Well… dengan dirilisnya pengumuman nominasi Festival Film Indonesia 2011, Minggu (27/11), membuktikan kalau Festival Film Indonesia memiliki selera penilaian yang berbeda dari mereka yang memilih untuk mengirimkan Di Bawah Lindungan Ka’bah sebagai perwakilan Indonesia ke seleksi kategori Best Foreign Language Film di ajang Academy Awards mendatang. Di Bawah Lindungan Ka’bah sama sekali tidak mendapatkan nominasi [...]
Posts Tagged ‘Fanny Fabriana’
Review: Jakarta Maghrib (2010)
Posted: September 6, 2011 in Movies, ReviewTags: Adinia Wirasti, Aldo Tansani, Asian Cinema, Asrul Dahlan, Deddy Mahendra Desta, Ence Bagus, Fanny Fabriana, Indonesian Cinema, Indra Birowo, Jakarta Maghrib, Ki Daus, Lilis, Lukman Sardi, Movies, Review, Reza Rahadian, Ringgo Agus Rahman, Salman Aristo, Sjafrial Arifin, Widi Mulia, Yurike Prastica
Salman Aristo – salah satu nama yang bertanggungjawab atas kehadiran beberapa judul terpopuler di industri perfilman Indonesia, seperti Laskar Pelangi (2008), Ayat-Ayat Cinta (2008) dan Hari Untuk Amanda (2010) – melakukan debut penyutradaraannya lewat sebuah film omnibus bertajuk Jakarta Maghrib. Dalam film yang juga ia tulis naskahnya ini, Salman berusaha untuk menghadirkan arti dari sebuah [...]
Review: True Love: Based on the Novel Cinta Sepanjang Amazon by Mira W (2011)
Posted: July 2, 2011 in Movies, ReviewTags: Alex Komang, Asian Cinema, Cinta Sepanjang Amazon, Dedi Setiadi, Edo Borne, Fanny Fabriana, Fikri Ramadhan, Happy Salma, Indonesian Cinema, Mario Lawalata, Movies, Panca Prakoso, Pierre Gruno, Review, True Love, True Love: Based on the Novel Cinta Sepanjang Amazon by Mira W
Well… sinema Indonesia meraih sebuah titik terendahnya kembali dalam sebuah film yang berjudul True Love: Based on the Novel Cinta Sepanjang Amazon by Mira W (Precious: Based on the Novel Push by Sapphire (2009), anyone?). Seseorang yang belum pernah membaca novel yang mendasari naskah cerita film ini dipastikan akan merasa penasaran mengapa sebuah novel yang [...]
Review: Lost in Papua (2011)
Posted: March 10, 2011 in Movies, ReviewTags: Asian Cinema, Didi Petet, Dody Mahuze, Edo Borne, Fanny Fabriana, Fauzi Baadilla, Indonesian Cinema, Irham Acho Bahtiar, Lost in Papua, Movies, Nila Septian, Petrus Taro Gebze, Piet Pagau, Review, Vicky Egu
Dalam sebuah pernyataan yang dirilis sutradara Lost in Papua, Irham Acho Bachtiar, tertulis bahwa tujuan sederhana dari pembuatan Lost in Papua adalah “untuk menunjukkan keunikan dan kekayaan wisata budaya di Papua Selatan serta segala misterinya yang belum pernah Anda lihat.” Sebuah tujuan yang sangat mulia, tentu saja, mengeksplorasi keindahan alam luas Papua yang selama ini [...]
