Well… bukankah sangat menyenangkan untuk mengetahui bahwa Festival Film Indonesia pada tahun ini berhasil memberikan apresiasi yang sangat tepat pada sebuah film yang benar-benar patut untuk mendapatkannya? Berhasil memenangkan empat penghargaan dari sepuluh nominasi yang diraihnya, Sang Penari keluar sebagai film yang paling banyak memenangkan penghargaan pada malam penghargaan bagi sineas perfilman Indonesia, Festival Film Indonesia 2011, termasuk dengan memenangkan kategori Film Bioskop Terbaik dan Sutradara Terbaik untuk Ifa Isfansyah. Dua kemenangan lain bagi Sang Penari diraih dari kategori Pemeran Utama Wanita Terbaik untuk Prisia Nasution serta Pemeran Pendukung Wanita Terbaik untuk Dewi Irawan.
Posts Tagged ‘Bermula Dari A’
Festival Film Indonesia 2011 Winners List
Posted: December 11, 2011 in Awards, Festival Film Indonesia, Movies, NewsTags: (Masih) Bukan Cinta Biasa, Awards, Bermula Dari A, Catatan Harian Si Boy, Dewi Irawan, Donor ASI, Emir Mahira, Festival Film Indonesia, Ifa Isfansyah, Indonesian Cinema, J. B. Kristanto, Kuldesak, Laut Bercermin, Mathias Muchus, Metamorfoblus, Movies, News, Pengejar Angin, Prisia Nasution, Rumah Tanpa Jendela, Sang Penari, Tanda Tanya, Tendangan Dari Langit, The Mirror Never Lies
Festival Film Indonesia 2011 Nominations List
Posted: November 27, 2011 in Awards, Festival Film Indonesia, Movies, NewsTags: (Masih) Bukan Cinta Biasa, Agus Kuncoro, Alex Komang, Andri Cung, Ani Ema Susanti, Asian Cinema, Astu Prasidya, Atiqah Hasiholan, Awards, B.W. Purba Negara, Batas, Benni Setiawan, Bermula Dari A, Catatan Harian Si Boy, Cerita Dari Tapal Batas, Daniel Rudi Haryanto, Dewi Irawan, Dinda Hauw, Donor ASI, Dossy Omar, Dwitra J. Ariana, Edward Gunawan, Emir Mahira, Endhita, Fanny Fabriana, Ferdy Taher, Festival Film Indonesia, Gita Novalista, Hendro Djarot, Ifa Isfansyah, Indonesian Cinema, Jakarta Maghrib, Jason Iskandar, Kamila Andini, Kentut, Lampion-Lampion, Landung Simatupang, Lima Elang, Mathias Muchus, Metamorfoblus, Movies, News, Oka Antara, Payung Merah, Pengejar Angin, Penjara Dan Nirwana, Poppy Sovia, Prisia Nasution, Rindu Purnama, Rumah Tanpa Jendela, Salma Paramitha, Sang Penari, Say Hello To Yellow, Surat Kecil Untuk Tuhan, Tanda Tanya, Tanya Jawab, Tebus, Tendangan Dari Langit, The Black Journey, The Mirror Never Lies, Tio Pakusadewo, True Love: Based on the Novel Cinta Sepanjang Amazon by Mira W, Wisnu Adi, Wulan Guritno
Well… dengan dirilisnya pengumuman nominasi Festival Film Indonesia 2011, Minggu (27/11), membuktikan kalau Festival Film Indonesia memiliki selera penilaian yang berbeda dari mereka yang memilih untuk mengirimkan Di Bawah Lindungan Ka’bah sebagai perwakilan Indonesia ke seleksi kategori Best Foreign Language Film di ajang Academy Awards mendatang. Di Bawah Lindungan Ka’bah sama sekali tidak mendapatkan nominasi di ajang Festival Film Indonesia 2011! Pun begitu, ketiadaan judul Di Bawah Lindungan Ka’bah dalam daftar nominasi Festival Film Indonesia 2011 tidak lantas membuat ajang penghargaan tertinggi bagi insan perfilman Indonesia tersebut menjadi lebih prestisius dibandingkan dengan Academy Awards. Seperti tahun-tahun sebelumnya, Festival Film Indonesia 2011 masih meninggalkan beberapa film dan penampilan yang seharusnya mendapatkan rekognisi yang tepat. Dan seperti yang terjadi di tahun-tahun sebelumnya pula, Festival Film Indonesia 2011 masih menominasikan film dan penampilan yang sebenarnya banyak mendapatkan kritikan tajam dari para kritikus film nasional.











