Hampir satu dekade semenjak Peter Jackson merilis seri terakhir trilogi The Lord of the Rings, The Lord of the Rings: The Return of the King (2003), kini sutradara asal Selandia Baru tersebut bersiap untuk menggelar sebuah trilogi cerita lainnya dengan mengadaptasi novel The Hobbit yang menjadi prekuel dari seri The Lord of the Rings karya J. R. R. Tolkien. Benar… Jackson siap untuk membuat tiga film baru berdasarkan satu novel karya Tolkien. Rasa skeptis jelas akan membayangi banyak penonton atas keputusan Jackson tersebut. Apakah dunia membutuhkan sebuah perjalanan lain ke Middle Earth? Mampukah Jackson mengulangi daya tarik serta kesuksesan kualitas berkelas dari trilogi The Lord of the Rings (2001 – 2003)? Apakah The Hobbit hanyalah sebuah proyek yang bertujuan komersial belaka? Dan sayangnya, dengan apa yang disajikan Jackson pada seri pertama The Hobbit, The Hobbit: An Unexpected Journey, rasa skeptis tersebut sepertinya tidak akan begitu cepat menghilang dari benak banyak orang.
Posts Tagged ‘James Nesbitt’
Review: The Hobbit: An Unexpected Journey (2012)
Posted: December 16, 2012 in Movies, ReviewTags: Adam Brown, Aidan Turner, Andy Serkis, Barry Humphries, Benedict Cumberbatch, Bret McKenzie, Cate Blanchett, Christopher Lee, Dean O'Gorman, Elijah Wood, Graham McTavish, Hugo Weaving, Ian Holm, Ian McKellen, James Nesbitt, Jed Brophy, Jeffrey Thomas, John Callen, John Rawls, Ken Stott, Kiran Shah, Lee Pace, Manu Bennett, Mark Hadlow, Martin Freeman, Mike Mizrahi, Movies, Peter Hambleton, Peter Jackson, Review, Richard Armitage, Stephen Hunter, Sylvester McCoy, The Hobbit, The Hobbit: An Unexpected Journey, The Lord of the Rings, William Kircher
5
Review: Coriolanus (2011)
Posted: August 8, 2012 in Movies, ReviewTags: Ashraf Barhom, Brian Cox, Coriolanus, Dragan Mićanović, Gerard Butler, Harry Fenn, James Nesbitt, Jessica Chastain, John Kani, Jon Snow, Lubna Azabal, Movies, Paul Jesson, Radoslav Milenković, Ralph Fiennes, Review, Slavko Štimac, Vanessa Redgrave
Ada banyak cara yang dapat Anda lakukan ketika ingin mengadaptasi sebuah karya literatur milik William Shakespeare menjadi sebuah film. Untuk Coriolanus, Ralph Fiennes – aktor watak asal Inggris yang untuk pertama kalinya duduk di kursi penyutradaraan – memindahkan latar belakang waktu dari penceritaan Coriolanus ke masa modern namun masih tetap mempertahankan penggunaan dialog-dialog asli yang terdapat dalam naskah drama panggung yang ditulis oleh Shakespeare pada sekitar tahun 1605 hingga 1608 tersebut. Perpaduan antara unsur klasik dan modern yang diterapkan oleh Fiennes inilah yang kemudian membuat Coriolanus mampu berjalan dinamis dalam menghantarkan penceritaannya.
3.617253
98.688317













