Posts Tagged ‘Indonesian Cinema’

Mentari dari Kurau (F1 Pictures, 2014)

Mentari dari Kurau (F1 Pictures, 2014)

Here we go again. Meskipun fakta menunjukkan bahwa film-film dengan tema penceritaan sejenis tidak lagi begitu menarik perhatian penonton film Indonesia, namun kehadiran film-film drama keluarga yang disajikan dengan alur penceritaan yang begitu melodramatis ternyata masih menjadi pilihan untuk diproduksi bagi beberapa pembuat film Indonesia. Mentari dari Kurau yang diarahkan oleh Revo S. Rurut – yang juga bertindak sebagai produser dan penulis naskah bagi film ini, juga merupakan sebuah film yang menggunakan premis sama yang telah semakin familiar (dan melelahkan) di industri film Indonesia: perjuangan seorang karakter yang terlepas dari berbagai kesulitan yang dihadapinya berusaha untuk meraih kualitas hidup yang lebih baik bagi dirinya serta orang yang paling dicintainya. Terdengar klise? Memang. Dan sayangnya, lagi-lagi, premis tersebut dieksekusi demikian lemah sehingga menghasilkan sebuah presentasi yang sangat jauh dari kesan sebagai sebuah sajian yang berkelas.

(more…)

Retak Gading (Kakilangit Pictures, 2014)

Retak Gading (Kakilangit Pictures, 2014)

Retak Gading berkisah mengenai perjuangan seorang gadis bernama Gading (Chelsy Liven) dalam menghadapi berbagai permasalahan asmara yang menghampiri kehidupannya. Awalnya, Gading telah menemukan sosok pendamping yang begitu sempurna dalam diri seorang pria tampan dengan kepribadian baik yang bernama Bintang (Detri Warmanto). Sayang, beberapa bulan setelah menjalin hubungan asmara, Bintang secara tiba-tiba memutuskan jalinan kasih mereka tanpa alasan yang jelas. Parahnya, Bintang kemudian menghilang begitu saja dari kehidupan Gading. Jelas saja Gading menderita patah hati yang begitu mendalam. Hanya ibunya (Christine Hakim) seorang yang mampu mendamaikan jiwa Gading di tengah rundungan rasa sakit yang dirasakannya.

(more…)

Killers (Nikkatsu/Guerilla Merah Films/Damn Inc./Media Prima Production/PT Merantau Films/Million Pictures/Holy Bastard, 2014)

Killers (Nikkatsu/Guerilla Merah Films/Damn Inc./Media Prima Production/PT Merantau Films/Million Pictures/Holy Bastard, 2014)

Dalam Killers, sebuah film thriller terbaru arahan duo Timo Tjahjanto dan Kimo Stamboel – atau yang lebih familiar dengan sebutan The Mo Brothers (Rumah Dara, 2010), garis kehidupan dua orang pria yang berasal dari dua negara dan latar kehidupan berbeda namun sama-sama menyimpan sebuah sisi gelap yang mengerikan di dalam diri mereka akan segera bertemu satu sama lain. Pria pertama bernama Nomura Shuhei (Kazuki Kitamura), seorang eksekutif muda asal Tokyo, Jepang yang meskipun memiliki wajah tampan dan mudah disukai banyak orang namun memiliki kegemaran untuk membunuh dan mendokumentasikan kegemarannya tersebut dalam bentuk video. Tidak berhenti disana, Nomura dengan giat mengunggah rekaman-rekaman video pembunuhannya ke internet demi mendapatkan kepuasan setelah mengetahui bahwa “mahakarya” yang ia hasilkan telah dilihat jutaan pasang mata.

