Review: Welcome to the Rileys (2010)

Posted: January 25, 2011 in Movies, Review
Tags: , , , , , ,

Welcome to the Rileys adalah sebuah film yang menceritakan bagaimana seseorang dapat bangkit dari sebuah kematian. Tidak, bukan dalam artian supernatural atau mistis yang mungkin akan dibayangkan setiap orang ketika mendengarkan frasa tersebut. Welcome to the Rileys mengisahkan bagaimana perjuangan beberapa orang untuk bangkit dari kematian orang yang mereka sayangi dengan cara memberikan rasa kasih yang masih ada di dalam diri mereka kepada orang lain yang membutuhkannya. Diisi dengan jajaran pemeran yang dengan sempurna memainkan peran mereka, Welcome to the Rileys menjadi film yang akan membungkam mulut mereka yang masih meragukan kemampuan akting seorang Kristen Stewart jika penampilannya dalam The Runaways (2010) masih belum cukup untuk melakukan hal tersebut.

Kisah ini bermula pada dinginnya perjalanan pernikahan Doug Riley (James Gandolfini) dan Lois Riley (Melissa Leo) setelah rumah tangga mereka yang hampir menginjak usia 30 tahun tersebut ditinggalkan putri semata wayang mereka yang meninggal dalam sebuah kecelakaan pada 8 tahun silam. Nyaris tidak ada kehidupan sama sekali dalam pernikahan tersebut. Lois lebih memilih untuk tidak pernah keluar dari rumahnya, sementara Doug meneruskan bisnisnya sekaligus menjalin hubungan gelap dengan seorang pelayan bernama Vivian (Eisa Davis), hubungan yang juga tidak berjalan begitu lama ketika Vivian akhirnya meninggal dunia akibat serangan jantung.

Ketika melakukan perjalanan bisnis ke New Orleans, Doug secara tidak sengaja berkenalan dengan Mallory (Kristen Stewart), seorang penari telanjang yang sebenarnya masih berusia 16 tahun. Insting kebapakannya ternyata membuat Doug memilih untuk memperpanjang masa tinggalnya di New Orleans dan secara perlahan mulai merawat dan memperbaiki kehidupan Mallory yang dinilainya sangat tidak teratur. Sementara itu, sadar bahwa pernikahannya berada di ujung tanduk, Lois akhirnya memilih keluar dari rumah untuk pertama kalinya dan berangkat menggunakan mobil ke New Orleans dalam untuk memberikan kejutan bagi Doug. Tentu saja, setelah melihat Doug yang begitu perhatian pada Mallory, Lois-lah yang mendapat kejutan.

Tiga karakter utama di film ini merupakan kekuatan utama yang mampu membuat Welcome to the Rileys berjalan begitu sempurna terlepas dari jalan cerita yang sedikit akan sukar untuk dipercaya oleh para penontonnya. Jajaran pemeran film ini dipimpin oleh James Gandolfini yang begitu karismatik dalam membawakan karakternya. Ada kerapuhan tersendiri yang terpancar dari gerak-gerik yang dikeluarkan Gandolfini untuk karakternya yang disebabkan kesedihan karakternya yang mendalam atas kematian puterinya. Walau begitu, kerapuhan itu tetap berhasil disembunyikan dengan sikap yang ia tunjukkan di kesehariannya. Gandolfini membawakan hal ini dengan baik sehingga karakternya mampu memberikan jalinan emosi yang kuat ke dalam jalan cerita.

Kehadiran Gandolfini juga didukung oleh penampilan dua aktris lainnya, yang sama-sama tampil begitu kuat, Melissa Leo dan Kristen Stewart. Leo, seperti yang selalu ditunjukkan dalam setiap karakter yang ia mainkan, selalu berhasil mnjiwai karakternya dengan baik. Dalam memerankan Lois, Leo mampu membawakan karakter tersebut yang sedari awal terlihat sebagai sebuah karakter dengan kekosongan jiwa, namun secara perlahan berubah dan kembali menjadi seorang manusia yang seutuhnya di akhir film. Walau karakternya tidak mendapatkan porsi yang cukup besar, namun berkat permainan Leo-lah karakter Lois menjadi begitu berarti.

Dan kemudian ada Kristen Stewart yang memberikan penampilan yang akan mengejutkan siapapun yang berpandangan bahwa Stewart hanya dapat memerankan seorang gadis penggerutu bernama Bella Swan di franchise The Twilight Saga. Anda tidak perlu mencari bukti bakat akting Stewart terlalu jauh. Sepanjang tahun 2010, ia telah menyeimbangkan ‘dosa’ yang ia peroleh dengan bertahan di franchise The Twilight Saga dengan aktingnya yang luar biasa di dua film independen, The Yellow Handkerchief dan The Runaways. Apa yang ia tampilkan di Welcome to the Rileys adalah sebuah bukti bahwa Stewart adalah seorang aktris muda yang sangat membutuhkan tantangan dalam setiap perannya. Stewart bisa saja mengikuti jalur aktris muda lainnya, dengan bermain dalam film-film adaptasi novel romantis dan semacamnya dan memperoleh bayaran yang tinggi. Tapi Kristen Stewart lebih baik daripada itu, dan film ini berhasil membuktikannya.

Satu-satunya keluhan yang mungkin didapati dari film ini adalah Jake Scott, sebagai seorang sutradara, masih belum sepenuhnya mampu dalam mengantarkan film ini untuk memperoleh koneksi yang tepat dengan penontonnya. Karakter Doug, yang mendekati Mallory dengan tujuan untuk merawatnya sebagai sebuah konsolidasi atas kematian puterinya, terasa begitu dipaksakan untuk terlihat sangat bijaksana. Hal ini dilakukan Scott dengan intensitas yang kuat, yang membuat karakter Doug sedikit terasa kurang nyata. Sikap karakter istri Doug, Lois, dalam menghadapi kenyataan bahwa suaminya sekarang memiliki Mallory juga terasa terlalu datar. Akibatnya, Welcome to the Rileys yang seharusnya penuh emosional terasa tanggung dalam penyampaiannya.

Sebagai karya keduanya setelah debut penyutradaraannya di Plunkett and MacLeane (1999), Welcome to the Rileys dapat dikelompokkan sebuah karya kedua yang cukup berhasil bagi Jake Scott. Scott dengan seksama berhasil mengarakan para jajaran pemeran film ini untuk mampu menghidupkan karakter mereka dengan sempurna. Walaupun pada sisi penceritaan Scott sepertinya masih harus mengasah insting emosionalnya, namun secara keseluruhan Welcome to the Rileys sama sekali tidak mengecewakan.

Welcome to the Rileys (Argonaut Pictures/Destination Films/Scott Free Productions/Samuel Goldwyn Films, 2010)

Welcome to the Rileys (2010)

Directed by Jake Scott Produced by Ridley Scott, Tony Scott, Scott Bloom, Giovanni Agnelli, Michael Costigan Written by Ken Hixon Starring James Gandolfini, Kristen Stewart, Melissa Leo Music by Marc Streitenfeld Cinematography Christopher Soos Editing by Nicolas Gaster Studio Argonaut Pictures/Destination Films/Scott Free Productions Distributed by Samuel Goldwyn Films Running time 110 minutes Country United States Language English

About these ads
Comments
  1. qiw says:

    yes, i agree. stewart berakting sangat apik disini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s