Belum familiar dengan nama sutradara Thomas McCarthy? Tidak perlu khawatir. Walau telah memulai karir di dunia hiburan sebagai seorang aktor semenjak tahun 1992, McCarthy sendiri baru memberanikan diri untuk menjadi seorang sutradara pada tahun 2003 lalu, dengan merilis film yang juga ia tulis, The Station Agent. Film tersebut kemudian berhasil memperoleh banyak pujian dari para kritikus fiulm dunia, khususnya dari kemampuan McCarthy dalam mengembangkan karakter dan jalan cerita yang ia bawakan. Kesuksesan The Station Agent kemudian disusul dengan The Visitor (2008) yang berhasil semakin memantapkan kredibilitas McCarthy sebagai seorang sutradara sekaligus menghantarkan aktor Richard Jenkins untuk meraih nominasi Best Actor in a Leading Role pertamanya pada ajang The 80th Annual Academy Awards.

Setelah ambil bagian dalam penulisan naskah film animasi blockbuster rilisan Walt Disney/Pixar, Up (2009), McCarthy kembali duduk di bangku sutradara untuk mengarahkan film yang kembali ia tulis sendiri, Win Win. Merunut dari tema dan pola penceritaannya, Win Win menghadirkan sebuah jalan cerita yang cukup sederhana dan mungkin telah begitu familiar bagi banyak penontonnya. Bercerita mengenai bagaimana pentingnya arti kasih sayang serta arti sebuah kesempatan kedua bagi semua orang, McCarthy tetap saja mampu meramu jalinan kisah yang familiar tersebut dengan sangat apik. Dengan didukung arahan yang tepat serta departemen akting yang sangat kuat, Win Win dengan mudah akan mampu mencuri hati setiap penontonnya.

Berkisah mengenai kehidupan seorang pengacara asal New Jersey, Mike Flaherty (Paul Giamatti), yang berusaha menghidupi istri, Jackie (Amy Ryan), dan kedua puteri mereka. Selain sebagai pengacara, Mike juga merupakan seorang pelatih bagi tim gulat di New Providence High School yang memiliki prestasi cukup menyedihkan. Mike bukanlah seorang pengacara besar yang dapat menghasilkan uang dengan mudah. Saat ini sendiri, Mike sedang berada pada himpitan ekonomi yang cukup sulit. Karenanya, ketika melihat sebuah peluang untuk mendapatkan uang dari salah seorang klien-nya yang tua namun kaya raya, Leo Poplar (Burt Young), dengan menjadi pengawasnya, Mike mengambil kesempatan tersebut. Namun, melihat bahwa dengan menjadi pengawas Leo akan menyita banyak waktunya, Mike kemudian berbuat curang dengan memasukkan Leo ke sebuah panti jompo.

Sementara itu, tanpa diduga, cucu Leo, Kyle Timmons (Alex Shaffer), datang dan berniat untuk tinggal dengan kakeknya. Merasa tidak enak dengan Kyle, Mike lalu mengajak anak laki-laki bermasalah tersebut untuk menginap di rumahnya. Awalnya, Jackie tentu saja memandang Kyle akan menjadi sebuah pengaruh buruk bagi kedua puterinya. Setelah mengenal Kyle lebih dekat, dan bagaimana ibunya, Cindy (Melanie Lynskey), memperlakukannya secara buruk, Jackie lalu secara perlahan mulai mengasihi Kyle layaknya puteranya sendiri. Mike sendiri diberi kejutan setelah mengetahui bahwa ternyata Kyle sangat gemar bermain gulat. Mike lantas memasukkan Kyle ke dalam tim gulatnya yang kemudian membuat reputasi tim tersebut mulai terangkat. Ketika Mike mengira seluruh kehidupannya telah berjalan lancar, Cindy kemudian datang untuk menjemput Kyle dan Leo. Ketika Mike menolak niat Cindy tersebut, Cindy kemudian membuka rahasia mengenai hubungan Mike dengan Leo yang sebenarnya.

