Kapan terakhir kali Anda menyaksikan sebuah film arahan Tim Burton yang sama sekali tidak melibatkan kehadiran Johnny Depp ataupun Helena Bonham Carter? Well… that was long, long, long time ago. Tepatnya di tahun 1996 ketika Burton merilis Mars Attacks!. Dan sejujurnya, Burton memang benar-benar membutuhkan penyegaran dalam film-film yang ia hasilkan. Bukan hanya ia harus berhenti menempatkan Depp sebagai karakter yang selalu berpakaian aneh atau mendandani Bonham Carter dengan rambut palsu besar yang berwarna-warni, namun Burton sepertinya memang harus kembali menyegarkan ide-ide yang ada di kepalanya agar setiap film yang ia hasilkan tidak terlihat memiliki jalan cerita yang monoton antara satu dengan yang lain. Mungkin akan ada gunanya jika Burton mengunjungi kembali beberapa karya awalnya di masa lampau… seperti film pendek berjudul Frankenweenie yang dulu pernah ia hasilkan pada tahun 1984. (more…)
Posts Tagged ‘Frank Welker’
Review: Frankenweenie (2012)
Posted: October 26, 2012 in Movies, ReviewTags: Atticus Shaffer, Catherine O'Hara, Charlie Tahan, Christopher Lee, Conchata Ferrell, Dee Bradley Baker, Frank Welker, Frankenweenie, James Hiroyuki Liao, Jeff Bennett, Martin Landau, Martin Short, Movies, Review, Robert Capron, Tim Burton, Tom Kenny, Winona Ryder
Review: The Smurfs (2011)
Posted: October 7, 2011 in Movies, ReviewTags: Alan Cumming, Anton Yelchin, B. J. Novak, Frank Welker, Fred Armisen, Gary Basaraba, George Lopez, Hank Azaria, Jayma Mays, Jeff Foxworthy, Joan Rivers, Joel McCrary, John Kassir, John Oliver, Jonathan Winters, Katy Perry, Kenan Thompson, Liz Smith, Michael Musto, Movies, Neil Patrick Harris, Olivia Palermo, Paul Reubens, Raja Gosnell, Review, Sofía Vergara, The Smurfs, Tim Gunn, Tom Colicchio, Tom Kane, Wolfgang Puck
Well… penonton seharusnya tahu kualitas seperti apa yang akan mereka dapatkan ketika memilih untuk menyaksikan sebuah film yang disutradarai oleh seorang sutradara yang sebelumnya menghasilkan film-film semacam Scooby-Doo 2: Monsters Unleased (2004) dan Beverly Hills Chihuahua (2008). Bukan berarti bahwa film-film yang diarahkan oleh Raja Gosnell adalah film-film berkualitas buruk. Namun ketika Gosnell mengarahkan sebuah film yang bertendensi kuat untuk dipasarkan kepada para penonton muda dan mereka yang memang menggemari film-film keluarga sederhana, Gosnell memang kemudian mengarahkan filmnya secara keseluruhan hanya untuk dapat dinikmati oleh para target penonton film tersebut: dengan jalan cerita yang aman bahan cenderung klise, guyonan-guyonan khas film keluarga, karakter-karakter yang mengalahkan keluguan dari karakter-karakter protagonis di film-film animasi Walt Disney serta kemungkinan besar menutup adanya kemungkinan bagi para penonton dewasa untuk dapat menikmati film tersebut.
Review: Transformers: Dark of the Moon (2011)
Posted: August 6, 2011 in Movies, ReviewTags: Alan Tudyk, Bill O'Reilly, Buzz Aldrin, Charlie Adler, Elya Baskin, Frances McDormand, Francesco Quinn, Frank Welker, George Coe, Glenn Morshower, Greg Berg, Hugo Weaving, James Remar, Jess Harnell, John DiMaggio, John Malkovich, John Turturro, Josh Duhamel, Julie White, Keith Szarabajka, Ken Jeong, Kevin Dunn, Leonard Nimoy, Lester Speight, Michael Bay, Movies, Patrick Dempsey, Peter Cullen, Reno Wilson, Review, Robert Foxworth, Ron Bottitta, Rosie Huntington-Whiteley, Shia LaBeouf, Tom Kenny, Transformers: Dark of the Moon, Tyrese Gibson
Adalah sebuah pengetahuan umum bagi setiap pecinta film di dunia bahwa Michael Bay adalah seorang sutradara yang sangat handal ketika ia menghantarkan sebuah film yang disertai dengan begitu banyak adegan ledakan yang memerlukan tingkat pengarahan special effect yang tinggi. Namun, merupakan rahasia umum pula bahwa dalam setiap film-film yang diarahkan oleh Bay, tidak seorangpun seharusnya mengharapkan adanya pengembangan karakter yang jelas, kontinuitas jalan cerita yang terjaga maupun aliran emosi yang akan mampu membuat penonton peduli dengan apa yang terjadi pada setiap karakter di film yang mereka tonton. Transformers: Dark of the Moon sepertinya menjadi sebuah pembuktian kembali atas kenyataan tersebut.















