Nama Rob Cohen jelas bukanlah salah satu nama sutradara Hollywood yang karya-karyanya banyak dinantikan pada saat ini. Sukses dengan The Fast and the Furious (2001) serta xXx (2002), karir Cohen secara perlahan mulai mengalami penurunan setelah mengarahkan Stealth (2005) – yang gagal total baik secara kritikal maupun secara komersial – serta The Mummy: Tomb of the Dragon Emperor (2008) – yang sukses menghasilkan pendapatan sebesar US$400 juta dari peredarannya di seluruh dunia namuan mendapatkan kritikan tajam dari banyak kritikus film maupun penggemar franchise The Mummy sendiri. Empat tahun berselang, Cohen kembali ke kursi penyutradaraan untuk mengarahkan Alex Cross, sebuah film yang mengadaptasi seri novel popular karya James Patterson berjudul Cross. Well… dengan kualitas yang dihantarkan Cohen pada Alex Cross, sepertinya tidak ada seorangpun yang akan merindukan kehadiran karya Cohen jika ia memutuskan untuk tidak menyutradarai film apapun lagi dalam waktu empat tahun mendatang. Atau lebih.
Posts Tagged ‘Giancarlo Esposito’
Review: Alex Cross (2012)
Posted: October 26, 2012 in Movies, ReviewTags: Alex Cross, Carmen Ejogo, Cicely Tyson, Edward Burns, Giancarlo Esposito, Jean Reno, Jessalyn Wanlim, John C. McGinley, Matthew Fox, Movies, Rachel Nichols, Review, Rob Cohen, Sayeed Shahidi, Stephanie Jacobsen, Tyler Perry, Yara Shahidi
Review: Rabbit Hole (2010)
Posted: December 16, 2010 in Movies, ReviewTags: Aaron Eckhart, Dianne Wiest, Giancarlo Esposito, John Cameron Mitchell, Jon Tenney, Mike Doyle, Miles Teller, Movies, Nicole Kidman, Patricia Kalember, Phoenix List, Rabbit Hole, Review, Sandra Oh, Tammy Blanchard
Seringkali, penampilan terbaik seorang aktor atau aktris dalam sebuah film akan muncul ketika memerankan karakter yang sedang berada dalam keadaan duka mendalam. Karakter-karakter ini biasanya akan mampu memberikan kesempatan bagi sang aktor atau sang aktris untuk tidak hanya menunjukkan kemampuan akting mereka, namun juga kesempatan untuk menunjukkan tingkat emosional yang mampu menyentuh siapapun yang menyimak jalan cerita film tersebut. Sayangnya, seringkali pula, karakter maupun film yang memuat tema mengenai duka tersebut kemudian akan terjebak dalam berbagai hal-hal klise khas sinema Hollywood dalam menceritakan kisahnya. Untungnya, Rabbit Hole bukan salah satu diantara film tersebut.













