Posts Tagged ‘Jessica Chastain’

Lawless-header

Mempertemukan kembali sutradara asal Australia, John Hillcoat (The Road, 2009), dengan penulis naskah Nick Cave (The Proposition, 2005) serta aktor langganannya, Guy Pearce, Lawless merupakan kisah yang diadaptasi dari novel berjudul The Wettest County in the World yang ditulis oleh Matt Bondurant dan berkisah mengenai kehidupan kakeknya, Jack Bondurant, serta dua kakaknya, Forrest dan Howard Bondurant, yang sempat menjadi pembuat dan penyelundup minuman keras secara ilegal di Amerika Serikat ketika negara tersebut melarang adanya segala bentuk produksi, penjualan serta distribusi minuman beralkohol pada tahun 1920 hingga tahun 1933. Sayangnya, meskipun menawarkan premis cerita dengan kapasitas dunia kejahatan serta kekerasan yang begitu kental, Lawless justru terasa… lifeless akibat pengembangan narasi yang terlalu datar serta penggalian karakter yang begitu dangkal.

(more…)

mama-header

Buang jauh harapan untuk menyaksikan sebuah drama manis jika kesan itu yang Anda dapatkan ketika membaca judul film ini. Mama memulai ceritanya dengan sebuah tragedi. Berlatar belakang waktu pada tahun 2008, ketika krisis ekonomi menghantui seluruh pelaku bisnis di muka Bumi, seorang pria yang mengalami tekanan jiwa akibat terkena dampak krisis ekonomi tersebut membunuh rekan kerjanya, istrinya serta membawa kabur dua puterinya, Victoria (Morgan McGarry) yang berusia 3 tahun serta Lily (Maya dan Sierra Dawe) yang baru berusia 1 tahun, ke pelosok kedalaman hutan untuk kemudian berniat membunuh mereka. Beruntung, di menit-menit ketika pria tersebut akan melakukan tindakannya, “sesuatu” datang menyelamatkan Victoria dan Lily, membunuh sang ayah yang tak bertanggung jawab dan lantas merawat kedua gadis cilik tersebut.

(more…)

golden-globesTake that, Oscars! Meskipun dirinya tidak dinominasikan untuk meraih Oscar di kategori Best Director, Ben Affleck berhasil membuktikan dirinya masih menjadi favorit banyak pihak ketika ia berhasil memenangkan kategori Best Director di ajang The 70th Annual Golden Globe Awards untuk arahannya dalam film Argo. Tidak hanya itu, Argo sendiri juga berhasil terpilih untuk memenangkan kategori Best Motion Picture – Drama dan menyingkirkan para pesaingnya seperti Django Unchained, Life of Pi, Lincoln dan Zero Dark Thirty. Apakah kemenangan ini akan memperbesar peluang Argo untuk memenangkan Oscar di ajang Academy Awards mendatang? We’ll see.

(more…)

oscars-2013They did it again! Tentu saja, Academy of Motion Pictures Arts and Sciences akan selalu menghadirkan kejutan dalam pemilihan nominasi Academy Awards mereka. Namun dengan tidak mengikutsertakan Ben Affleck (Argo) dan Kathryn Bigelow (Kathryn Bigelow) – yang banyak diprediksi merupakan calon nominasi yang dipastikan akan masuk – dalam nominasi Best Director? Jelas adalah sebuah kejutan besar! Menggantikan posisi Affleck dan Bigelow di posisi tersebut adalah Ben Zeitlin (Beasts of the Southern Wild) dan Michael Haneke (Amour). Sementara tiga nama lain, David O. Russell (Silver Linings Playbook), Ang Lee (Life of Pi) dan Steven Spielberg (Lincoln) merupakan nama-nama yang sebelumnya telah banyak diprediksi akan mendapatkan nominasi di kategori Best Director.

(more…)

OFCS-2Film ketiga dalam karir penyutradaraan Ben Affleck, Argo, berhasil menjadi pemenang utama dalam The 16th Annual Online Film Critics Society Awards. Argo berhasil menyisihkan The Master – yang hanya memenangkan kategori Best Director untuk Paul Thomas Anderson dan Best Supporting Actor untuk Philip Seymour Hoffman dari delapan nominasi yang diperolehnya, Holy Motors, Moonrise Kingdom dan Zero Dark Thirty untuk memenangkan kategori Best Picture. Naskah Argo yang ditulis oleh Chris Terrio juga berhasil memenangkan kategori Best Adapted Screenplay. Pemenang lainnya di ajang The 16th Annual Online Film Critics Society Awards termasuk Daniel Day-Lewis yang memenangkan Best Actor untuk penampilannya di Lincoln, Jessica Chastain yang memenangkan kategori Best Actress untuk penampilannya di Zero Dark Thirty serta Anne Hathaway yang memenangkan kategori Best Supporting Actress untuk penampilannya dalam drama musikal, Les Misérables.

