Setelah sukses dengan Coraline (2009), yang selama masa rilisnya di seluruh dunia berhasil meraih total pendapatan sebesar lebih dari US$120 juta serta sebuah nominasi Best Animated Feature di ajang The 81st Annual Academy Awards, rumah produksi Laika kembali lagi dengan film animasi terbarunya, ParaNorman. Seperti halnya Coraline, ParaNorman juga adalah sebuah film animasi stop-motion bernuansa horor komedi yang memiliki latar belakang penceritaan yang cenderung kelam. Disutradarai oleh duo Sam Fell (Flushed Away, 2006) dan Chris Butler dengan naskah cerita yang ditulis oleh Butler, ParaNorman sekali lagi berhasil membuktikan kemampuan Laika untuk menghasilkan sebuah film animasi dengan tampilan visual serta jalan cerita yang kuat sekaligus mampu tampil menarik, baik pada penonton dewasa maupun para penonton muda.
Posts Tagged ‘Jeff Garlin’
Review: ParaNorman (2012)
Posted: December 5, 2012 in Movies, ReviewTags: Anna Kendrick, Ariel Winter, Bernard Hill, Casey Affleck, Chris Butler, Christopher Mintz-Plasse, Elaine Stritch, Hannah Noyes, Jeff Garlin, Jodelle Ferland, John Goodman, Kodi Smit-McPhee, Leslie Mann, Movies, ParaNorman, Review, Sam Fell, Tempestt Bledsoe, Tucker Albrizzi
Review: Cars 2 (2011)
Posted: October 12, 2011 in Movies, ReviewTags: Bonnie Hunt, Brad Lewis, Brent Musburger, Bruce Campbell, Cars 2, Cheech Marin, Colleen O'Shaughnessey, Darrell Waltrip, David Hobbs, Eddie Izzard, Edie McClurg, Emily Mortimer, Franco Nero, Guido Quaroni, Jason Isaacs, Jeff Garlin, Jeff Gordon, Jenifer Lewis, Jess Harnell, Joe Mantegna, John Lasseter, John Mainier, John Ratzenberger, John Turturro, Katherine Helmond, Larry the Cable Guy, Lewis Hamilton, Lloyd Sherr, Michael Caine, Michael Wallis, Michel Michelis, Movies, Owen Wilson, Patrick Walker, Paul Dooley, Peter Jacobson, Review, Richard Kind, Sig Hansen, Stanley Townsend, Thomas Kretschmann, Tony Shalhoub, Vanessa Redgrave, Velibor Topic
Seandainya Pixar bukanlah sebuah rumah produksi animasi yang menghasilkan film-film seperti The Incredibles (2007), WALL•E (2008), Up (2009) dan Toy Story 3 (2010), mungkin tidak akan ada seorangpun yang memandang sebelah mata terhadap Cars 2. Namun, seperti yang telah diketahui setiap penggemar film di dunia, semenjak merilis Toy Story di tahun 1995, Pixar telah tumbuh menjadi sebuah trademark akan sebuah kualitas film animasi bercitarasa tinggi yang sulit untuk disaingi rumah produksi lainnya. Di empat tahun terakhir, Pixar secara perlahan lebih meningkatkan kualitas penulisan naskah cerita film-filmnya, dengan menjadikan film-film seperti WALL•E, Up dan Toy Story 3 terkadang bahkan lebih mampu menguras emosi penontonnya jika dibandingkan dengan film-film non-animasi yang dirilis pada tahun bersamaan.
Review: Toy Story 3 (2010)
Posted: June 18, 2010 in Movies, ReviewTags: Amber Kroner, Beatrice Miller, Blake Clark, Bonnie Hunt, Brianna Maiwand, Bud Luckey, Charlie Bright, Don Rickles, Emily Hahn, Estelle Harris, Jack Angel, Jack Willis, Jan Rabson, Javier Fernandez-Peña, Jeff Garlin, Jeff Pidgeon, Joan Cusack, Jodi Benson, John Cygan, John Morris, John Ratzenberger, Kristen Schaal, Laurie Metcalf, Lee Unkrich, Lori Alan, Michael Keaton, Movies, Ned Beatty, R. Lee Ermey, Review, Richard Kind, Teddy Newton, Tim Allen, Timothy Dalton, Tom Hanks, Toy Story 3, Wallace Shawn, Whoopi Goldberg
Bagaimana Pixar selalu melakukannya? Merilis sebuah film animasi setiap tahunnya yang selalu berhasil mendapatkan klaim universal dari para penggemarnya dan berbagai tanggapan positif dari seluruh kritikus film dunia. Dan hal ini tidak hanya sekali maupun dua kali dilakukan oleh anak perusahaan Walt Disney Pictures ini. Mereka telah melakukannya sebanyak sepuluh kali pada sepuluh film layar lebar yang telah mereka rilis semenjak tahun 1995. Tanpa noda. Tanpa cela. Bagaimana mereka melakukannya?














