Tentu akan ada banyak sisi yang dapat Anda ambil ketika Anda sedang berbicara masalah konflik yang ada di dunia. Perang Irak, contohnya. Akan ada berbagai sisi yang dapat digali dari sebuah perang Irak daripada hanya menggambarkannya melalui suasana di tengah medan perang. The Hurt Locker terbukti berhasil membuat sisi pandang yang lain, yang lebih personal terhadap subjek tersebut.

In The Loop adalah satu film yang mencoba untuk menggambarkan bagaimana perang Irak tersebut dapat terjadi… melalui cara komedi. Tentu saja, apa yang diceritakan dalam film ini merupakan sebuah karya fiksi belaka. Namun, cara penggambaran a la black comedy di film ini tetap saja akan mampu menyindir dan menyentil beberapa pihak yang memang digambarkan terlibat dalam proses perwujudan Perang Irak itu sendiri.

In The Loop sendiri merupakan suatu adaptasi bebas dari serial komedi bernuansa politik asal Inggris, The Thick Of It. Baik serial maupun film ini sama-sama disutradarai oleh Armando Ianucci, dengan beberapa jajaran pemerannya juga turut serta membintangi film ini.

Film ini mengisahkan Presiden Amerika Serikat dan Perdana Menteri Inggris digambarkan sedang mencari alasan untuk memulai perang di Timur Tengah. Tentu saja, hal ini menimbulkan pro dan kontra diantara para staf pemerintahan masing-masing.

Menteri Pembangunan Internasional, Simon Foster (Tom Hollander), secara tidak sengaja mengucapkan statemen bahwa perang dalam beberapa waktu yang dekat adalah suatu yang “tidak dapat dilihat (unforeseeable)”. Ternyata sepotong kata “unforeseeable” ini menjadi sebuah kata yang membuat jajaran pemerintahan lainnya, termasuk Perdana Menteri, menjadi sedikit gerah. Sang Perdana Menteri, melalui pembantunya yang bersifat egois dan keras kepala, Malcolm Tucker (Peter Capaldi), mendatangi Foster dan menganjurkannya untuk lebih berhati-hati dalam mengeluarkan statemen.

Di lain pihak, statemen Foster sendiri sampai di telinga Asisten Sekretaris Negara Amerika Serikat bidang Diplomasi, Karen Clarke (Mimi Kennedy), yang bersama seorang anggota militer, Letnan Jenderal Miller (James Galdolfini), berencana “menggunakan” Foster untuk sebuah permainan yang telah disusun oleh Pemerintahan Amerika Serikat.

Terdengar rumit? Bagi mereka yang tidak menggemari berbagai hal mengenai politik, tentu saja akan menganggap In The Loop sebagai sesuatu yang sedikit membosankan. Beberapa bagian film ini, khususnya yang berbicara mengenai hubungan diplomasi antara dua negara, yang dilengkapi dengan berbagai istilah-istilah ketatanegaraan, mungkin akan membuat sebagian penontonnya merasa “kaget” dan kemudian tidak mampu untuk mengikuti film ini.

In The Loop sebenarnya dibentuk sebagai sebuah mocking bagi kedua belah negara, baik Amerika Serikat dan Inggris, bagaimana digambarkan para pejabat dari kedua belah negara diisi oleh orang-orang yang sebenarnya tidak tahu menahu mengenai penyebab mengenai perang tersebut berlangsung. Di pihak masing-masing pejabat kedua negara sendiri digambarkan terjadi perpecahan dimana sebagian pihak ingin agar perang tidak dilaksanakan, sementara pihak yang lain terus mendorong agar perang tersebut dilakukan (bahkan dengan alasan yang tidak masuk akal dan dibuat-buat).

Para aktor di film ini berhasil secara komikal memberikan esensi komedi dari karakter yang mereka perankan. Dipenuhi dengan berbagai slang kasar asal Inggris, bagian paling sempurna film ini berada di menit-menit awal film, dimana Ianucci berhasil memparodikan berbagai kebijakan-kebijakan negara dengan cara satir yang luar biasa lucu. Bukan berarti bahwa seterusnya film ini akan gagal memberikan tawa, namun memang bagian terbaik dan paling lucu dari In The Loop ada di bagian awal.

Minim aktor yang familiar (kecuali James Gandolfini dari The Sopranos, Tom Hollander dari Pride & Prejudice dan jika Anda beruntung, Anda dapat mengenali Anna Chlumsky, sang gadis yang berpasangan dengan Macaulay Culkin di film My Girl disini), cerita yang luar biasa politis dan komedi a la Inggris (yang mungkin tidak akan dapat dimengerti semua orang), mungkin akan menjadikan In The Loop sebagai sebuah komedi yang memiliki segmentasi penonton tersendiri. Namun satu hal yang tidak dapat disangkal, In The Loop telah berhasil membuat salah satu naskah paling pintar disepanjang tahun lalu, yang tak hanya lucu namun mampu dengan sukses “menampar” para pejabat-pejabat yang hobi berperang tersebut. Bravo!

Rating: 4 / 5

In The Loop (BBC Films/Optimum Releasing/Protagonist Pictures/IFC Films, 2009)

In The Loop (2009)

Directed by Armando Iannucci Produced by Adam Tandy, Kevin Loader Written by Jesse Armstrong, Simon Blackwell, Armando Iannucci, Tony RocheIan Martin (additional material) Starring Tom Hollander, James Gandolfini, Chris Addison, Peter Capaldi, Gina McKee, Steve Coogan, David Rasche, Mimi Kennedy, Anna Chlumsky, Paul Higgins Cinematography Jamie Cairney Editing by Ant Boys, Billy Sneddon Distributed by BBC Films/Optimum Releasing/Protagonist Pictures/IFC Films Running time 109 minutes Country United Kingdom Language English

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s