Posts Tagged ‘Jon Hamm’

Jauh sebelum dirinya lebih dikenal sebagai pasangan hidup dari aktor Jon Hamm, nama Jennifer Westfeldt telah terlebih dahulu dikenal sebagai aktris sekaligus penulis naskah bagi film Kissing Jessica Stein (2001) yang berhasil memberikannya sebuah nominasi Independent Spirit Award untuk kategori Best First Screenplay sekaligus memenangkannya sebuah Satellite Awards untuk kategori Best Performance by an Actress in a Motion Picture, Comedy or Musical. Film drama komedi Friends with Kids sendiri menandai kali pertama Westfeldt untuk duduk di bangku penyutradaraan sebuah film layar lebar dengan naskah yang kembali ia tulis sendiri. Dan layaknya Kissing Jessica Stein, Westfeldt mampu menghadirkan sebuah ide penceritaan drama komedi yang terasa cukup segar dalam film ini… sebelum akhirnya terjebak dalam deretan kisah klise untuk menghadirkan sebuah happy ending khas film-film drama komedi romantis Hollywood. (more…)

Walau sebelumnya pernah mengarahkan Unaccompanied Minors (2006), nama Paul Feig bagi para penggemar komedi di seluruh dunia mungkin lebih popular atas kemampuan penyutradaraannya untuk berbagai serial televisi komedi seperti Arrested Development, The Office maupun 30 Rock. Kini, bekerjasama dengan Judd Apatow, Feig diberi kepercayaan untuk mengarahkan Bridesmaids, film yang jika ingin dinilai secara sempit berdasarkan strategi pemasaran yang dimunculkan lewat deretan trailer-nya, akan dinilai sebagai sebuah versi wanita dari komedi sukses The Hangover (2009). Untungnya, Bridesmaids bukanlah sebuah versi kopian murah dari The Hangover. Tentu, film ini berkisah mengenai perjalanan sekelompok pendamping perempuan seorang pengantin menjelang hari pernikahannya. Namun Bridesmaids mampu tampil lebih unggul dalam menggali setiap elemen emosional yang terkandung dalam sisi drama maupun komedinya.

(more…)

Lewat apa yang berhasil ia tampilkan dalam Dawn of the Dead (2004), 300 (2007) dan Watchmen (2009), Zack Snyder adalah seorang sutradara Hollywood  yang mampu menunjukkan bahwa ia adalah seorang ahli visual yang sangat handal. Dengan kehandalannya tersebut, ia mampu membuat film-film bertemakan kisah zombie tampil kembali menyenangkan. Ia juga berhasil membuat adegan peperangan nan sadis dan berdarah tampil begitu indah dan memikat. Dan di luar dugaan ia bahkan mampu menerjemahkan karya kompleks mengenai kehidupan superhero dari seorang Alan Moore menjadi sebuah tontonan yang sangat mempesona. Benar, Snyder mampu menata tampilan film-filmnya dengan begitu memikat sehingga kadang berhasil menutupi kelemahan dari naskah cerita yang ditampilkan filmnya.

(more…)

Setelah melakukan debut penyutradaraannya lewat Gone Baby Gone (2007), yang berhasil membuat dunia melirik Ben Affleck sebagai seorang sutradara baru yang potensial serta mengembalikan citra baik dirinya, aktor berusia 38 tahun tersebut kembali ke kursi penyutradaraan, sekaligus bertindak sebagai seorang penulis naskah, lewat The Town, sebuah thriller yang diadaptasi dari novel Chuck Hogan berjudul Prince of Thieves. Kembali mengandalkan kota Boston sebagai latar belakang lokasi ceritanya, The Town berhasil kembali membuktikan bahwa kesuksesan Affleck sebagai seorang sutradara Gone Baby Gone bukanlah sebuah kebetulan belaka.

(more…)

Semenjak petualangannya dimulai sembilan tahun lalu, para penggemar animasi telah melihat Shrek tumbuh menjadi seorang yang berbeda. Pada awalnya sebagai seorang monster yang menakutkan semua orang, Shrek kemudian berubah menjadi seorang monster yang telah menjadi favorit semua orang setelah ia menyelamatkan Puteri Fiona. Namun, tetap saja, di dalam diri Shrek sebenarnya, ia merindukan kebebasan dan keliaran dari seorang monster sejati seperti yang pernah ia dapat dulu sebelum bertemu Fiona.

(more…)