Posts Tagged ‘Anne Hathaway’

Don-Jon-header

Mengikuti jejak Clint Eastwood, Mel Gibson, Ben Affleck, James Franco dan puluhan aktor yang kemudian melanjutkan karir mereka dengan menjadi seorang sutradara, Joseph Gordon-Levitt mencoba kemampuannya dalam mengarahkan sebuah film layar lebar lewat Don Jon. Don Jon sendiri bukanlah kali pertama Gordon-Levitt duduk di kursi penyutradaraan mengingat ia sebelumnya pernah mengarahkan dua film pendek, Morgan M. Morgansen’s Date with Destiny dan Morgan and Destiny’s Eleventeenth Date: The Zeppelin Zoo, yang keduanya sempat dirilis pada tahun 2010. Dengan naskah cerita yang juga ia tulis sendiri, Gordon-Levitt menghadirkan Don Jon sebagai sebuah film drama komedi ringan namun tetap sarat dengan beberapa sindiran terhadap kondisi sosial manusia di era modern. Sebuah debut pengarahan yang cukup menarik, khususnya berkat kemampuan Gordon-Levitt untuk mengarahkan para aktor yang memerankan para karakter di dalam jalan ceritanya.

(more…)

85th-annual-postersWell… the year’s awards season is finally over. Argo yang sebelumnya mendapatkan tujuh nominasi Academy Awards, meskipun gagal untuk mendapatkan nominasi Best Director untuk Ben Affleck, berhasil keluar sebagai pemenang utama dan memenangkan Best Picture – yang diproduseri oleh Affleck, Grant Heslov dan George Clooney. Argo juga berhasil memenangkan penghargaan Best Writing – Adapted Screenplay untuk Chris Terrio dan Best Film Editing untuk William Goldenberg. Namun, adalah Life of Pi yang pada tahun ini keluar sebagai pemenang penghargaan terbanyak. Film arahan Ang Lee tersebut berhasil memenangkan empat Academy Awards termasuk memenangkan Best Director untuk Lee.

(more…)

Oscars-Best-Picture

Jadi… Anda berada di tim yang mana? Argo? Lincoln? Atau masih terus mempertahankan pendapat bahwa Zero Dark Thirty atau Amour masih memiliki kesempatan untuk mencuri perhatian para anggota Academy of Motion Picture Arts and Sciences dan akhirnya memenangkan Best Picture di ajang The 85th Annual Academy Awards yang akan digelar pada Senin (25/2) nanti? Apapun pilihan Anda… harus diakui bahwa 2012 telah memberikan sebuah pertarungan antar film yang sangat menarik, bahkan hingga detik-detik sebelum malam puncak pelaksanaan penghargaan film terbesar di dunia tersebut. Secara silih berganti, Argo, Silver Linings Playbook, Lincoln, Zero Dark Thirty – sebelum akhirnya kembali ke Argo – mengambil banyak perhatian pemerhati film dunia dan memprediksikan film-film tersebut sebagai pemenang utama. Bahkan hingga saat ini, dimana Argo telah berhasil menyapu bersih seluruh penghargaan menjelang Oscar, sulit untuk menyatakan secara jelas bahwa film arahan Ben Affleck tersebut akan menang mudah terhadap lawan-lawannya – suatu hal yang terjadi karena Affleck gagal mendapat nominasi di kategori Best Director.

(more…)

les-miserables-header

Walau ketika mendengar judul Les Misérables Anda kemungkinan besar akan langsung dapat membayangkan puluhan film adaptasi novel legendaris berjudul sama karya Victor Hugo yang telah dirilis sebelumnya – termasuk Les Misérables arahan Richard Boleslawski yang dirilis pada tahun 1935 dan berhasil mendapatkan nominasi di kategori Best Picture pada ajang Academy Awards, namun Les Misérables arahan Tom Hooper (The King’s Speech, 2010) adalah film layar lebar pertama yang merupakan adaptasi dari drama panggung musikal karya Alain Boublil dan Claude-Michel Schönberg yang telah begitu popular semenjak dipentaskan pada tahun 1985. Berbeda dengan film musikal kebanyakan, Hooper memperlakukan Les Misérables layaknya sebuah pertunjukan drama panggung: setiap dialog dan interaksi antar karakter disajikan dalam bentuk nyanyian serta setiap pemeran diharuskan untuk menyanyikan langsung dialog tersebut selama proses produksi Les Misérables berlangsung. Sebuah tantangan yang jelas memiliki resiko tinggi. Namun apakah Hooper mampu menghantarkan drama panggungnya sendiri dengan baik?

(more…)

golden-globesTake that, Oscars! Meskipun dirinya tidak dinominasikan untuk meraih Oscar di kategori Best Director, Ben Affleck berhasil membuktikan dirinya masih menjadi favorit banyak pihak ketika ia berhasil memenangkan kategori Best Director di ajang The 70th Annual Golden Globe Awards untuk arahannya dalam film Argo. Tidak hanya itu, Argo sendiri juga berhasil terpilih untuk memenangkan kategori Best Motion Picture – Drama dan menyingkirkan para pesaingnya seperti Django Unchained, Life of Pi, Lincoln dan Zero Dark Thirty. Apakah kemenangan ini akan memperbesar peluang Argo untuk memenangkan Oscar di ajang Academy Awards mendatang? We’ll see.

