Berita bagus! Dalam usia yang telah menginjak 75 tahun, belum ada satu pun tanda yang menunjukkan bahwa Woody Allen akan berhenti untuk menghasilkan film-film drama komedi dengan tema sederhana namun seringkali berisi banyak sindiran kepada kehidupan sosial masyarakat modern. Hingga saat ini, Allen masih begitu aktif untuk duduk di kursi penyutradaraan sehingga pada dekade lalu, Allen selalu merilis satu film pada setiap tahunnya. Walau begitu, berita buruknya, untuk setiap Match Point (2008) dan Vicky Cristina Barcelona (2008) yang ia hasilkan, ada lebih banyak Anything Else (2003), Scoop (2006) maupun Whatever Works (2009) yang menyertai dalam deretan filmografinya. Dan karya terakhirnya, You Will Meet a Tall Dark Stranger, yang walaupun dibintangi sederetan aktor dan aktris papan atas Hollywood, tak lebih merupakan sebuah tambahan lain dalam daftar film-film berkualitas menjemukan yang disutradarai oleh Allen.
Posts Tagged ‘Christian McKay’
Review: You Will Meet a Tall Dark Stranger (2010)
Posted: March 16, 2011 in Movies, ReviewTags: Anna Friel, Anthony Hopkins, Anupam Kher, Celia Imrie, Christian McKay, Ewen Bremner, Freida Pinto, Gemma Jones, Josh Brolin, Lucy Punch, Movies, Naomi Watts, Natalie Walter, Neil Jackson, ntonio Banderas, Pauline Collins, Philip Glenister, Review, Roger Ashton-Griffiths, Theo James, Woody Allen, You Will Meet a Tall Dark Stranger, Zak Orth
Review: Me and Orson Welles (2009)
Posted: May 19, 2010 in Movies, ReviewTags: Al Weaver, Ben Chaplin, Christian McKay, Claire Danes, Eddie Marsan, Imogen Poots, James Tupper, Kelly Reilly, Leo Bill, Me and Orson Welles, Movies, Review, Richard Linklater, Saskia Reeves, Zac Efron, Zoe Kazan
Sama seperti halnya dengan Robert Pattinson, yang berusaha kuat untuk melepaskan image bintang tampan yang dicintai oleh banyak penggemar wanita karena penampilannya dalam seri Twilight, Zac Efron juga mengalami hal yang sama pasca penampilannya dalam seri High School Musical. Tentu saja, mereka tidak memerlukan penampilan yang akan menambah jumlah penggemar berat mereka. Mereka lebih ingin mendapatkan pengakuan dari para kritikus film dunia bahwa mereka memiliki bakat akting, daripada sekedar berwajah tampan, yang layak untuk diakui keberadaannya.













