Ucapan Ricky Gervais bahwa Johnny Depp adalah “the man who would literally wear anything Tim Burton tells him to” di ajang The 69th Annual Golden Globe Awards beberapa waktu yang lalu jelas bukanlah sebuah guyonan belaka. Semenjak Depp dan Burton memulai hubungan profesional mereka lewat Edward Scissorhands (1990), Depp telah menjadi salah satu aktor yang paling sering tampil dalam film-film Burton, dan kebanyakan dalam film-film tersebut, Depp diharuskan menjadi sesosok karakter yang aneh dengan kostum yang jauh dari kesan sederhana dan biasa. Setelah terakhir kali berperan sebagai The Mad Hatter dalam Alice in Wonderland (2010), kerjasama Depp dan Burton berlanjut pada Dark Shadows, sebuah film yang diadaptasi dari sebuah serial televisi klasik berjudul sama yang dulu sempat mengudara pada tahun 1966 hingga 1971.
Posts Tagged ‘Johnny Depp’
Review: Dark Shadows (2012)
Posted: May 16, 2012 in Movies, ReviewTags: Alice Cooper, Bella Heathcote, Chloë Grace Moretz, Christopher Lee, Dark Shadows, Eva Green, Gulliver McGrath, Helena Bonham Carter, Ivan Kaye, Jackie Earle Haley, Johnny Depp, Jonny Lee Miller, Michelle Pfeiffer, Movies, Ray Shirley, Review, Susanna Cappellaro, Tim Burton, William Hope
Review: 21 Jump Street (2012)
Posted: April 24, 2012 in Movies, ReviewTags: 21 Jump Street, Brett Lapeyrouse, Brie Larson, Channing Tatum, Chris Miller, Dakota Johnson, Dave Franco, Dax Flame, DeRay Davis, Ellie Kemper, Holly Robinson Peete, Ice Cube, Jake Johnson, Johnny Depp, Johnny Pemberton, Johnny Simmons, Jonah Hill, Justin Hires, Lindsey Broad, Movies, Nick Offerman, Peter DeLuise, Phil Lord, Review, Rob Riggle, Rye Rye
Walau kebanyakan dari penonton yang berasal dari generasi sekarang kemungkinan besar belum pernah menyaksikan versi serial televisi dari 21 Jump Street (1987 – 1991) yang legendaris dan berhasil menempatkan nama Johnny Depp ke jajaran aktor muda yang paling banyak dikagumi saat itu, namun sepertinya sebagian besar dari kalangan tersebut akan dapat sangat menikmati versi film dari 21 Jump Street yang diarahkan oleh duo Phil Lord dan Chris Miller (Cloudy with a Chance of Meatballs, 2009) ini. Diisi dengan lelucon-lelucon kasar dan deretan adegan aksi yang menyelimuti kisah persahabatan dua karakter utamanya, 21 Jump Street adalah sebuah film yang tahu bagaimana cara memberikan sebuah hiburan dengan porsi yang tepat tanpa pernah terasa memaksa untuk menghadirkan unsur komedi yang kuat di dalam jalan ceritanya.
Review: The Rum Diary (2011)
Posted: November 16, 2011 in Movies, ReviewTags: Aaron Eckhart, Amaury Nolasco, Amber Heard, Bill Smitrovich, Bruce Robinson, Giovanni Ribisi, Jason Smith, Johnny Depp, Julian Holloway, Karen Austin, Marshall Bell, Michael Rispoli, Movies, Review, Richard Jenkins, The Rum Diary
Hampir satu dekade semenjak Johnny Depp menginjakkan kakinya di franchise Pirates of the Caribbean (2003 – 2011) dengan memerankan karakter Captain Jack Sparrow yang ikonik itu. Semenjak kesuksesan komersial empat seri franchise tersebut, harus diakui imej Depp secara perlahan berubah – dari seorang aktor watak yang gemar untuk berperan dalam film-film drama independen menjadi seorang sosok aktor dengan nama yang paling dapat dijual untuk menghasilkan keuntungan komersial sebuah film. Tidak salah memang jika seorang aktor lebih memilih untuk berperan dalam film-film blockbuster yang diproduksi murni untuk mengejar kesuksesan komersial belaka. Namun efek negatifnya, nama dan kemampuan aktng Depp secara perlahan mulai terlihat stagnan dan menjemukan, khususnya bagi kalangan kritikus film dunia.
