Diadaptasi oleh Chris Terrio dari buku The Master of Disguise (Antonio J. Mendez, 2000) dan artikel majalah Wired, Escape from Tehran: How the CIA Used a Fake Sci-Fi Flick to Rescue Americans from Iran (Joshuah Bearman, 2007), Argo bercerita tentang kisah nyata mengenai Revolusi Iran yang terjadi pada tahun 1979. Saat itu, hubungan diplomatik antara Iran dan Amerika Serikat sedang berada di ujung tanduk akibat keputusan pemerintah Amerika Serikat yang memberikan suaka politik bagi mantan pemimpin Iran yang dianggap telah memberikan banyak kesengsaraan bagi rakyat negaranya, Mohammad Reza Pahlavi. Puncaknya, pada tanggal 4 November 1979, ribuan demonstran anti pemerintahan Amerika Serikat menyerbu masuk ke dalam gedung kedutaan besar Amerika Serikat di Tehran, Iran. Lebih dari 50 pegawai kedutaan besar Amerika Serikat kemudian dijadikan sebagai tawanan. Namun, enam orang diantaranya berhasil melarikan diri dan kemudian bersembunyi di kediaman Duta Besar Kanada untuk Iran, Ken Taylor (Victor Garber).
Posts Tagged ‘John Goodman’
Review: Flight (2012)
Posted: February 20, 2013 in Movies, ReviewTags: Brian Geraghty, Bruce Greenwood, Denzel Washington, Don Cheadle, Flight, James Badge Dale, John Goodman, Kelly Reilly, Melissa Leo, Movies, Nadine Velazquez, Review, Robert Zemeckis, Tamara Tunie
Setelah beberapa saat terjebak di dunia animasi, Robert Zemeckis kembali mengarahkan sebuah film live action – yang, by the way, menjadi film live action pertamanya semenjak kesuksesan Cast Away di tahun 2000 yang lalu. Dengan naskah yang ditulis oleh John Gatins (Real Steel, 2011), Flight mencoba mengisahkan mengenai bagaimana kelamnya kehidupan seorang alkoholik. Terdengar familiar? Well… sayangnya, pendekatan yang dilakukan oleh Zemeckis dalam menceritakan kisah tersebut juga akan membuat banyak orang merasa bahwa tidak ada sesuatu yang istimewa dalam garis penceritaan film ini. Terkecuali, tentu saja, penampilan Denzel Washington yang mampu menghidupkan karakternya dengan begitu meyakinkan.
Review: ParaNorman (2012)
Posted: December 5, 2012 in Movies, ReviewTags: Anna Kendrick, Ariel Winter, Bernard Hill, Casey Affleck, Chris Butler, Christopher Mintz-Plasse, Elaine Stritch, Hannah Noyes, Jeff Garlin, Jodelle Ferland, John Goodman, Kodi Smit-McPhee, Leslie Mann, Movies, ParaNorman, Review, Sam Fell, Tempestt Bledsoe, Tucker Albrizzi
Setelah sukses dengan Coraline (2009), yang selama masa rilisnya di seluruh dunia berhasil meraih total pendapatan sebesar lebih dari US$120 juta serta sebuah nominasi Best Animated Feature di ajang The 81st Annual Academy Awards, rumah produksi Laika kembali lagi dengan film animasi terbarunya, ParaNorman. Seperti halnya Coraline, ParaNorman juga adalah sebuah film animasi stop-motion bernuansa horor komedi yang memiliki latar belakang penceritaan yang cenderung kelam. Disutradarai oleh duo Sam Fell (Flushed Away, 2006) dan Chris Butler dengan naskah cerita yang ditulis oleh Butler, ParaNorman sekali lagi berhasil membuktikan kemampuan Laika untuk menghasilkan sebuah film animasi dengan tampilan visual serta jalan cerita yang kuat sekaligus mampu tampil menarik, baik pada penonton dewasa maupun para penonton muda.
Review: The Campaign (2012)
Posted: November 23, 2012 in Movies, ReviewTags: Bachman-Turner Overdrive, Bill Maher, Brian Cox, Chris Matthews, Dan Aykroyd, Dennis Miller, Dylan McDermott, Ed Schultz, Grant Goodman, Jack McBrayer, Jason Sudeikis, Jay Roach, Joe Scarborough, John Goodman, John Lithgow, Josh Lawson, Karen Maruyama, Kate Lang Johnson, Katherine LaNasa, Kya Haywood, Lawrence O'Donnell, Mika Brzezinski, Movies, P. J. Byrne, Piers Morgan, Review, Rob Mariano, Sarah Baker, Seth Morris, Steve Tom, Taryn Terrell, The Campaign, The Miz, Tzi Ma, Uggie, Will Ferrell, Willie Geist, Wolf Blitzer, Zach Galifianakis
Tentu saja Hollywood tidak akan melewatkan pelaksanaan pemilihan umum di Amerika Serikat begitu saja! D’oh! Dan, tentu saja, tidak ada cara yang lebih baik untuk merayakan pesta demokrasi tersebut dengan merilis sebuah film komedi yang menyindir secara kuat bagaimana tingkah laku para politisi di negara Paman Sam (dan dunia?) ketika mereka sedang berusaha untuk menarik perhatian rakyat: mulai dari memanfaatkan pengaruh agama, melakukan berbagai tindakan sosial, membuka dan menyebarkan aib dari lawan politik hingga melakukan kecurangan teknis ketika berlangsungnya pemilu. Hey… all is fair in love and war… and politics, of course. Dan The Campaign yang diarahkan oleh Jay Roach (Meet the Parents: Little Fockers, 2010) harus diakui mampu menghadirkan guyonan-guyonan politik tersebut dengan cukup menghibur… meskipun naskah ceritanya terasa berjalan monoton dan cenderung datar di beberapa bagian.