(more…)

oscars-2013They did it again! Tentu saja, Academy of Motion Pictures Arts and Sciences akan selalu menghadirkan kejutan dalam pemilihan nominasi Academy Awards mereka. Namun dengan tidak mengikutsertakan Ben Affleck (Argo) dan Kathryn Bigelow (Kathryn Bigelow) – yang banyak diprediksi merupakan calon nominasi yang dipastikan akan masuk – dalam nominasi Best Director? Jelas adalah sebuah kejutan besar! Menggantikan posisi Affleck dan Bigelow di posisi tersebut adalah Ben Zeitlin (Beasts of the Southern Wild) dan Michael Haneke (Amour). Sementara tiga nama lain, David O. Russell (Silver Linings Playbook), Ang Lee (Life of Pi) dan Steven Spielberg (Lincoln) merupakan nama-nama yang sebelumnya telah banyak diprediksi akan mendapatkan nominasi di kategori Best Director.

(more…)

OFCS-2Film ketiga dalam karir penyutradaraan Ben Affleck, Argo, berhasil menjadi pemenang utama dalam The 16th Annual Online Film Critics Society Awards. Argo berhasil menyisihkan The Master – yang hanya memenangkan kategori Best Director untuk Paul Thomas Anderson dan Best Supporting Actor untuk Philip Seymour Hoffman dari delapan nominasi yang diperolehnya, Holy Motors, Moonrise Kingdom dan Zero Dark Thirty untuk memenangkan kategori Best Picture. Naskah Argo yang ditulis oleh Chris Terrio juga berhasil memenangkan kategori Best Adapted Screenplay. Pemenang lainnya di ajang The 16th Annual Online Film Critics Society Awards termasuk Daniel Day-Lewis yang memenangkan Best Actor untuk penampilannya di Lincoln, Jessica Chastain yang memenangkan kategori Best Actress untuk penampilannya di Zero Dark Thirty serta Anne Hathaway yang memenangkan kategori Best Supporting Actress untuk penampilannya dalam drama musikal, Les Misérables.

(more…)

OFCS-2Film teranyar karya Paul Thomas Anderson, The Master, memimpin daftar perolehan nominasi dalam The 16th Annual Online Film Critics Society Awards dengan raihan total sebanyak delapan nominasi. The Master dinominasikan pada ketegori Best Picture, Best Director (Anderson), Best Actor (Joaquin Phoenix), Best Supporting Actor (Philip Seymour Hoffman), Best Supporting Actress (Amy Adams), Best Original Screenplay, Best Editing dan Best Cinematography. Film lain yang akan memperebutkan gelar Best Picture adalah Argo, Holy Motors, Moonrise Kingdom dan Zero Dark Thirty. Keempat sutradara yang filmnya masuk nominasi Best Picture tersebut juga berhasil meraih nominasi Best Director dan bersaing bersama Anderson.

(more…)

golden-globesLincoln semakin memperkuat posisinya sebagai kontender kuat untuk merebut gelar film terbaik di sepanjang tahun 2012. Melalui pengumuman nominasi The 70th Annual Golden Globe Awards, film yang berkisah mengenai kehidupan presiden Amerika Serikat ke-16 itu berhasil memimpin raihan nominasi dengan memperoleh tujuh nominasi, termasuk nominasi untuk Best Motion Picture – Drama, Best Director untuk Steven Spielberg dan Best Actor – Drama untuk Daniel Day-Lewis. Berada di belakang Lincoln, adalah dua film terbaru arahan Ben Affleck dan Quentin Tarantino, Argo serta Django Unchained. Kedua film berhasil mendapatkan lima nominasi sekaligus menantang Lincoln dalam peraihan gelar Best Motion Picture – Drama serta Best Director.

(more…)

Ketika dirilis pada tahun 2005, Batman Begins yang diarahkan oleh Christopher Nolan berhasil membersihkan imej karakter pahlawan tersebut dari kegagalan besar yang disebabkan oleh Joel Schumacher dengan Batman & Robin (1997) yang sempat dianggap telah mematikan potensi perkembangan franchise tersebut secara keseluruhan. Tidak hanya itu, atmosfer kelam dan cenderung depresif yang ditampilkan dalam penceritaan Batman Begins yang diarahkan Nolan kemudian memberikan pengaruh besar bagi banyak adaptasi kisah-kisah superhero yang muncul setelahnya, bahkan hingga saat ini. Kini, tujuh tahun setelah perilisan Batman Begins dan empat tahun selepas perilisan sekuelnya, The Dark Knight (2008), yang fenomenal itu, Nolan melengkapi trilogi The Dark Knight-nya dengan merilis The Dark Knight Rises: sebuah bagian yang nantinya mungkin akan dikenal sebagai bagian terkelam, termegah sekaligus terambisius dari trilogi The Dark Knight arahan Nolan. Tapi apakah The Dark Knight Rises akan menjadi bagian terbaik?

(more…)