Albert Nobbs bukanlah sebuah naskah cerita yang asing. Setidaknya, naskah cerita Albert Nobbs telah begitu familiar terhadap Glenn Close yang pertama kali memerankan karakter tersebut di sebuah pertunjukan teater pada tahun 1982 dan kemudian menghabiskan masa waktu selama lima belas tahun untuk mencoba membawa kisah tersebut menjadi sebuah film cerita layar lebar. Close sendiri sempat hampir berhasil mewujudkan impiannya tersebut di awal tahun 2000-an dengan sutradara asal Hungaria, István Szabó, duduk di kursi sutradara. Sayangnya, rencana tersebut buyar setelah proses pendanaan mengalami hambatan yang kemudian memaksa Szabó untuk mundur dari proyek tersebut. Barulah pada akhir 2010, dengan Rodrigo García (Mother and Child, 2010) duduk di kursi sutradara, proses pembuatan versi layar lebar dari Albert Nobbs mulai menemukan titik cerah.
Posts Tagged ‘Jonathan Rhys Meyers’
Review: Albert Nobbs (2011)
Posted: January 30, 2012 in Movies, ReviewTags: Aaron Johnson, Albert Nobbs, Brenda Fricker, Brendan Gleeson, Bronagh Gallagher, Glenn Close, Janet McTeer, Jonathan Rhys Meyers, Kenneth Collard, Maria Doyle Kennedy, Mark Williams, Mia Wasikowska, Michael McElhatton, Movies, Pauline Collins, Review, Rodrigo Garcia, Serena Brabazon
Review: Shelter (2010)
Posted: July 13, 2011 in Movies, ReviewTags: Björn Stein, Brooklyn Proulx, Frances Conroy, Jeffrey DeMunn, Jeffrey Jones, Jonathan Rhys Meyers, Julianne Moore, Måns Mårlind, Movies, Nathan Corddry, Review, Shelter
Tidak seperti The Kids Are All Right yang dirilis tahun lalu, Shelter adalah sebuah film yang dipastikan akan mengikuti jejak The Forgotten (2004) dan Next (2007): dibintangi oleh Julianne Moore yang selalu dapat menampilkan kemampuan akting yang solid namun tetap gagal meningkatkan kualitas filmnya secara keseluruhan akibat terlalu lemahnya naskah cerita yang ditawarkan. Shelter sebenarnya tidak terlalu buruk. Dimulai sebagai sebuah psychological thriller yang menarik tentang seseorang yang mengalami kepribadian ganda, sayangnya Shelter kemudian berubah arah menjadi sebuah film horor generik yang sepertinya berusaha untuk menakuti para penontonnya dengan menghadirkan berbagai formula horor standar yang telah terlalu sering ditampilkan oleh Hollywood.













