Diangkat dari cerita pendek berjudul Ghost Walker karya Ian MacKenzie Jeffers, yang bersama sutradara Joe Carnahan (The A-Team, 2010) juga menyusun naskah cerita untuk film ini, The Grey mengisahkan mengenai sekelompok pekerja pertambangan minyak di hari terakhir mereka bekerja. Setelah selama lima minggu terdampar di dinginnya hamparan luas Alaska, para pekerja tersebut akhirnya dapat kembali ke rumah mereka masing untuk mendapatkan masa istirahat mereka. Salah satu diantara para pekerja tersebut adalah John Ottway (Liam Neeson), yang di hari terakhir dirinya bekerja, menuliskan sebuah surat untuk istri (Anne Openshaw) yang semenjak beberapa lama selalu terbayang di benaknya untuk kemudian melakukan sebuah usaha bunuh diri. Lolongan seekor serigala kemudian membatalkan rencana tersebut.
Posts Tagged ‘Jacob Blair’
Review: The Grey (2012)
Posted: February 23, 2012 in Movies, ReviewTags: Anne Openshaw, Ben Bray, Dallas Roberts, Dermot Mulroney, Frank Grillo, Jacob Blair, James Badge Dale, Joe Anderson, Joe Carnahan, Liam Neeson, Movies, Nonso Anozie, Review, The Grey
Review: Wrecked (2011)
Posted: August 11, 2011 in Movies, ReviewTags: Adrian Holmes, Adrien Brody, Caroline Dhavernas, Jacob Blair, Mark McConchie, Michael Greenspan, Movies, Review, Ryan Robbins, Wrecked
Hollywood sepertinya semakin memahami bahwa mereka tidak membutuhkan sebuah naskah cerita yang memerlukan deretan latar belakang luas untuk menghasilkan sebuah film yang menarik. Yang mereka butuhkan hanyalah seorang (atau beberapa) aktor yang dapat tampil menarik dan memikat perhatian para penontonnya di sepanjang penceritaan film tersebut. Seirama dengan Frozen, Buried dan 127 Hours yang dirilis tahun lalu, Wrecked menempatkan aktor utamanya, Adrien Brody, sebagai pusat perhatian satu-satunya di dalam sebuah film yang juga menggunakan latar belakang kisah dan lokasi yang begitu terbatas. Jelas merupakan sebuah kesempatan besar bagi Brody untuk menunjukkan kapasitas dramanya setelah rangkaian pilihan peran pasca kemenangan Academy Award-nya yang cenderung selalu berakhir mengecewakan.













