Posts Tagged ‘Derek Mears’

percy-jackson-sea-of-monsters-header

Well… selain 20th Century Fox yang berharap untuk mengulang kembali kesuksesan finansial Percy Jackson and the Lightning Thief (2010) – yang berhasil mengumpulkan total pendapatan lebih dari US$226 juta dari bujet produksi yang “hanya” sebesar US$95 juta, sepertinya tidak ada seorangpun yang benar-benar mengharapkan sebuah sekuel untuk film yang diadaptasi dari seri novel popular Percy Jackson and the Olympians karya Rick Riordan ini. But then again… Hollywood sepertinya masih berusaha keras untuk menemukan pengganti franchise Harry Potter yang meraih kesuksesan global di sepanjang masa rilisnya pada tahun 2001 sampai 2011 yang lalu. Untungnya, meskipun benar-benar terasa medioker, Chris Columbus – yang juga menangani dua seri pertama Harry Potter, Harry Potter and the Sorcerer’s Stone (2001) dan Harry Potter and the Chambers of Secrets (2002), berhasil mengarahkan Percy Jackson and the Lightning Thief menjadi sebuah sajian yang cukup menghibur, khususnya bagi penonton yang berasal dari kalangan muda. Namun, apa yang akan terjadi pada franchise ini ketika Columbus tidak lagi duduk di kursi penyutradaraan?

(more…)

hansel-gretel-witch-hunters-header

Seperti halnya Mirror Mirror dan Snow White and the Huntsman yang dirilis pada tahun lalu, Hansel & Gretel: Witch Hunters juga adalah merupakan sebuah interpretasi ulang dari kisah klasik karya The Brothers Grimm dengan pemberian sentuhan modernisasi di beberapa bagian ceritanya – Hansel & Gretel: Witch Hunters bahkan seharusnya telah dirilis pada Maret 2012 yang lalu sebelum akhirnya Paramount menjadwal ulang tanggal perilisannya menjadi bulan Januari 2013 tanpa adanya alasan yang jelas. Dan harus diakui… adalah sangat jelas untuk melihat mengapa Paramount tidak begitu percaya diri dalam merilis film ini.  Walau masih mampu tampil spektakuler dalam menyajikan tampilan visualnya, Hansel & Gretel: Witch Hunters terasa begitu kosong dan gagal untuk menawarkan sesuatu yang menarik kepada para penontonnya.

(more…)

Kritikus film dunia mungkin telah lelah untuk menghadapi franchise Pirates of the Caribbean. Ketika seri ketiga dari franchise tersebut, Pirates of the Caribbean: At World’s End, dirilis pada empat tahun lalu, seri tersebut mendapatkan kritikan tajam atas penulisan naskahnya yang semakin datar dengan kehadiran (terlalu) banyak karakter pendukung yang sayangnya kemudian gagal untuk mendapatkan pengembangan lebih lanjut. Pun begitu, penonton sepertinya telah begitu jatuh cinta dengan karakter Captain Jack Sparrow dan deretan petualangan gila yang ia hadapi. Pirates of the Caribbean: At World’s End memang menjadi seri dengan penerimaan kualitas paling rendah dari para kritikus film dalam franchise yang diadaptasi dari salah satu arena permainan di Disneyland tersebut. Namun, secara komersial, film tersebut berhasil mengumpulkan pendapatan sejumlah lebih dari US$900 juta dari masa peredarannya di seluruh dunia.

(more…)