Review: Pirates of the Caribbean: On Stranger Tides (2011)
Posted: September 28, 2011 in Movies, ReviewTags: Anton Lesser, Àstrid Bergès-Frisbey, Óscar Jaenada, Damian O'Hare, Derek Mears, Gemma Ward, Geoffrey Rush, Greg Ellis, Ian McShane, Johnny Depp, Judi Dench, Keith Richards, Kevin McNally, Movies, Paul Bazely, Penelope Cruz, Pirates of the Caribbean: On Stranger Tides, Review, Richard Griffiths, Rob Marshall, Roger Allam, Sam Claflin, Sebastian Armesto, Stephen Graham
Kritikus film dunia mungkin telah lelah untuk menghadapi franchise Pirates of the Caribbean. Ketika seri ketiga dari franchise tersebut, Pirates of the Caribbean: At World’s End, dirilis pada empat tahun lalu, seri tersebut mendapatkan kritikan tajam atas penulisan naskahnya yang semakin datar dengan kehadiran (terlalu) banyak karakter pendukung yang sayangnya kemudian gagal untuk mendapatkan pengembangan lebih lanjut. Pun begitu, penonton sepertinya telah begitu jatuh cinta dengan karakter Captain Jack Sparrow dan deretan petualangan gila yang ia hadapi. Pirates of the Caribbean: At World’s End memang menjadi seri dengan penerimaan kualitas paling rendah dari para kritikus film dalam franchise yang diadaptasi dari salah satu arena permainan di Disneyland tersebut. Namun, secara komersial, film tersebut berhasil mengumpulkan pendapatan sejumlah lebih dari US$900 juta dari masa peredarannya di seluruh dunia.
Review: The Tourist (2010)
Posted: December 30, 2010 in Movies, ReviewTags: Angelina Jolie, Christian De Sica, Florian Henckel von Donnersmarck, Johnny Depp, Movies, Paul Bettany, Raoul Bova, Review, Rufus Sewell, Steven Berkoff, The Tourist, Timothy Dalton
Angelina Jolie adalah salah satu wanita tercantik yang pernah berjalan di atas permukaan Bumi. Begitu cantiknya Nona Jolie, ia bahkan dibayar hanya untuk terlihat cantik dan memukau setiap mata yang memandangnya di film The Tourist! Anyway… kalaupun The Tourist gagal merebut perhatian para kritikus dan penikmat film dunia, Nona Jolie bukanlah satu-satunya orang yang dapat disalahkan. Jalan cerita yang berjalan tak menentu dengan alur yang lamban benar-benar membuat film yang berdurasi 103 menit ini terasa begitu membosankan.
Review: The Imaginarium of Doctor Parnassus (2009)
Posted: March 13, 2010 in Movies, ReviewTags: Andrew Garfield, Christopher Plummer, Colin Farrell, Heath Ledger, Johnny Depp, Jude Law, Lily Cole, Movies, Review, Terry Gilliam, The Imaginarium of Doctor Parnassus, Tom Waits, Verne Troyer
Kematian aktor Heath Ledger yang secara tiba-tiba ternyata masih menyimpan satu permasalahan ketika ia ternyata belum sempat menyelesaikan proses pengambilan gambar untuk film yang disutradarai oleh Terry Gilliam, The Imaginarium of Doctor Parnassus. Karena hal tersebut pulalah, proses pembuatan film ini sempat terhenti pada Januari 2008, dan sempat dianggap mati oleh Gilliam mengingat peran Ledger yang sangat vital di dalam naskah cerita film ini.




