Review: The Artist (2011)
Posted: February 25, 2012 in Movies, ReviewTags: Basil Hoffman, Ben Kurland, Berenice Bejo, Beth Grant, Bitsie Tulloch, Ed Lauter, James Cromwell, Jean Dujardin, Jen Lilley, Jewel Shepard, John Goodman, Ken Davitian, Malcolm McDowell, Michel Hazanavicius, Missi Pyle, Movies, Nina Siemaszko, Penelope Ann Miller, Review, The Artist, Uggie
Di era dimana kebanyakan film yang dirilis mengandalkan efek visual dan suara untuk menarik perhatian para penonton mereka, sutradara film asal Perancis, Michel Hazanavicius, justru bergerak ke arah yang berlawanan. Dengan menghadirkan sebuah penghormatan terhadap film-film bisu dan hitam putih di masa lalu, Hazanavicius menghadirkan The Artist yang murni mengandalkan kemampuan para jajaran pemerannya untuk menghadirkan ekspresi dan emosi dari jalan cerita yang ingin disampaikan. Diperkuat dengan tambahan tata musik yang hadir untuk semakin memperkuat sisi emosional jalan cerita, yang juga ditulis oleh Hazanavicius, The Artist mampu kembali membuktikan bahwa dengan pengarahan yang tepat, a good story is a good story bahkan jika cerita tersebut hadir tanpa deretan dialog maupun tampil efek yang memukau mata para penontonnya.
Review: Extremely Loud and Incredibly Close (2011)
Posted: February 16, 2012 in Movies, ReviewTags: Extremely Loud and Incredibly Close, Hazelle Goodman, Jeffrey Wright, John Goodman, Max von Sydow, Movies, Review, Sandra Bullock, Stephen Daldry, Thomas Horn, Tom Hanks, Viola Davis, Zoe Caldwell
Didasarkan pada novel berjudul sama karya Jonathan Safran Foer yang dirilis perdana pada tahun 2005, Extremely Loud and Incredibly Close adalah sebuah sudut pandang lain dalam melihat tragedi 9/11 yang menimpa masyarakat Amerika Serikat. Extremely Loud and Incredibly Close tidak mengisahkan mengenai sekumpulan karakter yang terjebak dalam gedung World Trade Center yang kemudian luluh lantak ketika diserang sekumpulan teroris. Extremely Loud and Incredibly Close juga bukan sebuah kisah dari beberapa karakter yang berhasil meloloskan diri dan selamat dari tragedi tersebut. Extremely Loud and Incredibly Close lebih menitikberatkan jalan ceritanya pada bagaimana masyarakat Amerika Serikat, khususnya sang karakter utama, hidup dalam struktur sosial yang begitu berubah seusai terjadinya tragedi tersebut. Sebuah sudut pandang yang berbeda, cukup menjanjikan, namun di tangan Stephen Daldry – yang populer karena selalu berhasil menempatkan setiap film yang ia arahkan untuk meraih nominasi Best Picture di ajang Academy Awards – Extremely Loud and Incredibly Close justru terkesan hampa dengan jarak yang begitu terbentang antara penonton dengan kisah yang dihantarkan.
Review: Red State (2011)
Posted: September 12, 2011 in Movies, ReviewTags: Anna Gunn, Betty Aberlin, Haley Ramm, James Parks, John Goodman, Kerry Bishé, Kevin Alejandro, Kevin Pollak, Kevin Smith, Kyle Gallner, Marc Blucas, Matt L. Jones, Melissa Leo, Michael Angarano, Michael Parks, Movies, Nicholas Braun, Ralph Garman, Red State, Review, Stephen Root
Sebelum merilis Jersey Girl di tahun 2004 – sebuah film yang cukup menyenangkan, sebenarnya – Kevin Smith memiliki karir penyutradaraan yang cukup terpandang. Film-film drama komedi yang ia arahkan – mulai dari Clerks (1994), Mallrats (1995), Chasing Amy (1997), Dogma (1999) hingga Jay and Silent Bob Strike Back (2001) – dikenal sebagai film-film komedi dengan tingkat kecerdasan dialog yang sangat tajam… dan tetap mampu menghibur penontonnya. Namun Smith kemudian menambah panjang daftar filmografinya dengan film-film komedi mediocre yang terasa begitu melelahkan. Smith bahkan menghasilkan Cop Out (2010) – sebuah film yang menempatkan pasangan Bruce Willis dan Tracy Morgan sebagai pasangan polisi dengan deretan dialog dan adegan tidak lucu dan sangat mengesalkan (Morgan, khususnya!).



















