Posts Tagged ‘Dyah Arum’

Dirilis dengan publikasi dan promosi yang minimalis, film terbaru karya sutradara Garin Nugroho, Mata Tertutup, ternyata mampu memiliki sudut pandang cerita tentang kondisi struktur sosial dan relijius masyarakat Indonesia lebih maksimal daripada kebanyakan film bertema sama yang beberapa kali dirilis oleh industri film Indonesia akhir-akhir ini. Dengan penyampaian cerita yang lebih dinamis daripada kebanyakan film-film karya Garin Nugroho sebelumnya – walau hal tersebut tidak murni berarti bahwa film ini akan dengan mudah dapat dinikmati oleh penonton dalam skala yang lebih luas – Mata Tertutup berjalan secara perlahan dalam membangun struktur ceritanya. Pun begitu, dengan dukungan tata teknis dan kemampuan akting jajaran pemerannya yang begitu solid, Mata Tertutup akan mampu menarik hati, jiwa dan pemikiran setiap penontonnya secara mendalam kepada tiga alur cerita yang dihadirkan Garin di dalam film ini.

(more…)

Apakah menjual sebuah film dengan jalan cerita yang tidak mengandung konotasi horror dan seks begitu sulit untuk dilakukan di ranah Indonesia? Beberapa fakta dan data mungkin menunjukkan hal tersebut, walaupun masih diperlukan beberapa penelitian lanjutan untuk mendapatkan keabsahan jawaban. Namun, apa yang dilakukan oleh produser film Cewek Saweran kemungkinan besar adalah salah satu jawaban dari pertanyaan tersebut. Film yang berkisah mengenai perjuangan seorang gadis remaja untuk mencapai kesuksesan sebagai seorang penyanyi dangdut – perjuangan yang tanpa mengharuskannya berpakaian minim atau melakukan adegan ranjang – dijual dengan judul Cewek Saweran – yang jelas merupakan sebuah konotasi seks bagi banyak orang – dan sebuah poster yang memperlihatkan seorang wanita dengan pakaian sangat minim. Sebegitu beratnyakah menjual sebuah film ‘normal’ kepada para penonton film Indonesia?

(more…)