(more…)

OFCS-2Film teranyar karya Paul Thomas Anderson, The Master, memimpin daftar perolehan nominasi dalam The 16th Annual Online Film Critics Society Awards dengan raihan total sebanyak delapan nominasi. The Master dinominasikan pada ketegori Best Picture, Best Director (Anderson), Best Actor (Joaquin Phoenix), Best Supporting Actor (Philip Seymour Hoffman), Best Supporting Actress (Amy Adams), Best Original Screenplay, Best Editing dan Best Cinematography. Film lain yang akan memperebutkan gelar Best Picture adalah Argo, Holy Motors, Moonrise Kingdom dan Zero Dark Thirty. Keempat sutradara yang filmnya masuk nominasi Best Picture tersebut juga berhasil meraih nominasi Best Director dan bersaing bersama Anderson.

(more…)

golden-globesLincoln semakin memperkuat posisinya sebagai kontender kuat untuk merebut gelar film terbaik di sepanjang tahun 2012. Melalui pengumuman nominasi The 70th Annual Golden Globe Awards, film yang berkisah mengenai kehidupan presiden Amerika Serikat ke-16 itu berhasil memimpin raihan nominasi dengan memperoleh tujuh nominasi, termasuk nominasi untuk Best Motion Picture – Drama, Best Director untuk Steven Spielberg dan Best Actor – Drama untuk Daniel Day-Lewis. Berada di belakang Lincoln, adalah dua film terbaru arahan Ben Affleck dan Quentin Tarantino, Argo serta Django Unchained. Kedua film berhasil mendapatkan lima nominasi sekaligus menantang Lincoln dalam peraihan gelar Best Motion Picture – Drama serta Best Director.

(more…)

Ada banyak cara yang dapat Anda lakukan ketika ingin mengadaptasi sebuah karya literatur milik William Shakespeare menjadi sebuah film. Untuk Coriolanus, Ralph Fiennes – aktor watak asal Inggris yang untuk pertama kalinya duduk di kursi penyutradaraan – memindahkan latar belakang waktu dari penceritaan Coriolanus ke masa modern namun masih tetap mempertahankan penggunaan dialog-dialog asli yang terdapat dalam naskah drama panggung yang ditulis oleh Shakespeare pada sekitar tahun 1605 hingga 1608 tersebut. Perpaduan antara unsur klasik dan modern yang diterapkan oleh Fiennes inilah yang kemudian membuat Coriolanus mampu berjalan dinamis dalam menghantarkan penceritaannya.

(more…)

Naskah cerita Texas Killing Fields yang ditulis oleh Don Ferrarone berdasarkan kisah nyata mengenai misteri pembunuhan sejumlah gadis yang terjadi di Texas, Amerika Serikat pada tahun 1984 awalnya akan diproduksi menjadi sebuah film layar lebar oleh sutradara Inggris pemenang Academy Awards, Danny Boyle.  Namun, dalam perjalanannya, Boyle menilai naskah cerita yang ditulis oleh Ferrarone tersebut terlalu kelam untuk dapat difilmkan. Hasilnya, Boyle lalu meninggalkan proyek pembuatan film tersebut untuk kemudian digantikan oleh puteri sutradara kenamaan Michael Mann, Ami Canaan Maan. Lalu bagaimana Texas Killing Fields di tangan seorang yang belum pernah duduk di kursi penyutradaraan sebelumnya?

(more…)

Setelah kesuksesan Madagascar (2005) yang berhasil meraih pendapatan sebesar US$532 juta dari peredarannya di seluruh dunia dan diikuti dengan Madagascar: Escape 2 Africa (2008) yang bahkan berhasil mengungguli pendapatan film pertamanya dengan raihan pendapatan sebesar US$603 juta, tidak mengherankan jika kemudian DreamWorks Animation melanjutkan kisah petualangan kuartet binatang asal Central Park Zoo, New York, Amerika Serikat tersebut dengan Madagascar 3: Europe’s Most Wanted – serta sebuah opsi untuk pembuatan seri keempat jika bagian ketiga franchise film ini berhasil menemukan kesuksesan yang sama. Franchise Madagascar sendiri semenjak awal memang sepertinya tidak pernah berniat untuk menjadi lebih dari sekedar sebuah hiburan bagi para penontonnya. Formula hiburan itulah yang kembali digunakan dalam Madagascar 3: Europe’s Most Wanted… yang membuat seri ketiga ini begitu terasa menjemukan terlepas dari penampilan visualnya yang mengalami peningkatan kualitas yang cukup berarti.

(more…)