Tentu saja, adalah sangat menyenangkan untuk menyaksikan sebuah film yang mampu menghadirkan sebuah jalan cerita yang memberikan kesempatan bagi penontonnya untuk berada dalam sebuah situasi yang belum pernah atau jarang mereka saksikan dan eksplorasi sebelumnya. Win Win, sayangnya, tidak menjanjikan hal tersebut. Kisah mengenai bagaimana menerima kehadiran seorang asing dalam kehidupan kita, bagaimana memaafkan kesalahan yang telah lalu dan berlapang dada untuk memberikan sebuah kesempatan kedua untuk sebuah harapan masa depan yang lebih baik tentu merupakan rentetan kisah yang telah banyak dihadirkan pada berbagai drama produksi Hollywood sebelumnya. Namun, dengan seorang penulis dan sutradara yang handal, sebuah kisah yang sangat familiar pun tentu tetap memiliki peluang besar untuk memberikan kesan yang begitu hangatnya bagi penonton film tersebut. Dan Thomas McCarthy rasanya mampu melakukan hal tersebut dengan naskah cerita dan pengarahan yang ia lakukan terhadap Win Win.

Entah itu merupakan keberhasilan dalam mendeskripsikan setiap karakter di jalan ceritanya dengan begitu sederhana namun terasa begitu nyata atau kemampuannya dalam memilih jajaran pemeran yang mampu menghidupkan setiap karakter yang mereka perankan, McCarthy mampu menghadirkan setiap karakter pada jalan cerita Win Win terasa begitu bersahabat. Adalah sangat mudah untuk menyukai setiap karakter yang ada di jalan cerita film ini yang kemudian akan membuat Anda mendukung dan berharap bahwa mereka akan menemukan sebuah jalan hidup yang bahagia. McCarthy juga menghiasi jalan cerita filmnya dengan kemasan komedi yang akan cukup mampu menghadirkan senyuman tipis bahkan tawa kepada penontonnya. Win Win terasa begitu dekat, hangat dan nyata sehingga Anda tidak akan berhenti tersenyum selama Anda menyaksikannya.

Karakter Mike Flaherty diperankan dengan begitu kuat oleh Paul Giamatti, yang rasanya bukanlah seorang asing dengan karakter seorang underdog seperti yang ia perankan di film ini. Pemeran Kyle, Alex Shaffer, juga mampu menghaadirkan karakternya dengan sempurna: seorang pemuda dengan penuh luka di dalam hatinya akibat dikhianati begitu banyak orang namun berusaha sekuat mungkin untuk meredam dan menyimpan rasa sakit hati tersebut. Namun, bintang utama film ini adalah aktris Amy Ryan. Bukan karena porsi karakternya yang dihadirkan dengan jumlah besar, namun karena karakternya memegang peranan yang cukup kuat dalam menghadirkan aliran emosi ke dalam jalan cerita. Karakter Mike mungkin adalah karakter sentral dan merupakan bagian penting dalam keluarganya, namun karakter Jackie-lah yang sebenarnya memiliki peran besar dalam memberikan nafas segar dalam  kehidupan seorang Mike. Dan Amy Ryan mampu melakukan peran tersebut dengan sangat sempurna.

Walau memiliki akhir kisah yang terkesan kurang begitu kuat dan mengesankan, namun secara keseluruhan Win Win berhasil menghantarkan jalan cerita yang memiliki tema kekeluargaan yang begitu hangat pada penontonnya. Jangan salah, walaupun terasa familiar, beberapa kejutan yang kebanyakan datang dari sisi komedi jalan cerita film ini akan mempu menambah kesegaran pada penampilan film ini. Dengan arahan McCarthy yang begitu jeli akan jalan cerita yang ia tuliskan serta dukungan jajaran pemeran yang mampu begitu kuat dalam memerankan karakter mereka, sulit untuk menolak fakta bahwa Win Win adalah salah satu film drama paling hangat dan paling menyenangkan untuk dinikmati di sepanjang tahun ini.

Win Win (Fox Searchlight Pictures/Everest Entertainment/Groundswell Productions/Next Wednesday Productions, 2011)

Win Win (2011)

Directed by Thomas McCarthy Produced by Lisa Maria Falcone, Michael London, Mary Jane Skalski Written by Thomas McCarthy (screenplay), Thomas McCarthy, Joe Tiboni (story) Starring Paul Giamatti, Amy Ryan, Bobby Cannavale, Jeffrey Tambor, Burt Young, Melanie Lynskey, Alex Shaffer, Margo Martindale, David W. Thompson, Sharon Wilkins, Clare Foley Music by Lyle Workman Cinematography Oliver Borkelberg Editing by Tom McArdle Studio Fox Searchlight Pictures/Everest Entertainment/Groundswell Productions/Next Wednesday Productions Distributed by Fox Searchlight Pictures Country United States Language English

About these ads
Comments
  1. Fariz says:

    wah cepet bgt paman sudah ditonton.. dvd/donlot? salah satu most anticipated saya nih dari awal tahun hehe

  2. saya_review says:

    Blog walking, salam kenal

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s