Posts Tagged ‘Johnny Depp’

27th Annual Razzie Awards - Worst Picture - "Basically, It Stinks, Too"They’re back! Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, sehari menjelang Academy of Motion Picture Arts and Sciences mengumumkan deretan film-film terbaik peraih nominasi Academy Awards, Golden Raspberry Award Foundation turut hadir untuk memeriahkan awards season dengan mengumumkan nominasi Razzie Awards yang akan diberikan pada film-film berkualitas buruk yang dirilis di sepanjang satu tahun terakhir. Untuk pelaksanaannya yang ke-34 kali ini, film Grown Ups 2 (2013) yang dibintangi oleh Adam Sandler berhasil menjadi film dengan raihan nominasi terbanyak. Film tersebut berhasil menyabet sebanyak delapan nominasi termasuk nominasi untuk Worst Picture, Worst Director, Worst Screenplay serta tiga nominasi akting untuk Sandler (Worst Actor), Taylor Lautner (Worst Supporting Actor) dan Salma Hayek (Worst Supporting Actress). Yikes!

(more…)

Jangan terlalu merasa heran jika banyak ulasan mengenai The Lone Ranger akan menggambarkan film ini sebagai “variasi western dari franchise film The Pirates of the Caribbean”. Well… dengan keberadaan Jerry Bruckheimer sebagai produser, Gore Verbinski duduk di kursi penyutradaraan serta Johnny Depp yang, sekali lagi, tampil dengan peran yang memiliki karakteristik hampir serupa dengan karakter Captain Jack Sparrow, The Lone Ranger memang banyak berbicara dengan nada yang hampir seirama dengan franchise film yang telah menghasilkan pendapatan lebih dari US$3,7 milyar dari masa perilisannya di seluruh dunia tersebut. Bukan masalah yang besar sebenarnya karena terlepas dari durasi penceritaan yang terlalu panjang, Verbinski mampu menggarap The Lone Ranger menjadi sebuah sajian western yang cukup menghibur.

(more…)

Ucapan Ricky Gervais bahwa Johnny Depp adalah “the man who would literally wear anything Tim Burton tells him to” di ajang The 69th Annual Golden Globe Awards beberapa waktu yang lalu jelas bukanlah sebuah guyonan belaka. Semenjak Depp dan Burton memulai hubungan profesional mereka lewat Edward Scissorhands (1990), Depp telah menjadi salah satu aktor yang paling sering tampil dalam film-film Burton, dan kebanyakan dalam film-film tersebut, Depp diharuskan menjadi sesosok karakter yang aneh dengan kostum yang jauh dari kesan sederhana dan biasa. Setelah terakhir kali berperan sebagai The Mad Hatter dalam Alice in Wonderland (2010), kerjasama Depp dan Burton berlanjut pada Dark Shadows, sebuah film yang diadaptasi dari sebuah serial televisi klasik berjudul sama yang dulu sempat mengudara pada tahun 1966 hingga 1971.

(more…)

Walau kebanyakan dari penonton yang berasal dari generasi sekarang kemungkinan besar belum pernah menyaksikan versi serial televisi dari 21 Jump Street (1987 – 1991) yang legendaris dan berhasil menempatkan nama Johnny Depp ke jajaran aktor muda yang paling banyak dikagumi saat itu, namun sepertinya sebagian besar dari kalangan tersebut akan dapat sangat menikmati versi film dari 21 Jump Street yang diarahkan oleh duo Phil Lord dan Chris Miller (Cloudy with a Chance of Meatballs, 2009) ini. Diisi dengan lelucon-lelucon kasar dan deretan adegan aksi yang menyelimuti kisah persahabatan dua karakter utamanya, 21 Jump Street adalah sebuah film yang tahu bagaimana cara memberikan sebuah hiburan dengan porsi yang tepat tanpa pernah terasa memaksa untuk menghadirkan unsur komedi yang kuat di dalam jalan ceritanya.

(more…)

Hampir satu dekade semenjak Johnny Depp menginjakkan kakinya di franchise Pirates of the Caribbean (2003 – 2011) dengan memerankan karakter Captain Jack Sparrow yang ikonik itu. Semenjak kesuksesan komersial empat seri franchise tersebut, harus diakui imej Depp secara perlahan berubah – dari seorang aktor watak yang gemar untuk berperan dalam film-film drama independen menjadi seorang sosok aktor dengan nama yang paling dapat dijual untuk menghasilkan keuntungan komersial sebuah film. Tidak salah memang jika seorang aktor lebih memilih untuk berperan dalam film-film blockbuster yang diproduksi murni untuk mengejar kesuksesan komersial belaka. Namun efek negatifnya, nama dan kemampuan aktng Depp secara perlahan mulai terlihat stagnan dan menjemukan, khususnya bagi kalangan kritikus film dunia.

(more…)

Kritikus film dunia mungkin telah lelah untuk menghadapi franchise Pirates of the Caribbean. Ketika seri ketiga dari franchise tersebut, Pirates of the Caribbean: At World’s End, dirilis pada empat tahun lalu, seri tersebut mendapatkan kritikan tajam atas penulisan naskahnya yang semakin datar dengan kehadiran (terlalu) banyak karakter pendukung yang sayangnya kemudian gagal untuk mendapatkan pengembangan lebih lanjut. Pun begitu, penonton sepertinya telah begitu jatuh cinta dengan karakter Captain Jack Sparrow dan deretan petualangan gila yang ia hadapi. Pirates of the Caribbean: At World’s End memang menjadi seri dengan penerimaan kualitas paling rendah dari para kritikus film dalam franchise yang diadaptasi dari salah satu arena permainan di Disneyland tersebut. Namun, secara komersial, film tersebut berhasil mengumpulkan pendapatan sejumlah lebih dari US$900 juta dari masa peredarannya di seluruh dunia.

(more…)

Angelina Jolie adalah salah satu wanita tercantik yang pernah berjalan di atas permukaan Bumi. Begitu cantiknya Nona Jolie, ia bahkan dibayar hanya untuk terlihat cantik dan memukau setiap mata yang memandangnya di film The Tourist! Anyway… kalaupun The Tourist gagal merebut perhatian para kritikus dan penikmat film dunia, Nona Jolie bukanlah satu-satunya orang yang dapat disalahkan. Jalan cerita yang berjalan tak menentu dengan alur yang lamban benar-benar membuat film yang berdurasi 103 menit ini terasa begitu membosankan.

(more…)