Cinta Tapi Beda mengisahkan hubungan percintaan berliku antara dua karakter yang berasal dari latar belakang agama dan kepercayaan yang berbeda, Cahyo (Reza Nangin) dan Diana (Agni Pratistha). Cahyo, yang berasal dari keluarga Muslim yang taat di Yogjakarta, adalah seorang juru masak berbakat yang bekerja di salah satu restoran paling populer di Jakarta. Sementara itu, Diana, yang berasal dari keluarga dengan latar belakang kepercayaan Katolik di Padang, merupakan seorang mahasiswi jurusan tari yang saat ini sedang akan menghadapi ujian akhirnya. Keduanya secara tidak sengaja bertemu di sanggar tari yang dikelola oleh bibi Cahyo, Dyah Murtiwi (Nungky Kusumastuti). Pertemuan tersebut kemudian secara perlahan berlanjut menjadi hubungan percintaan yang akhirnya tidak dapat memisahkan keduanya.
Posts Tagged ‘Hestu Saputra’
Review: Cinta Tapi Beda (2012)
Posted: December 29, 2012 in Movies, ReviewTags: Agni Pratistha, Agus Kuncoro, Aris Gepeng, Asian Cinema, August Melasz, Ayu Dyah Pasha, Choky Sitohang, Cinta Tapi Beda, Hanung Bramantyo, Hestu Saputra, Hudson Prananjaya, Indonesian Cinema, Jajang C Noer, Leroy Osmani, Movies, Nungky Kusumastuti, Rara Nawangsih, Ratu Felisha, Review, Reza Nangin, Sitoresmi Prabuningrat, Suharyoso
Review: Pengejar Angin (2011)
Posted: November 4, 2011 in Movies, ReviewTags: Agus Kuncoro, Asian Cinema, Dapunta, Giorgino Abraham, Hanung Bramantyo, Helmy Yahya, Hestu Saputra, Indonesian Cinema, Leroy Osmani, Lukman Sardi, Mathias Muchus, Movies, Pengejar Angin, Qausar Harta Yudana, Review, Siti Helda Meilita, Wanda Hamidah
Well… sepertinya tidak ada yang dapat menghentikan langkah Hanung Bramantyo untuk terus merilis film-filmnya. Setelah merilis dua film yang lumayan berhasil merebut kesuksesan komersial, Tanda Tanya dan Tendangan Dari Langit, kini sutradara pemenang Piala Citra ini kembali lagi dengan film ketiganya untuk tahun ini, Pengejar Angin. Berbeda dengan dua film sebelumnya, Hanung kali ini berbagi kredit penyutradaraan bersama Hestu Saputra, sutradara berusia 26 tahun yang dahulu pernah menjadi asisten Hanung ketika mengarahkan Get Married 2 (2009). Sayangnya, meskipun telah melibatkan dua nama dalam pengarahan filmnya, naskah cerita Pengejar Angin yang ditulis oleh Ben Sihombing (Senggol Bacok, 2010) harus diakui terlalu lemah dengan banyaknya lubang-lubang penceritaan yang dapat ditemukan di sepanjang penceritaan film.













