Apa yang membuat sebuah film patut digelari sebagai sebuah film berkualitas buruk? Well… jelas ada banyak barometer yang dapat digunakan. Namun sepertinya banyak orang akan setuju bahwa film-film berkualitas buruk adalah film-film yang diproduksi dengan tata produksi yang menyedihkan yang membuat setiap penontonnya merasa bahwa mereka telah dicurangi setelah menyaksikan film tersebut, dan mungkin, bersumpah untuk tidak lagi menyaksikan film-film tersebut di masa yang akan datang. Dan 2011 menyimpan cukup banyak film-film berkualitas yang sangat jauh dari kata menyenangkan tersebut.
Posts Tagged ‘Conan the Barbarian’
A Year in Review: Worst Movies of 2011
Posted: January 8, 2012 in Movies, Personal, Review, Top 10Tags: Abduction, Akibat Pergaulan Bebas 2, Alvin and the Chipmunks: Chipwrecked, Asian Cinema, Conan the Barbarian, Indonesian Cinema, Kehormatan di Balik Kerudung, Lost in Papua, Love Wedding Marriage, Movies, Mudik Lebaran, Oh Tidak..!, Perempuan-Perempuan Liar, Personal, Review, Sajadah Ka'bah, Shark Night, Spy Kids 4: All the Time in the World, Spy Kids 4D, Spy Kids 4D: All the Time in the World, Spy Kids: All the Time in the World, Sucker Punch, The Mentalist, The Resident, The Roommate, The Smurfs, Top 10, True Love, True Love: Based on the Novel Cinta Sepanjang Amazon by Mira W, X - The Last Moment
Review: Conan the Barbarian (2011)
Posted: September 19, 2011 in Movies, ReviewTags: Bob Sapp, Conan the Barbarian, Jason Momoa, Leo Howard, Marcus Nispel, Morgan Freeman, Movies, Nonso Anozie, Rachel Nichols, Review, Ron Perlman, Rose McGowan, Saïd Taghmaoui, Stephen Lang, Steven O'Donnell
Semenjak diterbitkan pertama kali oleh majalah Weird Tales pada tahun 1932 sebagai rangkaian kisah fantasi yang ditulis oleh Robert E. Howard, karakter Conan the Barbarian telah menjelma menjadi salah satu karakter fiksi paling dikenal dalam sejarah industri hiburan Amerika Serikat. Tidak hanya kemudian kisah tersebut diadaptasi ke dalam bentuk komik yang diterbitkan oleh Marvel Comics, Conan the Barbarian juga menemukan kepopuleran yang lebih besar setelah diadaptasi ke banyak medium hiburan lainnya, seperti video games, serial televisi, hingga dua buah film layar lebar – Conan the Barbarian (1982) yang naskahnya dikerjakan oleh Oliver Stone serta Conan the Destroyer (1984) – yang dibintangi dan berhasil meroketkan nama Arnold Schwarzenegger.












