Duo sutradara asal Inggris, Declan Donnellan dan Nick Ormerod, melakukan debut penyutradaraan film layar lebarnya dengan mengarahkan sebuah adaptasi novel klasik karya Guy de Maupassant, Bel Ami, yang, sejujurnya, telah berulangkali diadaptasi ke dalam bentuk penceritaan audio visual, baik dalam presentasi film layar lebar, serial televisi bahkan… ehmmm… film dengan nuansa pornografi yang kental. Dengan naskah cerita yang ditulis oleh Rachel Bennette, Bel Ami tidak mengalami perubahan jalan cerita yang radikal. Jalan ceritanya masih mengisahkan mengenai seorang mantan tentara yang kemudian berusaha untuk meraih kekayaan dan status sosial yang ia impikan dengan memperdaya sejumlah wanita berpengaruh di kota Paris, Perancis. Oh… dalam film ini, karakter tersebut diperankan oleh Robert Pattinson. Dengan ketampanan dan daya tariknya, Pattinson mungkin adalah sosok yang pas untuk memerankan karakter womanizer seperti yang dibutuhkan oleh jalan cerita film ini. Namun, apakah kehadiran Pattinson cukup untuk membuat Bel Ami menjadi sebuah film yang menarik?
Posts Tagged ‘Christina Ricci’
Review: Bel Ami (2012)
Posted: November 17, 2012 in Movies, ReviewTags: Anthony Higgins, Bel Ami, Christina Ricci, Colm Meaney, Declan Donnellan, Holliday Grainger, James Lance, Kristin Scott Thomas, Movies, Natalia Tena, Nick Ormerod, Philip Glenister, Review, Robert Pattinson, Uma Thurman
Review: After.Life (2010)
Posted: July 25, 2010 in Movies, ReviewTags: After.Life, Agnieszka Wojtowicz-Vosloo, Celia Weston, Chandler Canterbury, Christina Ricci, Josh Charles, Justin Long, Liam Neeson, Movies, Review
Menyaksikan After.Life, sebuah film yang menjadi debut penyutradaraan dari sutradara Agnieszka Wojtowicz-Vosloo, akan memberikan dua pemikiran yang berbeda bagi penontonnya. Beberapa orang akan memandang kagum atas kemampuan Wojtowicz-Vosloo dalam mengarahkan dua bintangnya, Liam Neeson dan Christina Ricci, untuk bermain sangat bagus dan menciptakan sebuah film horror yang memiliki atmosfer gelap dan cukup mencekam. Sementara itu, sebagian lagi akan meragukan kualitas film ini dan meletakkannya sebagai sebuah film yang terlalu absurd untuk diterima akal sehat.














