Lima belas tahun setelah merilis sebuah virus bernama Scream (1996) yang berhasil menebarkan kembali tren slasher horror di Hollywood – dan dua sekuel (1997, 2000) yang berhasil memperoleh kepopuleran yang cukup setara, mengarahkan Meryl Streep dalam Music of the Heart (1999) serta beberapa kegagalan yang datang dalam bentuk Cursed (2005) dan My Soul to Take (2010) berada diantara masa tersebut – Wes Craven memutuskan bahwa sekarang adalah saat yang tepat untuk kembali membawa teror dalam kehidupan Sidney Prescott dan merilis Scream 4. Kembali mengarahkan naskah yang ditulis oleh Kevin Williamson – dengan beberapa revisi yang datang dari Ehren Kruger (Scream 3) – Craven berhasil membawa kembali semangat sebuah slasher horror yang dulu pernah ia bawakan pada Scream sekaligus memberikan sindiran-sindiran tajam pada berbagai remake film horor yang banyak dirilis akhir-akhir ini.
Posts Tagged ‘Erik Knudsen’
Review: Scream 4 (2011)
Posted: June 3, 2011 in Movies, ReviewTags: Adam Brody, Aimee Teegarden, Alison Brie, Anna Paquin, Anthony Anderson, Britt Robertson, Courteney Cox, David Arquette, Emma Roberts, Erik Knudsen, Hayden Panettiere, Kristen Bell, Lucy Hale, Marielle Jaffe, Marley Shelton, Mary McDonnell, Movies, Neve Campbell, Nico Tortorella, Review, Roger L. Jackson, Rory Culkin, Scre4m, Scream 4, Shenae Grimes, Wes Craven
Review: Scott Pilgrim vs. the World (2010)
Posted: December 1, 2010 in Movies, ReviewTags: Alison Pill, Anna Kendrick, Aubrey Plaza, Bill Hader, Brandon Routh, Brie Larson, Chris Evans, Edgar Wright, Ellen Wong, Erik Knudsen, Jason Schwartzman, Johnny Simmons, Keita Saito, Kieran Culkin, Mae Whitman, Mark Webber, Mary Elizabeth Winstead, Michael Cera, Movies, Review, Satya Bhabha, Scott Pilgrim vs. the World, Shota Saito, Tennessee Thomas
Scott Pilgrim vs. the World memang tidak menawarkan sesuatu yang baru di dalam jalan ceritanya: seorang pria jatuh cinta dengan seorang wanita, sang wanita menolak karena memiliki masa lalu yang kurang menyenangkan, dan sang pria kemudian berjuang dan melakukan apa saja untuk dapat memenangkan hati sang wanita. Tentu saja, sutradara asal Inggris, Edgar Wright, yang sebelumnya sukses dengan Shaun of the Dead (2004) dan Hot Fuzz (2007), tidak akan menceritakan film ini dengan cara yang biasa dan membosankan. Lewat pilihan grafis yang berwarna dan sangat memukau, Wright menjadikan Scott Pilgrim vs. the World menjadi sebuah tontonan yang cukup dapat dinikmati.














