yang lebih dikenal dengan nama Razzie Awards. The Twilight Saga: Breaking Dawn – Part 2 bahkan mendapatkan nominasi di setiap kategori, termasuk Worst Picture, Worst Actress untuk Kristen Stewart (juga untuk perannya di Snow White and the Huntsman), Worst Actor untuk Robert Pattinson dan Worst Screenplay. Jangan khawatir, Team Jacob! Taylor Lautner juga berhasil meraih nominasi di kategori Worst Supporting Actor.
Posts Tagged ‘Katherine Heigl’
Review: New Year’s Eve (2011)
Posted: April 22, 2012 in Movies, ReviewTags: Abigail Breslin, Alyssa Milano, Ashton Kutcher, Carla Gugino, Cary Elwes, Chris "Ludacris" Bridges, Garry Marshall, Halle Berry, Hector Elizondo, Hilary Swank, Jake T. Austin, James Belushi, Jessica Biel, Jon Bon Jovi, Josh Duhamel, Katherine Heigl, Lea Michele, Michelle Pfeiffer, Movies, Nat Wolff, New Year’s Eve, Review, Robert De Niro, Russell Peters, Ryan Seacrest, Sarah Jessica Parker, Seth Meyers, Sofía Vergara, Til Schweiger, Yeardley Smith, Zac Efron
Jadi… darimana kita akan mulai membicarakan mengenai New Year’s Eve? Garry Marshall sebenarnya pernah dikenal sebagai seorang sutradara yang selalu berhasil menghantarkan film-film hiburan yang cukup memorable. Film-filmnya memang tidak pernah dilabeli sebagai sebuah karya yang mampu bersaing di ajang penghargaan film dunia, namun siapapun tentu tidak akan dapat menyangkal kualitas hiburan yang dapat dihantarkan film-film semacam Beaches (1988), Pretty Woman (1990) atau The Princess Diaries (2001). Namun, seiring dengan berjalannya waktu, kreativitas Marshall sepertinya gagal untuk turut berkembang. Akhirnya, seperti imej yang ia peroleh sekarang, Marshall lebih sering menghadirkan film-film drama romansa dengan deretan bintang besar Hollywood namun dengan kualitas penceritaan yang cenderung mengecewakan.
Review: One for the Money (2012)
Posted: March 2, 2012 in Movies, ReviewTags: Adam Paul, Ana Reeder Gavin-Keith, Annie Parisse, Daniel Sunjata, Danny Mastrogiorgio, Debbie Reynolds, Debra Monk, Fisher Stevens, Jason O'Mara, John Leguizamo, Julie Anne Robinson, Katherine Heigl, Leonardo Nam, Louis Mustillo, Michelle Bathe, Movies, Nate Mooney, One for the Money, Patrick Fischler, Review, Sherri Shepherd, Umeh Ryan
One for the Money mengisahkan mengenai seorang wanita, yang karena alasan ekonomi, kemudian memilih untuk bekerja sebagai seorang debt collector. Tanpa disangka, orang pertama yang harus ia buru adalah mantan kekasihnya. Terdengar seperti versi terbaru dari film The Bounty Hunter (2010) yang pernah dibintangi oleh Gerrad Butler dan Jennifer Aniston? Mungkin. Tapi naskah cerita One for the Money sendiri diangkat dari sebuah novel berjudul sama karya Janet Evanovich yang sempat menjadi best seller ketika dirilis pada tahun 1994. Untuk versi filmnya sendiri, One for the Money sepertinya masih mengikuti tingkat kualitas dari deretan film-film yang dibintangi oleh Katherine Heighl belakangan ini: datar dan dengan kehadiran komedi yang sama sekali gagal untuk menghibur.
Review: Life as We Know It (2010)
Posted: February 8, 2011 in Movies, ReviewTags: Christina Hendricks, Greg Berlanti, Hayes MacArthur, Josh Duhamel, Josh Lucas, Katherine Heigl, Life as We Know It, Melissa McCarthy, Movies, Review
Semenjak namanya menanjak lewat Knocked Up (2007), nama Katherine Heigl sepertinya terus akrab dengan film-film drama komedi romantis dengan tipikal peran yang hampir sama: seorang wanita karir yang akhirnya menemukan cinta pada seorang pria yang awalnya ia anggap tak mungkin ia cintai. Formula tersebut awalnya cukup berhasil (27 Dresses, 2008), namun kemudian terus melemah (The Ugly Truth, 2009) dan semakin melemah (Killers, 2010). Hampir dapat dipastikan, setiap film yang dibintangi oleh Heigl selalu memanfaatkan performa yang ia tampilkan bersama aktor yang menjadi pasangannya, daripada memanfaatkan kekuatan cerita yang ingin disampaikan di film tesebut.
Review: Killers (2010)
Posted: August 6, 2010 in Movies, ReviewTags: Ashton Kutcher, Casey Wilson, Catherine O'Hara, Katherine Heigl, Katheryn Winnick, Kevin Sussman, Killers, LeToya Luckett, Lisa Ann Walter, Movies, Review, Robert Luketic, Tom Selleck
Aktris cantik Katherine Heighl pernah hampir menyihir dunia dengan daya tariknya. Ia bahkan banyak diramalkan untuk menjadi seorang ratu komedi romantis mengikuti jejak Julia Roberts, Meg Ryan dan Sandra Bullock ketika ia membintangi komedi sukses karya Judd Apatow, Knocked Up (2007). Perlahan-lahan, dunia — khususnya para kritikus film dunia — mulai lelah dengan pilihan film-film Heighl, seperti 27 Dresses (2008) dan The Ugly Truth (2009), yang walaupun sukses secara komersial, namun tidak menunjukkan peningkatan kualitas akting yang berarti dari diri Heighl.















