Film karya Lola Amaria, Minggu Pagi di Victoria Park, berhasil terpilih sebagai Film Jawara dalam 1st Indonesian Movie Bloggers Choice Awards. Film tersebut juga berhasil memenangkan Sutradara Jawara untuk Lola Amaria dan Pelakon Pendukung Wanita Jawara untuk Ella Hamid. Sementara itu, seperti yang dapat diduga, film populer karya Christopher Nolan, Inception, berhasil berjaya di kategori film asing. Inception berhasil memenangkan empat kategori, termasuk untuk Film Jawara, Sutradara Jawara untuk Christopher Nolan, Kumpulan Pelakon Jawara serta Trailer Jawara.
Posts Tagged ‘Hari Untuk Amanda’
A Year in Review: Best Indonesian Movies of 2010
Posted: January 1, 2011 in Movies, Personal, Review, Top 10Tags: 3 Hati Dua Dunia Satu Cinta, Aku atau Dia?, Alangkah Lucunya (Negeri Ini), Hari Untuk Amanda, I Know What You Did On Facebook, Indonesian Cinema, Menebus Impian, Merah Putih II: Darah Garuda, Minggu Pagi di Victoria Park, Movies, Review, Rumah Dara, Sang Pencerah, Top 10
Walau secara kuantitas film Indonesia yang dirilis di layar bioskop Indonesia untuk tahun ini mencapai kenaikan jumlah yang signifikan, namun cukup ironis untuk mengingat kualitas film-film yang beredar tersebut masih banyak yang berada di bawah kualitas yang diharapkan. Film-film berkualitas picisan, bahkan terkadang berkualitas sama sekali tidak layak tonton, masih sering ditemukan beredar di layar bioskop Indonesia setiap bulannya di tahun 2010. Bukan murni salah para produser film. Ketika pasar masih terlihat berminat besar untuk menyaksikan film-film berkualitas sampah tersebut, tentu produser dengan senang hati akan menjawab dan terus memberikan film-film berkualitas kerdil tersebut kepada mereka.
Festival Film Indonesia 2010 Nominations List
Posted: December 3, 2010 in Awards, Festival Film Indonesia, MoviesTags: 3 Hati Dua Dunia Satu Cinta, 7 Hati 7 Cinta 7 Wanita, Alangkah Lucunya (Negeri Ini), Angga Dwimas Sasongko, Awards, Awi Suryadi, Azrul Dahlan, Benni Setiawan, Cinta 2 Hati Dilema..., Deddy Mizwar, Edo Borne, Ella Hamid, Fanny Fabriana, Festival Film Indonesia, Happy Salma, Hari Untuk Amanda, Henidar Amroe, I Know What You Did On Facebook, Indonesian Cinema, Intan Kiflie, Jaja Miharja, Jajang C Noer, Kimmy Jayanti, Laura Basuki, Lola Amaria, Lukman Sardi, Minggu Pagi di Victoria Park, Movies, Oka Antara, Rasyid Karim, Red CobeX, Reza Rahadian, Tika Bravani, Tio Pakusadewo, Titi Sjuman
Sebenarnya, di tengah persaingan antara banyak film-film berkualitas, adalah sangat wajar bila sebuah film yang dianggap sangat berpotensial untuk memenangkan banyak penghargaan ternyata tidak mendapatkan perhatian sedikitpun. Namun, tentu hal tersebut akan terdengar cukup mengherankan bila hal tersebut datang dari sebuah industri film yang kebanyakan film yang dihasilkannya adalah film-film berkualitas ‘buruk.’ Dan akan lebih sangat mengherankan lagi bila salah satu dari hanya beberapa film terbaik yang dihasilkan pada satu tahun di industri film tersebut malah sama sekali tidak mendapatkan perhatian dari sebuah penghargaan film terbesar di industri film tersebut.
Review: Hari Untuk Amanda (2010)
Posted: May 9, 2010 in Movies, ReviewTags: Aida Nurmala, Angga Dwimas Sasongko, Asian Cinema, Fanny Fabriana, Hari Untuk Amanda, Hengky Solaiman, Ida Kusumah, Indonesian Cinema, Indra Herlambang, Kinaryosih, Movies, Noveleta Dinar, Oka Antara, Review, Reza Rahadian, Rina Hasyim
Hari Untuk Amanda adalah sebuah film drama yang diarahkan oleh sutradara muda, Angga Dwimas Sasongko. Film ini pada awalnya akan dirilis tahun lalu, namun karena beberapa hal, Hari Untuk Amanda kemudian mengalami penundaaan rilis hingga awal tahun ini — yang mungkin sedikit menjelaskan mengapa gaya rambut Reza Rahardian berbeda antara poster dengan filmnya.














