Jika dwilogi The Expendables (2010 – 2012) dan Red (2010) mempertemukan para bintang-bintang veteran Hollywood dalam film yang bernafaskan aksi dan dipenuhi dengan banyak adegan kekerasan, maka Stand Up Guys justru menyatukan tiga nama bintang veteran Hollywood pemenang Academy Awards yang sering terlibat dalam film-film aksi ke dalam sebuah film drama. Diarahkan oleh Fisher Stevens atas naskah yang ditulis oleh Noah Haidle, Stand Up Guys jelas memiliki potensi besar untuk tampil spektakuler hanya berdasarkan kualitas penampilan akting berkelas yang akan diberikan oleh Christopher Walker, Al Pacino dan Alan Arkin. Sayangnya, pada kebanyakan bagian cerita, penampilan kuat ketiganya seringkali terasa terbuang begitu saja akibat naskah cerita yang terlalu dangkal dalam menggali karakter dan jalan ceritanya serta pengarahan Stevens yang kurang mampu untuk menghadirkan ritme penceritaan yang benar-benar nyaman untuk dinikmati.
Posts Tagged ‘Fisher Stevens’
Review: Stand Up Guys (2012)
Posted: March 30, 2013 in Movies, ReviewTags: Addison Timlin, Al Pacino, Alan Arkin, Bill Burr, Christopher Walken, Fisher Stevens, Julianna Margulies, Katheryn Winnick, Lucy Punch, Mark Margolis, Movies, Review, Stand Up Guys, Vanessa Ferlito
Review: LOL (2012)
Posted: August 12, 2012 in Movies, ReviewTags: Adam Sevani, Ashley Greene, Ashley Hinshaw, Austin Nichols, Demi Moore, Douglas Booth, Fisher Stevens, George Finn, Gina Gershon, Jay Hernandez, Jean-Luc Bilodeau, Lina Esco, Lisa Azuelos, LOL, Marlo Thomas, Miley Cyrus, Movies, Nora Dunn, Review, Tanz Watson, Thomas Jane
LOL is a mess. Padahal, jika saja mampu dieksekusi dengan baik, naskah cerita LOL yang mengisahkan mengenai rumitnya hubungan antara seorang ibu dengan puteri remajanya yang sedang beranjak dewasa dan berhadapan dengan urusan persahabatan, cinta, seks, hingga obat-obatan terlarang dapat saja menjadi sebuah film remaja yang cerdas sekaligus tajam. Merupakan sebuah remake dari film Perancis berjudul LOL (Laughing Out Loud) yang diarahkan oleh Lisa Azuelos, LOL terkesan seperti kehilangan seluruh esensi penting dari dalam jalan ceritanya dan kemudian berubah menjadi rangkaian melodrama hubungan orangtua dengan anaknya yang klise dan jauh dari kesan menarik.
Review: One for the Money (2012)
Posted: March 2, 2012 in Movies, ReviewTags: Adam Paul, Ana Reeder Gavin-Keith, Annie Parisse, Daniel Sunjata, Danny Mastrogiorgio, Debbie Reynolds, Debra Monk, Fisher Stevens, Jason O'Mara, John Leguizamo, Julie Anne Robinson, Katherine Heigl, Leonardo Nam, Louis Mustillo, Michelle Bathe, Movies, Nate Mooney, One for the Money, Patrick Fischler, Review, Sherri Shepherd, Umeh Ryan
One for the Money mengisahkan mengenai seorang wanita, yang karena alasan ekonomi, kemudian memilih untuk bekerja sebagai seorang debt collector. Tanpa disangka, orang pertama yang harus ia buru adalah mantan kekasihnya. Terdengar seperti versi terbaru dari film The Bounty Hunter (2010) yang pernah dibintangi oleh Gerrad Butler dan Jennifer Aniston? Mungkin. Tapi naskah cerita One for the Money sendiri diangkat dari sebuah novel berjudul sama karya Janet Evanovich yang sempat menjadi best seller ketika dirilis pada tahun 1994. Untuk versi filmnya sendiri, One for the Money sepertinya masih mengikuti tingkat kualitas dari deretan film-film yang dibintangi oleh Katherine Heighl belakangan ini: datar dan dengan kehadiran komedi yang sama sekali gagal untuk menghibur.















