Posts Tagged ‘James Gandolfini’

violet-daisy-header

Usai kesuksesannya dalam menuliskan naskah cerita untuk film Precious: Based on the Novel “Push” by Sapphire (2009) – yang berhasil memberikannya berbagai penghargaan, termasuk sebuah Academy Awards untuk kategori Best Adapted Screenplay – Geoffrey Fletcher melanjutkan karirnya di dunia film dengan Violet & Daisy, sebuah film yang tidak hanya ia tuliskan naskah ceritanya namun juga menandai debut Fletcher sebagai seorang sutradara. Berbeda dari nada penceritaan Precious: Based on the Novel “Push” by Sapphire yang cenderung depresif, Fletcher merancang Violet & Daisy sebagai sebuah drama aksi komedi dengan balutan adegan aksi berdarah yang kemungkinan besar akan mengingatkan banyak orang akan film-film karya Quentin Tarantino. Dan meskipun harus diakui bahwa naskah cerita film ini terasa lemah di beberapa bagiannya, namun Fletcher berhasil menggarap Violet & Daisy menjadi sebuah sajian yang cukup menghibur, khususnya berkat dukungan penampilan solid dari Saoirse Ronan, Alexis Bledel dan James Gandolfini.

(more…)

Killing-Them-Softly-header

Membutuhkan waktu lima tahun bagi sutradara asal Australia, Andrew Dominik, untuk memproduksi dan merilis film ketiganya, Killing Them Softly, untuk mengikuti kesuksesan kritikal The Assasination of Jesse James by the Coward Robert Ford yang dirilis pada tahun 2007 lalu. Sama seperti film keduanya tersebut – maupun film perdananya, Chopper (2000) – Killing Them Softly masih memiliki alur penceritaan yang berfokus pada karakter-karakter yang hidup dalam kelamnya dunia kriminal. Diadaptasi sendiri oleh Dominik dari novel karya George V. Higgins yang berjudul Cogan’s Trade (1974), Killing Them Softly jelas masih akan mampu memuaskan mereka yang memang menggemari cara Dominik dalam mengarahkan sebuah cerita yang dipenuhi dengan dialog-dialog tajam, meskipun, harus diakui, Killing Them Softly tidak memiliki plot cerita sekuat The Assasination of Jesse James by the Coward Robert Ford yang fenomenal tersebut.

(more…)

Welcome to the Rileys adalah sebuah film yang menceritakan bagaimana seseorang dapat bangkit dari sebuah kematian. Tidak, bukan dalam artian supernatural atau mistis yang mungkin akan dibayangkan setiap orang ketika mendengarkan frasa tersebut. Welcome to the Rileys mengisahkan bagaimana perjuangan beberapa orang untuk bangkit dari kematian orang yang mereka sayangi dengan cara memberikan rasa kasih yang masih ada di dalam diri mereka kepada orang lain yang membutuhkannya. Diisi dengan jajaran pemeran yang dengan sempurna memainkan peran mereka, Welcome to the Rileys menjadi film yang akan membungkam mulut mereka yang masih meragukan kemampuan akting seorang Kristen Stewart jika penampilannya dalam The Runaways (2010) masih belum cukup untuk melakukan hal tersebut.

(more…)

Tentu akan ada banyak sisi yang dapat Anda ambil ketika Anda sedang berbicara masalah konflik yang ada di dunia. Perang Irak, contohnya. Akan ada berbagai sisi yang dapat digali dari sebuah perang Irak daripada hanya menggambarkannya melalui suasana di tengah medan perang. The Hurt Locker terbukti berhasil membuat sisi pandang yang lain, yang lebih personal terhadap subjek tersebut.

(more…)

Where the Wild Things Are adalah sebuah film fantasi yang diadaptasi oleh sutradara Spike Jonze dari sebuah buku anak-anak populer berjudul sama karya Maurice Sendak yang dirilis pada tahun 1963. Walt Disney Pictures sendiri pernah membeli hak pembuatan versi film dari buku ini pada awal 80-an untuk diadaptasi menjadi sebuah film animasi yang akan menggabungkan karakter yang digambarkan secara animasi tradisional dan digabung dengan setting yang dibuat oleh komputer.

(more…)