Posts Tagged ‘Joanna Alexandra’

kata-hati-header

Kata Hati dimulai dengan kisah patah hati yang dialami oleh dua karakter utamanya: Randi (Boy Hamzah) yang baru saja ditinggal kekasihnya, Dera (Kimberly Ryder), karena lebih memilih untuk mengejar karirnya sebagai model serta Fila (Joanna Alexandra) yang baru menyadari bahwa sahabat yang telah ia kagumi selama 10 tahun, Adrian (Arnhezy Arczhanka), ternyata sedang menjalin cinta dengan orang lain. Satu pertemuan yang tidak disengaja di sebuah kafe akhirnya memperkenalkan dua orang yang sedang dilanda kegalauan hati tersebut satu sama lain. Dan seperti yang dapat diduga… perkenalan tersebutlah yang kemudian secara perlahan mulai menyembuhkan luka cinta di hati masing-masing.

(more…)

Berawal dari cerita pendek Cinta di Saku Belakang Celana karya Fajar Nugros yang terdapat dalam buku kumpulan cerita pendeknya yang berjudul I Didn’t Lose My Heart, I Sold it On eBay! (2010), Cinta di Saku Celana kemudian menjadi film kedua Fajar Nugros sebagai seorang sutradara setelah sebelumnya mengarahkan Queen Bee di tahun 2009. Berkisah mengenai perjuangan dan tantangan yang dihadapi oleh seorang pemuda untuk menyampaikan rasa sukanya kepada seorang gadis, cerita pendek karya Fajar Nugros tadi kemudian dikembangkan menjadi sebuah naskah cerita film layar lebar oleh Ben Sihombing (Pengejar Angin, 2011). Sayangnya, ekstensi ide yang dilakukan Ben Sihombing untuk cerita pendek Fajar Nugros tampil begitu lemah sehingga membuat Cinta di Saku Celana berjalan cenderung datar.

(more…)

Mendengarkan pernyataan “Chiska Doppert merilis sebuah film baru” akhir-akhir ini sepertinya telah menjadi mimpi buruk bagi banyak orang – khususnya kepada mereka yang setia untuk menyaksikan setiap film Indonesia yang dirilis di layar lebar. Bagaimana tidak… selain Poconggg Juga Pocong yang dirilis pada akhir tahun lalu – yang beruntung karena mendapatkan sumber ceritanya dari sebuah novel komedi berjudul sama yang populer dan kemudian mendapatkan penerjemahan naskah cerita yang berimbang – hampir tak satupun film karya Chiska selanjutnya yang dapat dikategorikan sebagai layak tonton. Chiska sepertinya telah bergerak dengan cepat di jalur bebas hambatan untuk mengejar reputasi buruk sang maestro film-film berkualitas dangkal Indonesia modern, Nayato Fio Nuala.

(more…)

Kesuksesan besar Poconggg Juga Pocong (2011) ternyata cukup membuka cara pandang Chiska Doppert bahwa ia memiliki ‘kemampuan’ lain di luar ‘kemampuan’ untuk menyutradarai film-film yang bernuansa supranatural maupun… well… film-film yang bernuansa supranatural namun berjalan sembari menawarkan komedi di dalam jalan ceritanya. Setelah merilis drama romansa remaja Bila pada bulan Februari lalu, Chiska kembali bereuni dengan bintang utama Poconggg Juga Pocong, Ajun Perwira, untuk sebuah film komedi remaja berjudul Love is Brondong. Ya… sebagian kualitas penceritaan film ini dapat dinilai dari judulnya. Sebagian penilaian lainnya dapat diambil dari penampilan jajaran pemerannya. Dan sebagian lainnya dari analisa Anda terhadap kualitas penyutradaraan Chiska di film-film sebelumnya. Sebuah susunan kalimat yang terlalu kompleks untuk menyebut Love is Brondong adalah sebuah bencana.

(more…)

Nama sutradara Hanny R Saputra sempat menjadi pembicaraan masyarakat luas Indonesia ketika film yang menjadi debut penyutradaraannya, Virgin (2004), mendapat kecaman berbagai elemen masyarakat karena dinilai membawa nilai-nilai moral dan budaya yang cenderung tidak sesuai dengan budaya ketimuran yang dianut masyarakat Indonesia. Pun begitu, hal tersebut tidak mencegah terhambatnya kepopuleran Virgin di kalangan penikmat sinema Indonesia, termasuk berhasil mengantarkan para jajaran pemerannya – Laudya Chynthia Bella dan Ardina Rasti – ke tingkat kepopuleran yang lebih tinggi lagi di masa itu.

(more…)

Sutradara The Tarix Jabrix 2 dan Bukan Malin Kundang, Iqbal Rais, kini kembali lagi dengan sebuah film drama komedi berjudul Sehidup (Tak) Semati. Selain dibintangi oleh aktris yang semakin naik daun namanya semenjak membintangi Hari Untuk Amanda, Fanny Fabriana, film ini juga dihiasi dengan banyak wajah familiar lainnya seperti Winky Wiryawan, Joanna Alexandra, Astri Nurdin hingga komedian seperti Bolot,  Henky Solaiman, Rina dan Faqih Ngatemin.

(more…)