Posts Tagged ‘Jose Poernomo’

Oo Nina Bobo (Rapi Films, 2014)

Oo Nina Bobo (Rapi Films, 2014)

Dengan naskah yang juga ditulis oleh Jose Poernomo, Oo Nina Bobo berkisah mengenai Karina (Revalina S. Temat) yang sedang berusaha untuk menyelesaikan program pendidikan pascasarjana-nya di bidang Psikologi. Untuk menyelesaikan tesis akhirnya, Karina mencoba untuk membuktikan sebuah teori bahwa seseorang yang menderita trauma akan mengalami proses penyembuhan yang lebih cepat jika langsung dihadapkan dengan hal yang membuatnya trauma. Karina lantas menemukan sebuah obyek penelitian yang tepat dalam diri Ryan (Firman Ferdiansyah), seorang anak laki-laki berusia tujuh tahun yang menjadi satu-satunya korban selamat dalam sebuah tragedi yang menewaskan ayah (Agung Maulana), ibu (Mega Carefansa) dan adiknya, Lala (Zaskia Riyanti Maizuri), di rumah mereka lima tahun lalu. Atas izin para dosennya, Karina lantas mambawa kembali Ryan untuk tinggal di rumahnya selama dua minggu dan mengawasi bagaimana reaksi Ryan terhadap lingkungan yang amat ditakutinya tersebut.

(more…)

moga-bunda-disayang-allah-header

Diadaptasi dari novel berjudul sama karya Tere Liye – yang dua novel sebelumnya, Hafalan Shalat Delisa (2011) dan Bidadari-Bidadari Surga (2012), berhasil memperoleh kesuksesan ketika juga diadaptasi menjadi sebuah film layar lebar, Moga Bunda Disayang Allah memulai kisahnya dengan sebuah tragedi kecelakaan kapal laut yang dialami oleh seorang pemuda bernama Karang (Fedi Nuril). Karang sendiri berhasil selamat dalam kecelakaan tersebut. Sayang, Karang gagal untuk turut menyelamatkan rombongan anak-anak yang ia bawa untuk tujuan berdarmawisata dalam perjalanan tersebut. Tragedi tersebut kemudian meninggalkan trauma serta luka yang mendalam pada jiwa Karang dan mengubahnya dari seorang yang begitu antusias dalam menjalani hidup menjadi seorang penyendiri yang memilih untuk menghabiskan kesehariannya dengan meminum minuman keras.

(more…)

308-header

Heeeee’s baaaack! Jose Poernomo kembali hadir dengan membawakan sebuah film horor yang, tentu saja, berkisah tentang berbagai lokasi yang dianggap memiliki aura mistis di berbagai wilayah Indonesia. Kembali bekerjasama dengan penulis naskah Riheam Junianti serta aktris Shandy Aulia setelah sebelumnya sukses dalam Rumah Kentang (2012), lewat 308, Jose mencoba untuk bercerita mengenai keberadaan sebuah kamar hotel misterius dan keterkaitannya dengan salah satu tokoh mistis legendaris yang sebenarnya telah dieksplorasi oleh banyak film horor Indonesia: Nyi Roro Kidul. Sejujurnya, Jose Poernomo pernah hadir dengan kualitas film yang jauh lebih buruk dari 308. Namun tetap saja, dengan dukungan penggalian naskah cerita dan penampilan jajaran pemeran yang begitu minimalis, masih terasa sulit untuk dapat memberikan kredit lebih bagi film ini.

(more…)

km_97_header

Well just in case you desperately need a reminder: it’s 2013, folks! Tahun dimana dunia film horor telah melewati masa dimana salah satu perwakilannya berhasil memenangkan kategori Film Terbaik di ajang Festival Film Indonesia atau ketika penonton Indonesia dikejutkan oleh satu keluarga yang gemar memakan daging manusia atau ketika seorang sutradara kelahiran Medan terus menerus memberikan inovasi baru dalam mempresentasikan setiap kisah horornya. But thenthere’s Jose Poernomo. Seorang sutradara yang namanya mungkin akan terus dikenang sebagai salah satu otak pengarahan dari film horor Indonesia legendaris, Angkerb… maaf, Jelangkung (2001). Lebih dari satu dekade berlalu, Jose ternyata masih gemar untuk mengeksplorasi lokasi-lokasi yang dianggap mistis di berbagai belahan wilayah Indonesia sebagai tema penceritaan filmnya. Yang terbaru… Jose berusaha menghadirkan kisah mistis dari KM 97, sebuah titik di Jalan Tol Jakarta-Bandung yang dikenal juga dengan wilayah Cipularang dimana banyak terjadi kecelakaan di tempat tersebut.

(more…)

Apa yang akan Anda lakukan ketika mengetahui kalau almarhumah Ibu Anda mewariskan sebuah rumah kepada Anda? Dan apa pula yang akan Anda lakukan jika kemudian Anda mengetahui rumah yang diwariskan tersebut seringkali menghadirkan kumpulan kentang serta aroma masakan kentang secara misterius? Well… ketika sebagian orang akan mulai memutar otak mereka dan berusaha menjadi seorang pengusaha dengan memanfaatkan sekumpulan kentang gratis yang selalu tersedia di rumah mereka setiap malamnya, pasangan kakak beradik, Farah (Shandy Aulia) dan Rika (Tasya Kamila), justru mengalami mimpi buruk dengan keberadaan kentang-kentang misterius tersebut di rumah mereka. Yahhh… beberapa orang memang tidak memiliki bakat untuk berwirausaha.

(more…)

Let’s play a game! Berikut deskripsi cuplikan sebuah plot cerita dan Anda akan berusaha untuk menebak dari film apa plot cerita tersebut berasal. Siap! Plot kisah pertama: sebuah gambaran keluarga yang bahagia. Karakter utama dalam kisah ini adalah seorang wanita cantik yang memiliki tampilan fisik yang hampir sempurna. Keberuntungannya tak berhenti disitu. Ia juga memiliki seorang suami yang tampan dan sukses dalam pekerjaannya serta seorang anak laki-laki yang sangat mereka sayangi. Sayang, ketika kesuksesan suami mulai merenggut waktunya dalam menemani sang wanita cantik – serta sebuah dugaan bahwa sang suami telah berselingkuh, ia lalu mulai bermain api dengan mantan kekasihnya yang tak sengaja ia temui di sebuah restoran.

(more…)