Posts Tagged ‘Génesis Rodríguez’

HOURS / Director Eric Heisserer

Sebagai seorang aktor, Paul Walker memang tidak pernah dikenal sebagai sosok yang memiliki jangkauan dramatikal yang kuat. Semenjak berperan sebagai Brian O’Conner dalam The Fast and the Furious (2001) – film aksi yang berhasil mengangkat namanya ke jajaran aktor papan atas Hollywood serta kemudian berkembang menjadi rangkaian seri film karena kesuksesannya dan terus ia perankan hingga Fast and Furious 6 yang dirilis tahun lalu – nama Walker memang lebih identik dengan film-film pemacu adrenalin yang (sepertinya) memang tidak memberikan tantangan yang begitu berarti bagi kemampuan akting Walker. Meskipun begitu, penampilannya dalam film-film seperti Varsity Blues (1999), Eight Below (2006) dan Running Scared (2006), cukup berhasil membuktikan bahwa dirinya memiliki kapabilitas berperan yang cukup kuat jika diberikan wilayah penceritaan yang memadai.

(more…)

Identity-Thief-header

Sesungguhnya… Jason Bateman dan Melissa McCarthy adalah dua komedian Hollywood yang sepertinya selalu mampu untuk memberikan performa terbaik dalam setiap penampilan mereka. Sayangnya, performa sebaik apapun yang berusaha dihadirkan keduanya kemungkinan besar tidak akan dapat meningkatkan kualitas Identity Thief lebih jauh lagi. Permasalahan terbesar dalam film ini terletak pada naskah cerita arahan Craig Mazin (The Hangover Part II, 2011). Mazin terkesan hanya memanfaatkan pola penceritaan mengenai perjalanan yang dilakukan oleh dua karakter yang saling bertolak belakang untuk kemudian menghadirkan deretan guyonan dewasa tanpa pernah benar-benar berhasil mengelolanya dengan baik. Hasilnya, daripada menghasilkan sebuah sajian komedi yang kuat, Identity Thief justru menjelma menjadi sebuah presentasi komedi yang kasar dan gagal untuk tampil menghibur.

(more…)

the-last-stand-header

Hal yang paling menarik dalam The Last Stand sendiri bukanlah untuk melihat bagaimana seorang Arnold Schwarzenegger yang telah berusia 65 tahun harus beraksi melawan siapapun yang harus dilawannya dalam jalan cerita film ini. Film ini lebih layak disaksikan untuk melihat bagaimana sutradara asal Korea Selatan, Kim Ji-woon (I Saw the Devil, 2010), menangani film Hollywood perdananya. Sejujurnya, atmosfer penyutradaraan Kim masih dapat dirasakan di banyak adegan di film ini. Namun sayangnya, tidak seperti kebanyakan film yang ia arahkan terdahulu, kali ini Kim tidak mendapatkan dukungan sebuah naskah cerita yang kuat. Hasilnya, kekuatan pengarahan cerita Kim jelas terasa seperti terjebak di tengah-tengah deretan adegan dan karakter klise yang terbiasa hadir dalam sebuah film aksi. Welcome to Hollywood, Kim!

(more…)

Dianggap sebagai sebuah kitab suci bagi para wanita hamil di Amerika Serikat – dimana diperkirakan 93% wanita hamil di negara tersebut menjadikan buku ini sebagai bacaan wajibnya, What to Expect When You’re Expecting adalah sebuah buku yang berformat deretan pertanyaan dan jawaban mengenai kehamilan yang ditulis oleh Heidi Murkoff dan Sharon Mazel serta diterbitkan pertama kali pada tahun 1984. Walau sama sekali tidak mengandung garis cerita di dalamnya, Hollywood mengambil inspirasi mengenai berbagai peristiwa dan proses yang terjadi dalam kehamilan dari buku tersebut dan menjadikannya sebuah naskah film drama komedi romantis dengan bantuan duo penulis naskah, Shauna Cross (Whip It, 2009) dan Heather Hach (Freaky Friday, 2003).

(more…)