(more…)

7 Misi Rahasia Sophie (Starvision Plus, 2014)

7 Misi Rahasia Sophie (Starvision Plus, 2014)

Setelah The Legend of Trio Macan (2013), Billy Christian melanjutkan karir penyutradaraan film layar lebarnya dengan sebuah film drama romansa remaja berjudul 7 Misi Rahasia Sophie. Dengan naskah cerita yang ditulis oleh Anggoro Saronto (Sang Kiai, 2013), 7 Misi Rahasia Sophie mencoba untuk menelusuri kisah persahabatan antara dua remaja yang dibalut dengan satir mengenai kegemaran kaum muda modern untuk mendokumentasikan diri dan kegiatan mereka di dunia maya. Sebuah ide cerita yang sebenarnya begitu sederhana namun masih cukup menarik. Sayangnya, kesederhanaan ide cerita tersebut kemudian gagal untuk mendapatkan pengembangan yang kuat. Akhirnya, di sepanjang 98 menit durasi penceritaan filmnya, 7 Misi Rahasia Sophie seringkali terasa datar secara emosional dalam penyajian kisahnya.

(more…)

Comic 8 9Falcon Pictures, 2014)

Comic 8 (Falcon Pictures, 2014)

Bahkan hanya dengan dua film layar lebar yang baru diarahkannya, Mama Cake (2012) dan Coboy Junior the Movie (2013), Anggy Umbara telah mampu mencuri perhatian para penikmat film Indonesia – kebanyakan karena kegemarannya untuk menampilkan visualisasi dari cerita filmnya dengan warna-warna benderang maupun tampilan a la komik yang begitu terkesan eksentrik. Kegemarannya tersebut kembali ia hadirkan dalam Comic 8, sebuah film aksi komedi yang menampilkan penampilan akting dari delapan pelaku stand up comedy – atau yang lebih akrab dikenal dengan sebutan komik – yang saat ini tengah meraih popularitas yang cukup tinggi di Indonesia. Momen-momen komedi memang mampu mengalir lancar dalam pilihan ritme penceritaan cepat yang dipilihkan Anggy untuk film ini. Namun, naskah yang terasa lemah dalam eksplorasi ceritanya seringkali membuat Comic 8 banyak menghabiskan durasi filmnya dalam atmosfer penceritaan yang cenderung datar daripada tampil benar-benar menghibur penontonnya.

(more…)

12 Menit (Big Pictures Production/Cinevisi, 2014)

12 Menit (Big Pictures Production/Cinevisi, 2014)

Pernah mendengar tentang Grand Prix Marching Band? Well… Grand Prix Marching Band adalah sebuah kompetisi tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Yayasan Grand Prix Marching Band dan diikuti oleh kelompok orkes barisan yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia. Diadakan semenjak 1982, ajang kompetisi ini biasanya digelar pada setiap bulan Desember di tiap tahunnya dan memperebutkan Piala Presiden bagi kelompok orkes barisan pemenang utamanya. Anyway… film terbaru arahan Hanny R Saputra (Love is U, 2012), 12 Menit, adalah sebuah film drama yang mengikuti perjalanan satu tim orkes barisan asal Bontang, Kalimantan Timur dalam usaha mereka untuk mengikuti Grand Prix Marching Band di Jakarta. Tidak menawarkan sesuatu yang baru dalam formula penceritaannya namun penggarapan film yang cukup apik membuat 12 Menit mampu menghasilkan momen-momen emosional yang jelas akan membekas selama lebih dari 12 menit di hati para penontonnya.

(more…)

a-year-in-review-2013Baiklah. Waktunya untuk meninggalkan berbagai kenangan buruk di sinema dan mengingat kembali film-film terbaik yang telah dirilis pada sepanjang tahun 2013 lalu. First of allAt the Movies akan menghadirkan Best Indonesian Movies of 2013. Sama seperti tahun 2012, secara komersial, industri film Indonesia terasa begitu goyah di paruh awal tahun ketika banyak film Indonesia yang dirilis gagal untuk menarik perhatian penonton untuk kemudian menghilang begitu saja ketika baru dirilis dalam tempo yang begitu terbatas. Namun, secara perlahan, beberapa film seperti Cinta Brontosaurus, Coboy Junior the Movie serta Taman Lawang berhasil membawa euforia tersendiri bagi penonton film Indonesia dan membuat ketiganya mampu meraih jumlah raihan di atas lima ratus ribu penonton. Keberhasilan tersebut bahkan mencapai puncaknya ketika dua rilisan di bulan Desember, 99 Cahaya di Langit Eropa dan Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck, mampu meraih lebih dari satu juta penonton.

(more…)