Terkadang, dengan formula pengolahan yang tepat, sebuah jalan cerita yang mungkin terkesan sederhana dan begitu klise akan tetap mampu bekerja secara efektif kepada para penontonnya – bahkan dengan tanpa mengharapkan konflik cerita yang kompleks, tampilan tata visual maupun produksi yang megah maupun mewah atau penampilan para pemeran yang begitu dramatis. Film drama Berlian Si Etty yang menjadi debut penyutradaraan layar lebar bagi Dimas Adi Pratama ini mungkin adalah satu dari sedikit film Indonesia yang dapat melakukan hal tersebut. Jangan salah! Berlian Si Etty bukanlah sebuah film yang hadir tanpa kelemahan di sepanjang 97 menit durasi presentasinya. Pun begitu, film ini tetap mampu tampil memikat dalam segala kesederhanaan dan kelemahannya berkat sentuhan cerita yang terasa begitu humanis sekaligus mudah untuk dinikmati.
Posts Tagged ‘Fitri Tropica’
Review: Berlian Si Etty (2013)
Posted: March 12, 2013 in Movies, ReviewTags: Asian Cinema, Berlian Si Etty, Denny Sumargo, Dimas Adi Pratama, Donna Harun, Echie Dwi Asih, Fitri Tropica, Ikke Nurjanah, Indonesian Cinema, Movies, Review, Shalvynne Chang, Yogi Finanda
Review: Madame X (2010)
Posted: October 9, 2010 in Movies, ReviewTags: Amink, Asian Cinema, Fitri Tropica, Ikhsan Himawan, Indonesian Cinema, Joko Anwar, Lucky Kuswandi, Madame X, Marcell Siahaan, Movies, Review, Ria Irawan, Robby Tumewu, Saira Jihan, Sarah Sechan, Shanty, Titi DJ, Vincent Rompies
Semenjak pertama kali melakukan debut penyutradaraan lewat film Ca Bau Kan (2002), perlahan namun pasti nama Nia Dinata menjadi sebuah jaminan tersendiri bahwa sebuah film memiliki kualitas yang berada di atas rata-rata kualitas film Indonesia lainnya jika melibatkan namanya sebagai sutradara film tersebut. Ini dibuktikan dengan kesuksesan dua film Nia lainnya, Arisan! (2003) dan Berbagi Suami (2006) yang mengikuti jejak kesuksesan Ca Bau Kan dalam meraih banyak pujian kritikus film Indonesia serta mencatatkan Nia sebagai satu-satunya sutradara film Indonesia yang filmnya selalu terpilih menjadi perwakilan Indonesia untuk bersaing di ajang Academy Awards untuk kategori Best Foreign Languange Film.













