Posts Tagged ‘Adewale Akinnuoye-Agbaje’

Pompeii (FilmDistrict/Constantin Film Produktion/Don Carmody Productions/Impact Pictures, 2014)

Pompeii (FilmDistrict/Constantin Film Produktion/Don Carmody Productions/Impact Pictures, 2014)

Berbeda dengan James Cameron yang sepertinya akan selalu berhasil menarik pujian kritikus film dunia untuk setiap film yang ia arahkan, nama Paul W. S. Anderson lebih dikenal sebagai seorang sutradara yang selalu mengandalkan tampilan efek visual bombastis dalam setiap film-filmnya namun dengan bangunan naskah cerita yang begitu lemah. Well… mencoba mengikuti jejak Cameron melalui Titanic (1997), Anderson hadir dengan film terbarunya, Pompeii, yang turut menyajikan paduan drama romansa yang menghanyutkan dengan latar belakang tragedi berdasarkan sebuah kejadian nyata. Sejujurnya, dari kemampuannya bercerita, Anderson jelas berada jauh dibawah Cameron – dan Pompeii masih membuktikan hal tersebut. Meskipun begitu, Pompeii bukanlah sebuah karya yang benar-benar buruk. Terlepas dari jalan penceritaan yang standar dan jauh dari kesan emosional, Anderson mampu mengemas film ini dengan baik dan menjadikannya sebagai sebuah sajian yang cukup menghibur.

(more…)

thor-the-dark-world-header

Let’s do a little recap. Terlepas dari pengalamannya yang lebih banyak mengarahkan film-film adaptasi dari karya sastra William Shakespeare, Marvel Studios memberikan kekuasaan pada Kenneth Branagh untuk mengarahkan Thor (2011) yang diadaptasi dari komik superhero berjudul sama karya Stan Lee, Larry Lieber, Jack Kirby yang diproduksi oleh Marvel Comics. Dengan kelihaiannya dalam merangkai cerita sekaligus mengarahkan para jajaran pemerannya, Branagh berhasil menggarap Thor menjadi sebuah presentasi yang tidak hanya menghibur selayaknya film-film karya Marvel Studios lainnya namun juga tetap memiliki sisi penuturan drama yang kuat a la film-film Shakespeare yang pernah diarahkannya. Tidak mengherankan, Thor kemudian mampu meraih kesuksesan secara komersial, mendapatkan banyak pujian dari para kritikus film dunia sekaligus menjadi film produksi Marvel Studios terbaik hingga saat ini.

(more…)

Bullet To The Head

Seperti halnya Arnold Schwarzenegger dalam The Last Stand, Bruce Willis dalam A Good Day to Die Hard serta Jason Statham dalam Parker, Bullet to the Head kembali menempatkan Sylvester Stallone sebagai seorang bintang utama dalam sebuah film yang berasal dari genre yang telah begitu membuat namanya menjadi begitu melegenda. Stallone sendiri jelas memiliki jangkauan akting yang paling baik diantara rekan-rekannya di franchise The Expendables tersebut. Kualitas itulah yang kemudian mampu membuat karakter yang ia perankan tidak terlihat begitu dipaksakan kehadiran dan ketangguhannya di dalam jalan cerita Bullet to the Head. Ditambah dengan kualitas pengarahan Walter Hill (48 Hrs., 1982) yang masih cukup handal, Bullet to the Head mampu tampil menjadi sebuah film aksi ringan yang menghibur meskipun dengan berbagai kelemahan di sudut penceritannya.

(more…)

Secara sekilas, The Thing dapat dilihat sebagai sebuah prekuel sekaligus remake dari film arahan John Carpenter berjudul sama – yang sendirinya juga merupakan sebuah remake dari film horor berjudul The Thing from Another World (1951) – dan sempat menuai cukup banyak pujian dari para kritikus film dunia ketika dirilis pada tahun 1982. Versi terbaru dari The Thing memang memberikan sebuah garisan cerita tambahan bagi kisah The Thing arahan Carpenter ketika di saat yang sama juga tetap menggunakan formula cerita yang dulu telah diterapkan Carpenter dalam filmnya. Bukan berarti rilisan teranyar dari The Thing adalah sebuah film yang jauh dari kesan inovatif. The Thing memang tetap setia dengan formula lamanya. Namun, di bawah arahan sutradara Matthijs van Heijningen Jr., The Thing masih dapat tampil dengan beberapa kejutan yang masih cukup mampu untuk menyenangkan para penggila film-film sejenis.

(more…)

Killer Elite mengisahkan mengenai Danny Bryce (Jason Statham), seorang pembunuh bayaran yang telah memutuskan untuk berhenti dari pekerjaannya setelah hampir membunuh seorang anak kecil ketika ia sedang mengeksekusi ayah dari sang anak tersebut. Pun begitu, setelah masa setahun menjauh dari dunia kelam sebagai seorang pembunuh bayaran, Danny akhirnya harus mau untuk kembali ke pekerjaannya setelah guru dan sahabatnya selama menjadi seorang pembunuh bayaran, Hunter (Robert De Niro), diculik oleh seorang pengusaha kaya asal Oman yang meminta Hunter untuk membalaskan dendam ketiga anaknya yang telah dibunuh oleh beberapa agen SAS namun gagal dilaksanakan oleh Hunter. Kini, Danny harus menyelesaikan tugas Hunter atau Hunter akan dibunuh.

(more…)