Setelah seri ketiga dari franchise X-Men, X-Men: The Last Stand (2006), yang diarahkan oleh Brett Ratner mendapatkan banyak kritikan tajam dari para kritikus film dunia – hal yang kemudian dialami juga oleh spin-off prekuel dari franchise tersebut, X-Men Origins: Wolverine (2009) arahan Gavin Hood – Marvel Studios dan 20th Century Fox sebagai pihak produser kemudian memutuskan untuk memberikan sebuah prekuel penuh bagi franchise X-Men yang kini telah berusia sebelas tahun itu. Dalam X-Men: First Class, penonton dibawa jauh kembali menuju masa – masa ketika Professor X masih belum mengalami kebotakan dan lebih dikenal dengan nama Dr Charles Xavier, Magneto – juga masih lebih dikenal dengan nama Erik Lensherr – belum menemukan dan menggunakan topi baja anehnya serta keduanya masih menjalami masa-masa indah persahabatan mereka.
Posts Tagged ‘Glenn Morshower’
Review: X-Men: First Class (2011)
Posted: September 24, 2011 in Movies, ReviewTags: Aleksander Krupa, Annabelle Wallis, Álex González, Brendan Fehr, Caleb Landry Jones, Don Creech, Edi Gathegi, Glenn Morshower, James McAvoy, James Remar, January Jones, Jason Flemyng, Jennifer Lawrence, Kevin Bacon, Lucas Till, Matt Craven, Matthew Vaughn, Michael Fassbender, Michael Ironside, Movies, Nicholas Hoult, Oliver Platt, Rade Sherbedgia, Ray Wise, Review, Rose Byrne, X-Men: First Class, Zoë Kravitz
Review: Transformers: Dark of the Moon (2011)
Posted: August 6, 2011 in Movies, ReviewTags: Alan Tudyk, Bill O'Reilly, Buzz Aldrin, Charlie Adler, Elya Baskin, Frances McDormand, Francesco Quinn, Frank Welker, George Coe, Glenn Morshower, Greg Berg, Hugo Weaving, James Remar, Jess Harnell, John DiMaggio, John Malkovich, John Turturro, Josh Duhamel, Julie White, Keith Szarabajka, Ken Jeong, Kevin Dunn, Leonard Nimoy, Lester Speight, Michael Bay, Movies, Patrick Dempsey, Peter Cullen, Reno Wilson, Review, Robert Foxworth, Ron Bottitta, Rosie Huntington-Whiteley, Shia LaBeouf, Tom Kenny, Transformers: Dark of the Moon, Tyrese Gibson
Adalah sebuah pengetahuan umum bagi setiap pecinta film di dunia bahwa Michael Bay adalah seorang sutradara yang sangat handal ketika ia menghantarkan sebuah film yang disertai dengan begitu banyak adegan ledakan yang memerlukan tingkat pengarahan special effect yang tinggi. Namun, merupakan rahasia umum pula bahwa dalam setiap film-film yang diarahkan oleh Bay, tidak seorangpun seharusnya mengharapkan adanya pengembangan karakter yang jelas, kontinuitas jalan cerita yang terjaga maupun aliran emosi yang akan mampu membuat penonton peduli dengan apa yang terjadi pada setiap karakter di film yang mereka tonton. Transformers: Dark of the Moon sepertinya menjadi sebuah pembuktian kembali atas kenyataan tersebut.













