Persatuan Produser Film Indonesia akhirnya memilih untuk mengirimkan film Di Bawah Lindungan Ka’bah untuk mewakili Indonesia dan bersaing di kategori Best Foreign Language Film pada ajang The 84th Annual Academy Awards yang akan dilaksanakan pada tahun 2012 mendatang. Film yang disutradarai oleh Hanny R. Saputra (Heart, 2006) dan didasarkan pada novel klasik karya Buya Hamka yang berjudul sama tersebut akan bersaing melawan 62 film lainnya yang menjadi perwakilan setiap negara untuk memperebutkan lima tempat di nominasi akhir Best Foreign Language Film yang akan diumumkan bersama dengan nominasi The 84th Annual Academy Awards lainnya pada 24 Januari 2012 mendatang.
Posts Tagged ‘Di Bawah Lindungan Ka’bah’
Awards Watch: Indonesia Submits ‘Di Bawah Lindungan Ka’bah’ as Academy Awards’ Entry
Posted: October 16, 2011 in Academy Awards, Awards, Features, MoviesTags: Academy Awards, Awards, Di Bawah Lindungan Ka'bah, Features, Indonesian Cinema, Movies
Awards Watch: And Indonesia’s Academy Awards Submission is…
Posted: September 26, 2011 in Academy Awards, Awards, Features, MoviesTags: Academy Awards, Awards, Awards Watch, Di Bawah Lindungan Ka'bah, Features, Indonesian Cinema, Kentut, Movies, Personal, Tanda Tanya, Tendangan Dari Langit, The Mirror Never Lies
Merupakan sebuah penghargaan yang diadakan (umumnya) untuk film-film yang diproduksi oleh Hollywood, semenjak tahun 1947, Academy Awards telah membuka diri mereka kepada film-film yang berasal dari negara lainnya dengan mengadakan sebuah kompetisi film asing terbaik dalam kategori Best Foreign Language Film. Dan semenjak saat itu, 62 penghargaan telah dimenangkan oleh film-film asing dengan 51 penghargaan diantaranya dimenangkan oleh negara-negara yang berasal dari benua Eropa. Kategori Best Foreign Languange Film sendiri merupakan kategori dimana Academy of Motion Picture Arts and Sciences memberikan sebuah penghargaan bagi film karya produksi negara-negara di luar Amerika Serikat yang jalan ceritanya lebih dominan menggunakan bahasa di luar dari Bahasa Inggris.
Review: Di Bawah Lindungan Ka’bah (2011)
Posted: August 29, 2011 in Movies, ReviewTags: Ajun Perwira, Akhmad Setyadi, Asian Cinema, Di Bawah Lindungan Ka'bah, Didi Petet, Hanny R Saputra, Herjunot Ali, Indonesian Cinema, Jenny Rachman, Laudya Cynthia Bella, Leroy Osmani, Movies, Niken Anjani, Review, Tarra Budiman, Widyawati
MD Pictures, rumah produksi yang sempat meraih sukses besar ketika merilis Ayat-Ayat Cinta (2008), yang kemudian memulai tren perilisan film-film drama bernuansa reliji di industri film Indonesia, sepertinya sangat berhasrat untuk mengadaptasi novel karya Buya Hamka, Di Bawah Lindungan Ka’bah, menjadi sebuah tayangan film layar lebar. Mereka bahkan rela menghabiskan waktu selama dua tahun untuk menyelesaikan proses produksi dan dana sebesar Rp25 miliar untuk menampilkan tata produksi terbaik untuk mendukung pembuatan versi film dari salah satu karya paling populer di dunia sastra Indonesia tersebut. Hasilnya, Di Bawah Lindungan Ka’bah menjadi sebuah film bertemakan kasih tak sampai dengan tampilan komersial yang sangat akut… seperti yang telah diduga banyak orang ketika nama Hanny R Saputra dilibatkan sebagai sutradara bagi film ini.












