Posts Tagged ‘Elizabeth Olsen’

Captain America: The Winter Soldier (Marvel Studios, 2014)

Captain America: The Winter Soldier (Marvel Studios, 2014)

So what went wrong with Captain America: The First Avenger (2011)? Well… terlepas dari pemilihan Chris Evans yang benar-benar memiliki penampilan, kharisma dan kemampuan yang tepat untuk memerankan sang karakter utama, Captain America: The First Avenger tidak pernah benar-benar terasa sebagai sebuah film yang diperuntukkan kepada Captain America secara keseluruhan. Dengan penggalian karakter utama yang cukup terbatas serta paruh penceritaan lanjutan yang kemudian menghadirkan beberapa karakter ciptaan Marvel Comics yang telah terlebih dahulu meraih popularitasnya, Captain America: The First Avenger lebih kental terasa sebagai media publikasi untuk mengenalkan karakter Captain America kepada penonton dalam skala luas sebelum karakter tersebut akhirnya diikutsertakan dalam The Avengers (2012) – yang sekaligus menjadikan Captain America: The First Avenger terasa seperti promosi berdurasi 125 menit bagi The Avengers. Bukan sebuah presentasi yang benar-benar buruk namun kurang mampu untuk memberikan kesan esensial sebagai pemicu hadirnya sebuah franchise superhero yang baru.

(more…)

Red Lights adalah sebuah film yang jelas akan memicu cukup banyak adu argumentasi diantara para penontonnya bahkan jauh seusai mereka menyaksikan film tersebut. Disutradarai dan ditulis naskah ceritanya oleh Rodrigo Cortés – yang lewat Buried (2010) sukses membuktikan kepada publik luas bahwa Ryan Reynolds memiliki kemampuan akting yang sanggup menyaingi wajah tampannya, Red Lights mengisahkan, secara sederhana, tentang perseteruan antara mereka yang percaya pada aktivitas paranormal dan mereka yang menentang adanya kepercayaan tersebut serta kemudian berusaha untuk membuktikannya lewat jalan ilmiah. Red Lights jelas merupakan sebuah penceritaan dengan tema yang besar… dan sayangnya, mungkin terlalu besar untuk ditangani sendiri oleh Cortés sehingga membuat Red Lights terasa bagaikan sebuah perjalanan panjang yang tanpa arti di kebanyakan bagian.

(more…)

Sukses dengan Martha Marcy May Marlene (2011) yang melambungkan namanya ke jajaran aktris muda papan atas Hollywood, Elizabeth Olsen menambah panjang daftar filmografinya dengan membintangi film thriller arahan Chris Kentis dan Laura Lau (Open Water, 2003) yang berjudul Silent House. Naskah cerita film ini sendiri diadaptasi oleh Lau dari film thriller asal Uruguay berjudul La Casa Muda (2010) arahan sutradara Gustavo Hernández yang sukses mendunia lewat berbagai festival film dan kemudian terpilih untuk mewakili negara Amerika Latin tersebut untuk berlaga di kategori Best Foreign Language Film di ajang The 84th Annual Academy Awards – walau kemudian gagal untuk masuk nominasi akhir.

(more…)

Setelah menghilang selama dua tahun, Martha (Elizabeth Olsen), memutuskan untuk meninggalkan sebuah kelompok pemujaan tempat ia bernaung selama ini dan menelepon kakaknya, Lucy (Sarah Paulson), untuk kemudian tinggal bersamanya. Namun, dua tahun tinggal bersama anggota kelompok pemujaan yang memiliki aturan-aturan hidup yang berbeda dengan manusia normal pada umumnya telah membuat hubungan Martha dengan Lucy – serta suami Lucy, Ted (Hugh Dancy), mengalami begitu banyak kendala. Selain itu, Martha juga tumbuh menjadi sosok yang paranoid dan begitu takut kalau para anggota kelompok pemujaan yang ia tinggalkan akan datang ke rumah kakaknya dan menjemput dirinya kembali.

(more…)

Online Film Critics Society – sebuah perkumpulan jurnalis dan kritikus film yang berbasis internet terbesar di dunia, dimana penulis At the Movies, Amir Syarif Siregar, juga tergabung di dalamnya –  baru saja mengumumkan daftar nominasi untuk The 15th Annual Online Film Critics Society Awards. Film karya Terrence Malick, The Tree of Life, memimpin daftar perolehan nominasi dengan meraih sebanyak 7 nominasi, termasuk di kategori Best Picture, Best Director (Terrence Malick), Best Supporting Actor (Brad Pitt) dan Best Supporting Actress (Jessica Chastain). Mengikuti dibelakangnya adalah Drive yang meraih enam nominasi termasuk di kategori Best Picture dan Best Director (Nicolas Winding Refn) walaupun harus gagal menempatkan aktor utamanya, Ryan Gosling, ke dalam nominasi Best Lead Actor.

(more…)