Posts Tagged ‘Forest Whitaker’

Freelancers (Grindstone Entertainment Group/Cheetah Vision/Emmett/Furla Films/Paradox Entertainment, Inc./Action Jackson Films/Rick Jackson Films/Envision Entertainment, 2012)

Freelancers (Grindstone Entertainment Group/Cheetah Vision/Emmett/Furla Films/Paradox Entertainment, Inc./Action Jackson Films/Rick Jackson Films/Envision Entertainment, 2012)

Siapa yang bilang kalau uang tidak dapat membeli segalanya? Well… setidaknya uang mampu memberikan Curtis Jackson – atau yang lebih dikenal sebagai seorang penyanyi rap dengan nama panggung 50 Cent – sebuah kesempatan yang cukup luas untuk tampil berakting di banyak film yang ia inginkan. Bersama dengan produser Randall Emmet, Jackson menginvestasikan uangnya dengan mendirikan rumah produksi Cheetah Vision yang hebatnya kemudian berhasil mengumpulkan beberapa investor lain yang mau turut berkontribusi sejumlah total US$200 juta untuk membiayai sepuluh film yang diproduksi rumah produksi tersebut semenjak awal tahun 2011. Hasilnya? Cheetah Vision memproduksi film-film seperti Fire with Fire (2012), The Frozen Ground (2013) dan Empire State (2013) yang berkualitas cukup menyedihkan dan kebanyakan langsung dirilis dalam bentuk home video namun tetap mampu menarik nama-nama aktor popular maupun pemenang penghargaan film untuk membintangi film-film tersebut.

(more…)

??????????

Dwight D. Eisenhower. John F. Kennedy. Lyndon B. Johnson. Richard Nixon. Gerald Ford. Jimmy Carter. Ronald Reagan. Tujuh nama presiden Amerika Serikat yang jelas telah dikenal luas oleh masyarakat dunia. Namun, apakah Anda pernah mengenal nama Cecil Gaines? Film terbaru arahan sutradara Lee Daniels (Precious: Based on the Novel “Push” by Sapphire, 2009) justru sama sekali tidak membahas salah satu ataupun keseluruhan tujuh nama presiden Amerika Serikat tersebut. Lewat Lee Daniels’ The Butler, Daniels mengajak penontonnya untuk mengenal sosok Cecil Gaines, seorang kepala pelayan White House berkulit hitam yang melayani ketujuh nama presiden Amerika Serikat tersebut sekaligus hubungannya dengan setiap presiden, berbagai intrik dalam kehidupan pribadinya sekaligus masa pergerakan sipil warga Afrika-Amerika yang terjadi di tahun-tahun tersebut.

(more…)

the-last-stand-header

Hal yang paling menarik dalam The Last Stand sendiri bukanlah untuk melihat bagaimana seorang Arnold Schwarzenegger yang telah berusia 65 tahun harus beraksi melawan siapapun yang harus dilawannya dalam jalan cerita film ini. Film ini lebih layak disaksikan untuk melihat bagaimana sutradara asal Korea Selatan, Kim Ji-woon (I Saw the Devil, 2010), menangani film Hollywood perdananya. Sejujurnya, atmosfer penyutradaraan Kim masih dapat dirasakan di banyak adegan di film ini. Namun sayangnya, tidak seperti kebanyakan film yang ia arahkan terdahulu, kali ini Kim tidak mendapatkan dukungan sebuah naskah cerita yang kuat. Hasilnya, kekuatan pengarahan cerita Kim jelas terasa seperti terjebak di tengah-tengah deretan adegan dan karakter klise yang terbiasa hadir dalam sebuah film aksi. Welcome to Hollywood, Kim!

(more…)

Catch .44 adalah sebuah film yang dipenuhi dengan berbagai kemisteriusan. Tidak hanya jalan cerita film ini sama sekali tidak menjelaskan mengapa film ini diberi judul Catch .44, namun mengapa talenta-talenta Hollywood yang cukup berkualitas seperti Bruce Willis, Forest Whitaker sampai Malin Åkerman mau turut bergabung dalam film yang memiliki jalan cerita yang begitu berantakan ini juga jelas merupakan sebuah kemisteriusan yang sangat besar. Well… kecuali jawabannya memang jumlah bayaran yang masing-masing aktor tersebut terima. Ditulis dan disutradarai oleh Aaron Harvey, Catch .44 terlihat sebagai sebuah usaha murahan dalam meniru film-film klasik Quentin Tarantino… yang sayangnya, gagal mereplikasi tingkat kecerdasan Tarantino untuk menuliskan jalan cerita, dialog maupun karakter yang cerdas dan menarik untuk diikuti.

(more…)

Sejujurnya, adalah sangat mengenaskan untuk melihat dua aktor pemenang Academy Awards, Adrien Brody dan Forest Whitaker, beradu akting untuk pertama kalinya lewat film yang ternyata berakhir sebagai sebuah film yang berjalan sedatar The Experiment ini. Disutradarai oleh Paul Scheuring – seorang sutradara yang seharusnya mampu mengolah cerita yang berlatarbelakang kehidupan di balik penjara dengan pengalamannya bekerja di balik kesuksesan serial televisi, Prison BreakThe Experiment sebenarnya memiliki premis yang cukup menggoda, namun ternyata gagal dalam eksekusinya.

(more…)

Dibintangi oleh nama-nama besar seperti Kate Beckinsale, Dakota Fanning, Guy Pearce, Forest Whitaker, Jennifer Hudson dan Josh Hutcherson, Winged Creatures sempat menjadi film yang paling banyak dinantikan oleh banyak penonton di akhir 2008. Selain karena nama-nama besar tersebut, tema yang dibawakan film ini juga sepertinya akan menjadi sebuah tema yang cukup layak untuk dibawakan ke berbagai tingkat penghargaan film.

(more…)

Where the Wild Things Are adalah sebuah film fantasi yang diadaptasi oleh sutradara Spike Jonze dari sebuah buku anak-anak populer berjudul sama karya Maurice Sendak yang dirilis pada tahun 1963. Walt Disney Pictures sendiri pernah membeli hak pembuatan versi film dari buku ini pada awal 80-an untuk diadaptasi menjadi sebuah film animasi yang akan menggabungkan karakter yang digambarkan secara animasi tradisional dan digabung dengan setting yang dibuat oleh komputer.

(more…)