Lincoln semakin memperkuat posisinya sebagai kontender kuat untuk merebut gelar film terbaik di sepanjang tahun 2012. Melalui pengumuman nominasi The 70th Annual Golden Globe Awards, film yang berkisah mengenai kehidupan presiden Amerika Serikat ke-16 itu berhasil memimpin raihan nominasi dengan memperoleh tujuh nominasi, termasuk nominasi untuk Best Motion Picture – Drama, Best Director untuk Steven Spielberg dan Best Actor – Drama untuk Daniel Day-Lewis. Berada di belakang Lincoln, adalah dua film terbaru arahan Ben Affleck dan Quentin Tarantino, Argo serta Django Unchained. Kedua film berhasil mendapatkan lima nominasi sekaligus menantang Lincoln dalam peraihan gelar Best Motion Picture – Drama serta Best Director.
Posts Tagged ‘Emily Blunt’
The 70th Annual Golden Globe Awards Nominations List
Posted: December 14, 2012 in Awards, Golden Globes, Movies, NewsTags: A Royal Affair, Act of Valor, Alan Arkin, Amour, Amy Adams, Ang Lee, Anna Karenina, Anne Hathaway, Arbitrage, Argo, Awards, Ben Affleck, Bernie, Bill Murray, Bradley Cooper, Brave, Christoph Waltz, Cloud Atlas, Daniel Day-Lewis, Denzel Washington, Django Unchained, Emily Blunt, Ewan McGregor, Flight, Frankenweenie, Golden Globe, Helen Hunt, Helen Mirren, Hitchcock, Hope Springs, Hotel Transylvania, Hugh Jackman, Hyde Park on Hudson, Jack Black, Jennifer Lawrence, Jessica Chastain, Joaquin Phoenix, John Hawkes, Judi Dench, Kathryn Bigelow, Kon-Tiki, Leonardo DiCaprio, Les Misérables, Life of Pi, Lincoln, Maggie Smith, Marion Cotillard, Meryl Streep, Moonrise Kingdom, Movies, Naomi Watts, News, Nicole Kidman, Philip Seymour Hoffman, Quartet, Quentin Tarantino, Rachel Weisz, Richard Gere, Rise of the Guardians, Rust and Bone, Sally Field, Salmon Fishing in the Yemen, Silver Linings Playbook, Skyfall, Stand Up Guys, Steven Spielberg, The Best Exotic Marigold Hotel, The Deep Blue Sea, The Hunger Games, The Impossible, The Intouchables, The Master, The Paperboy, The Sessions, Tommy Lee Jones, Wreck-It Ralph, Zero Dark Thirty
Review: Looper (2012)
Posted: October 10, 2012 in Movies, ReviewTags: Bruce Willis, Emily Blunt, Frank Brennan, Garret Dillahunt, Jeff Daniels, Joseph Gordon-Levitt, Looper, Marcus Hester, Movies, Nick Gomez, Noah Segan, Paul Dano, Pierce Gagnon, Piper Perabo, Qing Xu, Review, Rian Johnson, Tracie Thoms
Well hey… there’s another Joseph Gordon-Levitt movie making rounds at the theatres. Dalam Looper yang disutradarai oleh Rian Johnson (The Brothers Bloom, 2009), Gordon-Levitt –hadir dalam tata rias yang hampir membuatnya sama sekali tidak dapat dikenali – memerankan sesosok karakter pemuda bernama Joe yang bekerja sebagai seorang pembunuh bayaran – atau, seperti istilah yang digunakan oleh masyarakat Amerika Serikat di tahun 2044, dikenal sebagai looper. Dikisahkan, di masa yang akan datang, mesin perjalanan waktu telah ditemukan, namun kemudian dianggap sebagai sebuah teknologi yang ilegal oleh pemerintah. Para mafia kejahatan kemudian memanfaatkan teknologi yang terabaikan tersebut sebagai perangkat kejahatan mereka: mereka mengirimkan orang-orang yang ingin mereka bunuh ke masa sekarang untuk kemudian dibunuh oleh para looper yang sekaligus menghilangkan jejak orang tersebut sama sekali.
Review: Wild Target (2010)
Posted: July 20, 2011 in Movies, ReviewTags: Bill Nighy, Eileen Atkins, Emily Blunt, Geoff Bell, Gregor Fisher, Jonathan Lynn, Martin Freeman, Movies, Review, Rupert Everett, Rupert Grint, Wild Target
Dalam Wild Target, Bill Nighy berperan sebagai Victor Maynard, pria yang meneruskan bisnis keluarganya sebagai seorang pembunuh bayaran profesional. Dengan usia yang hampir menginjak 55 tahun, sebagai satu-satunya penerus generasi keluarganya yang hingga saat ini masih belum memiliki keluarga dan keturunan, wajar jika ibunya, Louisa (Eileen Atkins), mulai merasa khawatir dan mengira bahwa Victor adalah seorang homoseksual. Menyambut ulang tahun Victor, Louisa memberikannya sebuah buku berisi kumpulan artikel berita mengenai para korban yang telah berhasil dibunuh oleh Victor dan sebuah harapan bahwa Victor akan segera menemukan jodohnya. Louisa tentu saja tidak akan menyangka bahwa Victor akan segera menemukannya… dalam perwujudan seorang wanita yang seharusnya menjadi korban pembunuhannya.
