Ada banyak kejutan yang ditawarkan film The Private Lives of Pippa Lee. Selain deretan nama-nama besar jajaran aktris dan aktor pendukungnya, film ini ternyata memiliki naskah cerita yang cukup kuat sebagai sebuah film drama yang dibalut dengan sedikit dark comedy.

The Private Lives of Pippa Lee sendiri diangkat dari sebuah novel berjudul sama karya Rebecca Miller. Miller sendiri merupakan seorang sutradara yang mungkin dikenal atas karyanya The Ballad of Jack and Rose (2005) yang dibintangi oleh suaminya, Daniel Day-Lewis. Dibintangi oleh Robin Wright Penn, The Private Lives of Pippa Lee menceritakan tentang kehidupan Pippa Lee dengan alur maju mundur mengenai kehidupannya semenjak dilahirkan hingga saat ini.

Terlahir dari seorang ibu yang memiliki sifat mudah depresi, Suky Sarkissian (Maria Belo), hidup tidaklah mudah nagi seorang Pippa Sarkissian kecil (Madeline McNulty). Ia seringkali merasa bahwa mood ibunya yang selalu naik turun adalah disebabkan oleh karenanya. Untuk itu, Pippa kecil sering merasa bahwa adalah kewajibannya untuk membahagiakan ibunya.

Walau begitu, lama-kelamaan Pippa (remaja – diperankan oleh Blake Lively) akhirnya merasa tidak tahan dengan sifat ibunya. Ia akhirnya memutuskan lari dari rumah dan tinggal bersama bibinya, Trish (Robin Weigert), yang seorang lesbian. Hidup Pippa lama-kelamaan mulai kembali membaik semenjak ia tinggal dengan Trish dan pasangan lesbiannya, Kat (Julianne Moore). Ini juga tidak berlangsung lama, ketika Pippa dimanfaatkan oleh Kat untuk menjadi model fotografinya yang berbau sensual. Ia pun meninggalkan bibinya dan mulai berkelana menjalani kehidupannya sendiri.

Hidup bersama teman-temannya, ia bertemu dengan Herb Lee (Alan Arkin), seorang editor yang hidup berkecukupan dengan istrinya Gigi Lee (Monica Bellucci). Hubungannya yang bertambah dekat dengan Herb akhirnya membawa mereka berdua menuju jenjang pernikahan, sesuatu yang membuat Gigi akhirnya bunuh diri dihadapan Pippa dan Herb. Kini, Pippa (dewasa dan bernama Pippa Lee- diperankan Robin Wright Penn) menjalani kehidupannya bersama Herb dan dua orang anak mereka. Ia masih sering dibayangi oleh kematian Gigi yang membawanya pada tingkat depresi dan mulai merasa bahwa ia akan berubah menjadi seperti ibunya.

Tidak mudah memang untuk mengikuti kisah drama seperti yang ditawarkan Rebecca Miller lewat film ini. Dengan pace yang bergerak sedikit lama, dan tingkat cerita yang tergolong depresif — masalah pernikahan, obat-obatan, penyakit berjalan dalan tidur, perselingkuhan, bunuh diri –  jelas saja akan membuat The Private Lives of Pippa Lee menjadi bukan sebuah film untuk semua orang. Namun, dengan cara Miller yang mempadupadankan kisah drama getir mengenai kehidupan Pippa Lee dengan dark comedy mengenai kehidupan itu sendiri, membuat The Private Lives of Pippa Lee secara mengejutkan dapat dinikmati dengan sangat baik.

Hal ini tentu saja tidak lepas dari dukungan para aktris pendukung film ini. Robin Wright Penn — salah seorang aktris Hollywood paling berbakat namun jarang mendapatkan kredit yang lebih — menunjukkan bahwa mampu memerankan Pippa Lee yang bermasalah dan sangat rapuh tersebut. Pada beberapa saat, Penn mampu merubah Pippa Lee menjadi seorang wanita yang tegar dan menjadi tumpuan beberapa temannya untuk berkeluh kesah mengenai kehidupan mereka. Di satu saat yang lain, dengan begitu cepat, Penn merubah Pippa Lee menjadi seorang wanita yang memiliki masa lalu kelam dan mempengaruhi kestabilan emosinya di saat sekarang. Semua itu dapat dilakukan oleh Penn melalui ekspresi wajah dan matanya yang sangat kuat dalam menonjolkan emosi karakternya.

Kejutan datang dari Blake Lively. Jujur saja, melihat penampilannya di serial populer Gossip Girl, tentu tak akan ada seorangpun yang akan menyangka bahwa Lively mampu memberikan penampilan sebagai Pippa Lee remaja yang dapat menyeimbangi penampilan Robin Wright Penn sebagai Pippa Lee dewasa. Memang, karakter Pippa Lee semasa diperankan oleh Lively tidak banyak menunjukkan tingkat emosional yang sangat dalam. Namun, hal tersebut tidak lantas membuat penampilan Lively dapat dipandang sebelah mata. Lively sebagai Pippa Lee remaja mampu menunjukkan sisi lain yang hilang dari Pippa Lee dewasa: pemberontakannya atas nasibnya yangs ering bermasalah. Dan Lively mampu melakukannya dengan sangat baik.

Robin Wright Penn dan Blake Lively adalah nyawa utama dari The Private Lives of Pippa Lee. Namun para pemeran pendukung film ini juga tidak dapat dikecilkan peran sertanya dalam menjadikan film ini sebagai sebuah drama yang hidup. Alan Arkin (sebagai Herb Lee) dan Maria Bello (Suky Sarkissian) mungkin adalah dua pemeran pendukung yang paling menonjol diantara lainnya. Monica Bellucci, Winona Ryder dan Keanu Reeves juga bermain bagus, walaupun Reeves sepertinya terlihat tidak memberikan kontribusi banyak pada film ini.

Walau dengan cara penceritaan yang sedikit lamban, harus diakui bahwa Rebecca Miller mampu membuat The Private Lives of Pippa Lee menjadi dapat dinikmati karena berhasil memasukkan unsur dark comedy secara tepat ke dalam jalan cerita film ini. Selain itu, para jajaran pemeran film ini — terutama Robin Wright Penn dan Blake Lively — mampu membuat karakter utama di film ini menjadi sangat hidup. Membutuhkan waktu lama untuk menikmatinya, tapi begitu Anda berhasil mendapatkan mood yang ingin disampaikan film ini, maka The Private Lives of Pippa Lee segera akan menjadi sebuah film drama yang nyata dan berjalan dengan sempurna.

Rating: 4 / 5

The Private Lives of Pippa Lee (Icon Entertainment International, Screen Media Films, 2009)

The Private Lives of Pippa Lee (2009)

Directed by Rebecca Miller Produced by Brad Pitt, Lemore Syvan Written by Rebecca Miller Starring Robin Wright Penn, Alan Arkin, Keanu Reeves, Monica Bellucci, Julianne Moore, Maria Bello, Blake Lively,
Winona Ryder, Zoe Kazan Cinematography Declan Quinn Editing by Sabine Hoffmann Distributed by Icon Entertainment International/Screen Media Films Running time 98 minutes Country United States Language English

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s