Cukup mengherankan untuk melihat betapa sedikitnya film-film yang bertemakan olahraga sepakbola digarap oleh para sineas perfilman Indonesia mengingat betapa fanatiknya hampir seluruh warga negara negeri ini terhadap salah satu olahraga tertua di dunia tersebut. Hanung Bramantyo, sutradara pemenang dua Piala Citra dari ajang Festival Film Indonesia sebagai Sutradara Terbaik dan baru saja mengukir kesuksesan dengan film Tanda Tanya yang dirilis awal tahun ini, mencoba mengisi kekosongan film-film bertema olahraga sepakbola tersebut dengan merilis Tendangan Dari Langit. Dengan naskah yang ditulis oleh Fajar Nugros (Si Jago Merah, 2008), Hanung kembali membuktikan kepiawaiannya untuk bercerita banyak hal mengenai kehidupan namun ditampilkan secara ringan dan lepas yang menjadikan Tendangan Dari Langit – seperti halnya film-film karya Hanung lainnya – begitu mudah untuk dinikmati.
Posts Tagged ‘Joshua Suherman’
Review: Tendangan Dari Langit (2011)
Posted: August 28, 2011 in Movies, ReviewTags: Agus Kuncoro, Asian Cinema, Bima Sakti, Giorgino Abraham, Hanung Bramantyo, Indonesian Cinema, Irfan Bachdim, Jordi Onsu, Joshua Suherman, Kim Kurniawan, Matias Ibo, Maudy Ayunda, Movies, Natasha Chairani, Review, Sujiwo Tejo, Tendangan Dari Langit, Timo Scheunemann, Toro Margens, Yati Surachman, YM Tarzan, Yosie Kristanto
Review: Sang Pencerah (2010)
Posted: September 12, 2010 in Movies, ReviewTags: Abdurrahman Arif, Agus Kuncoro, Alex Komang, Asian Cinema, Dennis Adhiswara, Giring Ganesha, Hanung Bramantyo, Ihsan Tarore, Ikranegara, Indonesian Cinema, Joshua Suherman, Lukman Sardi, Mario Irwinsyah, Movies, Review, Ricky Perdana, Sang Pencerah, Sitok Srengenge, Slamet Rahardjo, Sudjiwo Tedjo, Yati Surachman, Zaskia Adya Mecca
Berbeda dengan banyak rumah produksi di Hollywood, yang sepertinya selalu dapat mengandalkan karya yang berisi kisah biopik untuk dapat meraup banyak penghargaan dari berbagai ajang festival, sineas Indonesia sepertinya masih merasa bahwa biopik adalah sebuah genre film yang selain susah untuk direalisasikan, juga salah satu genre yang sulit untuk dipasarkan. Tercatat semenjak era kebangkitan kembali film Indonesia di awal tahun 2000, hanya ada dua film yang berasal dari genre ini, Marsinah (Cry Justice) (2001) karya aktor sekaligus sutradara Slamet Rahardjo serta Gie (2005) yang disutradarai oleh Riri Riza.
Review: Menebus Impian (2010)
Posted: April 16, 2010 in Movies, ReviewTags: Acha Septriasa, Asian Cinema, Ayu Diah Pasha, Ayu Diana, Cici Tegal, Eric Scada, Fedi Nuril, Hanung Bramantyo, Haykal Kamil, Indonesian Cinema, Jaja Mihardja, Joshua Suherman, Menebus Impian, Movies, Review
Menebus Impian adalah sebuah film drama terbaru karya sutradara pemenang Piala Citra, Hanung Bramantyo. Film ini sendiri sempat menjadi pembicaraan hangat di beberapa forum internet karena kabar yang mengatakan pendanaan film ini berasal dari sebuah perusahaan Multi Level Marketing yang ingin menjadikan film ini sebagai bagian promosinya.