Review: The Adjustment Bureau (2011)
Posted: May 30, 2011 in Movies, ReviewTags: Anthony Mackie, Anthony Ruivivar, David Alan Basche, Emily Blunt, George Nolfi, John Slattery, Matt Damon, Michael Kelly, Movies, Review, Shane McRae, Terence Stamp, The Adjustment Bureau
Menterjemahkan karya seorang penulis dengan jalinan cerita visioner seperti Philip K. Dick menjadi sebuah rangkaian adegan yang mampu bercerita dalam sebuah film tentu bukanlah suatu hal yang mudah. Beberapa orang dapat melakukannya dengan baik – Ridley Scott menerjemahkan Do Androids Dream of Electric Sleep (1968) menjadi Bladerunner (1982), Paul Veerhoeven menggubah cerita pendek We Can Remember it for Your Wholesale (1966) menjadi Total Recall (1990) dan Steven Spielberg menggarap cerita pendek Dick lainnya, The Minority Report (1956), menjadi Minority Report pada 2002 – sementara beberapa lainnya — seperti John Woo yang mengadaptasi Paycheck (1953) menjadi sebuah film berjudul sama pada tahun 2003 dan Lee Tamahori yang mengadaptasi The Golden Man (1954) menjadi Next (2007) – sedikit lost in translation dengan gagal menghantarkan jalan cerita science fiction visioner Dick menjadi tampil menarik bagi penontonnya.
Review: Gnomeo & Juliet (2011)
Posted: March 16, 2011 in Movies, ReviewTags: Ashley Jensen, Emily Blunt, Gnomeo & Juliet, Hulk Hogan, James Daniel Wilson, James McAvoy, Jason Statham, Jim Cummings, Julie Walters, Kelly Asbury, Maggie Smith, Matt Lucas, Michael Caine, Movies, Ozzy Osbourne, Patrick Stewart, Review, Richard Wilson, Stephen Merchant
Tentu, dengan mendasarkan kisahnya pada salah satu naskah drama paling populer di atas muka Bumi yang ditulis oleh William Shakespeare, semua orang tahu cerita apa yang akan mereka dapatkan dalam Gnomeo & Juliet: sebuah kisah cinta terlarang antara dua anak manusia yang keluarganya semenjak lama berseteru satu sama lain. Errr… ganti kata manusia dengan patung kurcaci maka Anda akan mendapatkan premis dasar dari film animasi pertama karya rumah produksi Sir Elton John ini. Walau begitu, premis tersebut hanyalah satu-satunya yang dapat menghubungkan film ini dengan karya Shakespeare tersebut. Sembilan orang penulis naskah telah mengubah total kisah tragedi tersebut menjadi sebuah komedi sekaligus menjadikan kisah film animasi ini menjadi lebih mudah untuk dilupakan begitu saja.
Review: Gulliver’s Travel (2010)
Posted: December 24, 2010 in Movies, ReviewTags: Amanda Peet, Billy Connolly, Catherine Tate, Chris O'Dowd, Emily Blunt, Gulliver's Travel, Jack Black, Jason Segel, Movies, Ozzy Osbourne, Review, Rob Letterman, T. J. Miller
Di tahun 1726, penulis Jonathan Swift merilis sebuah novel berjudul Gulliver’s Travel, yang tidak hanya merupakan sebuah novel yang berisi banyak cerita dengan tingkat imajinasi yang tinggi, namun juga berisi banyak sindiran-sindiran sosial mengenai kehidupan masyarakat di kala itu. Novel itu kemudian meraih kesuksesan besar, tidak hanya berhasil memperoleh banyak pujian dari para kritikus sastra, namun juga digemari oleh banyak pembacanya. Tidak mengherankan jika kemudian novel ini banyak diadaptasi ke dalam bentuk serial radio, televisi maupun film.
Review: The Young Victoria (2009)
Posted: January 30, 2010 in Movies, ReviewTags: Emily Blunt, Jean-Marc Vallée, Jim Broadbent, Julian Glover, Mark Strong, Martin Scorsese, Michael Maloney, Miranda Richardson, Movies, Paul Bettany, Rachael Stirling, Review, Rupert Friend, The Young Victoria, Thomas Kretschmann
The Young Victoria adalah sebuah drama period yang mengisahkan mengenai masa awal pemerintahan Ratu Victoria dari kerajaan Inggris serta mengenai kisah percintaannya dengan Pangeran Albert dari Jerman. Dibintangi oleh Emily Blunt sebagai Ratu Victoria, film ini diproduseri oleh Martin Scorcese bersama Graham King (The Departed) dan Sarah, Duchess of York.



