Festival Film Indonesia 2010 Nominations List
Posted: December 3, 2010 in Awards, Festival Film Indonesia, MoviesTags: 3 Hati Dua Dunia Satu Cinta, 7 Hati 7 Cinta 7 Wanita, Alangkah Lucunya (Negeri Ini), Angga Dwimas Sasongko, Awards, Awi Suryadi, Azrul Dahlan, Benni Setiawan, Cinta 2 Hati Dilema..., Deddy Mizwar, Edo Borne, Ella Hamid, Fanny Fabriana, Festival Film Indonesia, Happy Salma, Hari Untuk Amanda, Henidar Amroe, I Know What You Did On Facebook, Indonesian Cinema, Intan Kiflie, Jaja Miharja, Jajang C Noer, Kimmy Jayanti, Laura Basuki, Lola Amaria, Lukman Sardi, Minggu Pagi di Victoria Park, Movies, Oka Antara, Rasyid Karim, Red CobeX, Reza Rahadian, Tika Bravani, Tio Pakusadewo, Titi Sjuman
Sebenarnya, di tengah persaingan antara banyak film-film berkualitas, adalah sangat wajar bila sebuah film yang dianggap sangat berpotensial untuk memenangkan banyak penghargaan ternyata tidak mendapatkan perhatian sedikitpun. Namun, tentu hal tersebut akan terdengar cukup mengherankan bila hal tersebut datang dari sebuah industri film yang kebanyakan film yang dihasilkannya adalah film-film berkualitas ‘buruk.’ Dan akan lebih [...]
Review: I Know What You Did On Facebook (2010)
Posted: July 16, 2010 in Movies, ReviewTags: Agastya Kandou, Asian Cinema, Awi Suryadi, Edo Borne, Fanny Fabriana, Fikri Ramadhan, I Know What You Did On Facebook, Imelda Therinne, Indonesian Cinema, Kimi Jayanti, Movies, Restu Sinaga, Review, Yama Carlos
Nama Awi Suryadi sebagai seorang sutradara sempat memperoleh ulasan hangat di beberapa media setelah filmnya Claudia/Jasmine (2008) berhasil mendapatkan pengakuan kualitas dari banyak penonton film Indonesia. Sayangnya, kesuksesan tersebut tidak bertahan lama setelah Awi justru memilih untuk menyutradarai sejumlah film ‘dangkal’ seperti Cintaku Selamanya (2008) dan Selendang Rocker (2009), yang selain gagal mendapatkan pujian secara [...]
Review: Sehidup (Tak) Semati (2010)
Posted: June 5, 2010 in Movies, ReviewTags: Asian Cinema, Astri Nurdin, Bolot, Fanny Fabriana, Faqih Ngatemin, Henky Solaiman, Indonesian Cinema, Iqbal Rais, Joanna Alexandra, Marissa Jeffryna, Movies, Review, Rina, Sehidup (Tak) Semati, Winky Wiryawan
Sutradara The Tarix Jabrix 2 dan Bukan Malin Kundang, Iqbal Rais, kini kembali lagi dengan sebuah film drama komedi berjudul Sehidup (Tak) Semati. Selain dibintangi oleh aktris yang semakin naik daun namanya semenjak membintangi Hari Untuk Amanda, Fanny Fabriana, film ini juga dihiasi dengan banyak wajah familiar lainnya seperti Winky Wiryawan, Joanna Alexandra, Astri Nurdin [...]
Review: Hari Untuk Amanda (2010)
Posted: May 9, 2010 in Movies, ReviewTags: Aida Nurmala, Angga Dwimas Sasongko, Asian Cinema, Fanny Fabriana, Hari Untuk Amanda, Hengky Solaiman, Ida Kusumah, Indonesian Cinema, Indra Herlambang, Kinaryosih, Movies, Noveleta Dinar, Oka Antara, Review, Reza Rahadian, Rina Hasyim
Hari Untuk Amanda adalah sebuah film drama yang diarahkan oleh sutradara muda, Angga Dwimas Sasongko. Film ini pada awalnya akan dirilis tahun lalu, namun karena beberapa hal, Hari Untuk Amanda kemudian mengalami penundaaan rilis hingga awal tahun ini — yang mungkin sedikit menjelaskan mengapa gaya rambut Reza Rahardian berbeda antara poster dengan filmnya.










